Durian: Sehat atau Tidak?

Durian: Sehat atau Tidak?

Kesehatan 196

Durian merupakan salah satu buah yang terkenal di Asia Tenggara dan muncul secara musiman. Buah ini biasanya dikonsumsi begitu saja (diambil daging buahnya), tetapi juga bisa diolah ke dalam berbagai macam bentuk olahan, misalnya ketan durian, pancake durian, es krim, es cendol, kolak, bahkan ke dalam masakan sehari-hari.

Shop with Me

Theraskin Oil Control Facial Wash240mL
IDR 81.840
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Jas Hujan Axio Assio Europe Origina
IDR 250.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Kemeja salur pria dan wanita lengan panjang up to big size atasan pria kemeja garis kerah chiang'i
IDR 135.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Slingbag W 62
IDR 99.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang

Beberapa orang tidak masalah dengan bau menyengat durian, tetapi ada banyak pula yang membencinya. Aroma tersebut sering dideskripsikan sebagai kombinasi dari beberapa macam bau, mulai dari wangi buah, telur busuk, belerang, kotoran, madu, hingga bawang panggang. Karena alasan ini, durian dilarang untuk dibawa ke dalam hotel dan transportasi umum.

Durian yang jatuh secara alami akan terasa lebih enak tetapi penyimpanannya harus benar untuk menghindari terjadinya pembusukan. Maka dari itu, setelah dikeluarkan dari kulitnya, simpanlah durian di dalam freezer dan buanglah jika sudah muncul bau tidak sedap, perubahan warna, atau terlalu lama diletakkan di dalam chiller.

Kandungan Gizi

Melansir dari USDA, dalam 100 gram durian, mengandung 147 kalori; 1,47 gram protein; 5,33 gram lemak; 27,1 gram karbohidrat; dan 3,8 gram serat. Selain itu, durian juga mengandung beberapa vitamin dan mineral yang cukup tinggi, yaitu kalium, vitamin C, asam folat, dan antioksidan. Maka dari itu, bisa disimpulkan bahwa meskipun kandungan kalori, lemak, dan karbohidratnya tinggi, durian juga mampu menyumbang asupan serat, vitamin, serta mineral.

Durian mengandung serat, kalium, vitamin C, asam folat, serta antioksidan yang cukup banyak

Manfaat Kesehatan

Tak hanya dagingnya, seluruh bagian durian dapat dimanfaatkan untuk kesehatan, mulai dari daun, kulit, akar, hingga buah. Sekali lagi, meskipun kandungan kalori dan lemaknya tinggi, mengunsumsi durian dalam jumlah yang cukup, mungkin mampu memberikan dampak kesehatan yang baik. Beberapa diantaranya yaitu:

  • Meningkatkan kesehatan jantung: kandungan kalium yang cukup tinggi dalam durian menjadi salah satu potensi yang membuat buah ini memiliki kemampuan untuk menurunkan tekanan darah dan kesehatan jantung secara keseluruhan

  • Meringankan rasa sakit: kandungan vitamin C yang cukup tinggi dalam durian membuat buah ini berpotensi melawan rasa sakit selama mengalami nyeri

  • Menyehatkan pencernaan: kandungan gula alami dalam durian yang terfermentasi di dalam saluran cerna mampu bertindak sebagai prebiotik (makanan untuk bakteri baik di usus) serta kandungan seratnya membantu menjaga keteraturan buang air besar

  • Membantu mengurangi risiko kanker: durian mengandung beberapa antioksidan yang mampu melawan radikal bebas

Manfaat-manfaat di atas diperoleh dari hasil penelitian, tetapi subjeknya mayoritas merupakan hewan atau tabung reaksi. Maka dari itu, belum ada klaim pasti yang bisa dibuat untuk membenarkan manfaat tersebut juga berlaku pada manusia. Selain itu, tidak semua orang pula dapat menerima durian dengan baik. Ada yang merangsang asam lambung, batuk, bahkan alergi.

Durian menawarkan beberapa manfaat kesehatan walaupun baunya terkadang mengganggu

Meskipun baunya menyengat dan tinggi kalori serta lemak, durian juga mengandung beberapa zat gizi yang baik, mulai dari serat, kalium, vitamin C, dan asam folat. Keseluruhan kandungan gizi tersebut membuat durian memiliki potensi untuk kesehatan, seperti meningkatkan kesehatan jantung, mengurangi nyeri, menyehatkan pencernaan, dan melawan radikal bebas. Asalkan, dikonsumsi dalam jumlah yang cukup ya.

 

Yuk, Download aplikasi Newfemme sekarang untuk mendapatkan tips dan info menarik lainnya!