Logo NewFemme
Pola Hidup Orang dengan HIV

Pola Hidup Orang dengan HIV

Kesehatan 103

Dalam melawan HIV, kesabaran atas terapi yang diberikan memang merupakan kunci untuk hidup tidak kalah perang. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjadi support system untuk teman-teman kita yang hidup dengan HIV, Ladies! Kemudian, sebenarnya bagaimana sih, pola hidup yang seharusnya dimiliki oleh orang yang hidup dengan HIV?

Ketika kamu telah memulai rangkaian pengobatan, menjaga pola gizi seimbang dan active lifestyle dapat berkontribusi secara positif terhadap kesuksesan pengobatan.

  1. Pola Makan

Walaupun tidak ada pola makan khusus yang harus diterapkan oleh orang dengan HIV, perlu diingat bahwa sistem imun bekerja lebih keras melawan infeksi sehingga tubuh membutuhkan kalori yang lebih banyak. Sehingga, mengonsumsi makan bernutrisi dengan gizi seimbang merupakan bagian penting dalam upaya menjaga sistem imun. Oleh karena itu, disarankan mengonsumsi banyak buah dan sayur, karbohidrat berserat, protein, berbagai produk susu, serta lemak sehat seperti yang terdapat pada alpukat.

Penting juga untuk memperhatikan asupan cairan agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Cairan membantu tubuh untuk memproses obat-obatan selama rangkaian pengobatan. Di luar itu, jika kamu berencana untuk memulai mengonsumsi vitamin, mineral, atau suplemen herbal tertentu, pastikan telah mengonfirmasikannya terlebih dahulu kepada dokter.

  1. Aktivitas Olahraga

Selain mengalami penurunan berat badan, beberapa orang dengan HIV dapat mengalami muscle loss. Berolahraga secara rutin merupakan cara yang bagus untuk mencegah hal ini terjadi. Terdapat tiga tipe utama dalam olahraga, yaitu:

  • Aerobics.

Orang dewasa direkomendasikan untuk setidaknya melakukan aktivitas aerobik dengan intensitas sedang selama 150 menit tiap pekannya, seperti berjalan dan bersepeda santai. Aktivitas ini juga bisa diganti dengan olahraga intensitas berat seperi berlari dan bersepeda mendaki bukit dengan waktu yang lebih singkat tiap pekannya.

  • Resistance training.

Latihan beban dan latihan kekuatan masuk ke dalam tipe ini. Tipe ini direkomendasikan untuk dilakukan dua kali dalam seminggu pada hari yang tidak berturut-turut.

  • Flexibility training.

Tidak ada panduan pasti seberapa sering kamu harus melakukan latihan fleksibilitas. Namun dengan melakukan latihan seperti yoga dan pilates, dapat membantu meringankan stres bersamaan dengan meningkatkan kesehatan fisik.

  1. Hubungan Sosial

Membicarakan keadaan HIV dapat menjadi tantangan tersendiri, tapi bukan berarti hubungan dengan orang terdekat akan berubah dalam jangka panjang. Dokter akan memberikan nasihat dan masukan tentang cara terbaik untuk mendiskusikannya dengan orang lain. Mencurahkan isi hati kepada keluarga maupun teman dapat membantu hingga terbentuknya personal support system.

Penting bagi orang dengan HIV untuk mendiskusikan keadaannya bersama pasangan saat ini maupun sebelumnya. Meskipun begitu, tidak perlu khawatir karena pengobatan modern HIV telah mampu secara efektif mengurangi risiko penularan kepada orang lain. Pasangan dengan status HIV-negative mungkin dapat mempertimbangkan untuk mengonsumsi obat pre-exposure prophylaxis (PrEP) untuk lebih mengurangi risiko penularan.

Berikut serba-serbi pola hidup orang dengan HIV, Ladies. Siap untuk mendampingi teman-teman Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA)? Ingat, jauhi penyakitnya, bukan orangnya! ?

Baca artikel-artikel lain di Newfemme untuk mendapatkan informasi terkini tentang kesehatan.

 

Sumber:

Murrel, D. (2020). Doctor Discussion Guide: Will My Day-to-Day Life Change with HIV? Helalthline. [online]. https://www.healthline.com/health/hiv/daily-life-change-hiv-diagnosis

Murrel, D. (2020). Taking Care of Yourself with HIV: Diet, Exercise, and Self-Care Tips. Healthline. [online]. https://www.healthline.com/health/hiv/self-care-with-hiv