Crab Mentality: Menjatuhkan Orang Lain yang Dianggap Punya Pencapaian Lebih

Crab Mentality: Menjatuhkan Orang Lain yang Dianggap Punya Pencapaian Lebih

Kesehatan 125

Crab mentality merujuk pada perilaku merusak di mana seseorang berusaha untuk menjatuhkan, meremehkan, atau menyabotase orang lain yang menunjukkan pencapaian atau kesuksesannya. Konsep ini bermula dari pengamatan kepiting di dalam ember, di mana jika ada kepiting yang berusaha untuk memanjat keluar, kepiting lain akan menariknya kembali ke bawah. Contoh crab mentality adalah sebagai berikut:

Shop with Me

Manik Mote Pasir in Box - FantasiaDream 8
IDR 39.500
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Fortiboost Immuno Sirup 60mL - Syrup Jaga Daya Tahan Tubuh
IDR 48.500
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
6PCS Busa Peredam Suara untuk studio musik / ruangan 30x30x3CM - SFS1
IDR 52.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Playdoh Mini Food Truck Kitchen Creations Play Doh Dough Playdough - Burger
IDR 42.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
  • Menyebarkan rumor jahat tentang rekan kerja yang akan dipromosikan

  • Keluarga besar mengejek keberhasilan anggota keluarga lainnya untuk melunasi hutang setelah serangkaian keputusan keuangan yang buruk

  • Kerabat dekat menyabot kemajuan seorang temannya yang berhasil konsisten berolahraga dan merubah pola makan

  • Enggan melakukan hobi yang baru saja disukai ketika ada orang lain yang mengejek kegiatan tersebut

Tanda dan Ciri Crab Mentality

Analogi kepiting di atas yang digunakan untuk menggambarkan manusia. Ada beberapa orang yang menolak, menghambat, atau menunjukkan ketidaksukaan terhadap kemajuan orang lain yang berusaha untuk mencapai kesuksesan. Iri dan benci menjadi contoh yang paling tepat, karena pola pikir yang negatif dan kompetitif dalam dirinya.

Sebenarnya, crab mentality bukanlah sesuatu yang jarang terjadi, justru telah menjadi kebiasaan buruk yang umum ditunjukkan oleh banyak orang. Hal ini biasanya disebabkan karena dirinya merasa tidak aman secara pribadi. Pada akhirnya, tak jarang akan merusak diri sendiri bahkan merugikan orang lain. Simak ciri-ciri orang dengan crab mentality berikut:

  • Berbicara negatif tentang orang lain

  • Bereaksi negatif terhadap pencapaian orang lain

  • Ikut andil dalam pencapaian orang lain dengan maksud untuk meremehkannya

  • Memandang pencapaian orang lain sebagai cerminan negatif terhadap diri sendiri

  • Memandang orang lain bersaing dengan diri sendiri, padahal sebenarnya tidak

  • Mengkritik dan mengeluh tanpa ada upaya untuk memecahkan masalah

  • Mengekspresikan kepuasan terhadap kemalangan orang lain

  • Kurangnya rasa sayang kepada orang lain

  • Merasa tidak mampu, tidak berprestasi, atau tidak berstatus

Rasa iri menjadi penyebab utama munculnya crab mentality

Penyebab dan Dampak

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, akar permasalahan dari kemunculan crab mentality adalah perasaan iri. Namun juga dapat disebabkan oleh faktor lain, seperti ikut-ikutan atau merasa dirugikan oleh kesuksesan orang lain. Mereka yang tidak mampu mengatasinya dengan baik, akan cenderung memperlihatkannya dengan reaksi yang negatif, baik dalam pikiran, pernyataan, atau tindakan.

Maka dari itu, penting bagi kita semua untuk mengendalikannya, terlebih karena manusia hidup berdampingan dengan manusia lainnya dan tidak akan pernah lepas dari itu. Tak hanya itu, crab mentality berisiko untuk memunculkan masalah, baik bagi orang yang melakukannya atau orang yang menjadi sasarannya. Apa saja itu? Berikut contohnya:

  • Merugikan kinerja orang yang menjadi sasaran, bahkan sampai merasa terisolasi

  • Menghambat kemampuan untuk bekerja sama atau berkolaborasi

  • Membuat lingkungan menjadi tidak menyenangkan

  • Membuang-buang waktu orang yang melakukannya, padahal tidak ada manfaat yang diperoleh

  • Membuat seseorang bertindak dengan cara yang tidak dapat diterima secara sosial, sehingga orang lain menjauh

Cara Menghindari

Langkah utama adalah dengan menyadari bahwa crab mentality itu memang ada dan dirasakan. Kemudian, tingkatkan kesadaran diri bahwa itu adalah masalah untuk diri sendiri dan tidak ada campur tangan orang lain. Selanjutnya, ubahlah pola pikir menjadi lebih positif, misalnya dengan meningkatkan fokus terhadap tujuan yang ingin dicapai atau melihat pelajaran baik apa yang bisa diambil dari pencapaian orang lain.

Cara Menghadapi Orang Lain dengan Crab Mentality

Sama seperti cara menghindari crab mentality pada diri sendiri, langkah pertama untuk menghadapi orang dengan crab mentality adalah mengenali mentalitas tersebut ada dalam diri mereka. Kemudian memahami bahwa dalam waktu dekat, mereka akan menunjukkannya dengan cara ungkapan, tindakan, atau pemikiran. Setelahnya, coba lakukan beberapa strategi berikut:

  • Ubah pola pikir dan perilaku mereka secara langsung, misalnya dengan memberikan pemahaman bahwa sesuatu tidaklah seperti yang mereka asumsikan, memberikan tips and trick, atau mengingatkan bahwa itu hanya akan menimbulkan masalah

  • Jika tidak bisa melakukan poin pertama, maka abaikan saja mereka. Hal itu terjadi akibat diri mereka sendiri bukan akibat dari apapun yang kita lakukan. 

  • Maafkan orang tersebut dan fokuslah pada kemajuan dan pencapaian diri sendiri.

  • Menolak untuk terlibat dalam crab mentality, tetapi justru ikut aktif merayakan pencapaiannya

Tidak perlu kesal dan marah jika menemukan orang yang menunjukkan sikap crab mentality

Crab mentality merujuk pada perilaku merusak di mana seseorang berusaha untuk menjatuhkan orang lain yang menunjukkan kesuksesannya. Salah satu penyebabnya adalah rasa iri, yang ditunjukkan melalui ungkapan atau tindakan. Hal tersebut tidak hanya merugikan orang lain yang menjadi sasaran, tetapi juga diri sendiri.

 

Yuk, Download aplikasi Newfemme sekarang untuk mendapatkan tips dan info menarik lainnya!