Sekilas Tentang Selaput Dara

Sekilas Tentang Selaput Dara

Kesehatan 101

Selaput dara atau yang disebut juga dengan hymen merupakan jaringan kecil dan tipis yang mengelilingi vagina. Hymen terbentuk ketika perkembangangan dimulai dan muncul saat lahir. Bentuknya beragam mulai dari ukuran, bentuk, dan ketebalan. Saat masih kecil dia berbentuk cincin dan mengelilingi lubang miss V, namun dapat berubah dengan hanya menutupi bagian bawah dari lubang vagina.

Pernahkah kamu mendengar soal tes keperawanan yang dilakukan dengan melihat selaput dara sudah sobek atau belum? Itu merupakan poin yang salah ya, Ladies. Penelitian telah menyimpulkan bahwa robeknya hymen tidak menandakan bahwa seseorang aktif secara seksual, tidak pula menandakan adanya kekerasan seksual. Ini nih yang orang masih sering salah pengertian.

Sebelum diskusi lebih jauh, yuk baca dulu artikel kali ini!

Letak Selaput Dara

Himen terletak di sekitar lubang miss V serta memiliki bentuk dan ukuran yang beragam, mungkin saja milikmu tidak sama dengan milik perempuan lain. Jika hymen terletak mengelilingi lubang miss V maka disebut dengan annular, sementara jika hanya berada pada bagian bawah disebut dengan bulan sabit. Kedua posisi ini adalah yang paling umum dan normal. Hymen memiliki warna yang sama dengan kulit pada sekitar vagina. 

Selaput dara adalah jaringan elastis yang dapat meregang ketika perempuan bergerak. Saat lahir dia sangat tebal dan berbentuk annular, sementara ketika tumbuh akan menjadi lebih tipis dan tidak lagi mengelilingi vagina karena adanya perubahan hormon, aktivitas, penggunaan alat menstruasi, atau hubungan seksual. Pada beberapa kasus, ada juga wanita yang bahkan tidak memiliki himen.

Selaput Dara Memang Bisa Robek

Bagaimana saya bisa tahu kalau selaput dara saya robek? Well, kita tidak bisa mengetahuinya secara pasti, Ladies. Namun beberapa tanda berikut mungkin saja menunjukkannya seperti bercak darah atau rasa tidak nyaman pada kulit lubang miss V. Faktanya, hymen dapat rusak seiring berjalannya waktu. Jika sangat penasaran, bisa dengan secara mandiri dengan menggunakan cermin.

Selaput dara wanita memang bisa robek. Kenapa tuh? Hymen dapat robek karena penggunaan tampon, menstrual cup, bersepeda, senam, menunggangi kuda, olahraga berat, atau masturbasi. Selanjutnya, himen belum tentu robek saat pertama kali melakukan hubungan seksual. Alasannya adalah karena hymen adalah jaringan yang fleksibel, meregangan, dan menipis seiring waktu. Terus bisa tidak tumbuh lagi setelah pecah? Sayangnya tidak.

Berbagai alasan bisa menjadi alasan penyebab robeknya hymen

Bentuk Selaput Dara

Kita tidap dapat mengubah bentuk Hymen, tidak juga mengontrolnya, dia tumbuh secara alami. Bersumber dari Cleveland Clinic, terdapat 5 klasifikasi selaput dara, yaitu:

  1. Bentuk annular dan bulan sabit. Bentuk ini merupakan yang paling khas, bentuknya seperti donat (mengelilingi miss V) dan kemudian berubah menjadi bulan sabit.

  2. Cribriform Hymen. Kondisi di mana himen terdiri dari banyak lubang kecil. Mungkin akan sulit memasukkan tampon pada kasus ini, namun darah menstruasi tetap dapat keluar.

  3. Imperforate Hymen. Kondisi ini merupakan kelaian di mana himen menutupi seluruh lubang vagina dan menyebabkan darah haid tidak dapat keluar sehingga menyebabkan rasa sakit. Kasus ini langka dan terjadi pada 1 dari 1000 perempuan.

  4. Microperforate Hymen. Mayoritas himen menutupi miss V namun ada lubang kecil yang tidak. Darah sangat mungkin mengalir melalui lubang tersebut, namun memang sulit untuk memasukkan tampon.

  5. Septate Hymen. Variasi bentuk himen di mana terlihat seperti adanya dua lubang bukaan.

Bentuk selaput dara setiap orang belum tentu sama

Selaput dara masing-masing orang bisa berbeda-beda bentuk dan ukurannya. Hal tersebut tidak dapat dihindari karena mereka ada secara alami saat lahir dan berubah seiring usia. Hymen menjadi tolak ukur aktivitas seksual? Tidak bisa langsung disimpulkan seperti itu ya, karena ada kegiatan-kegiatan yang juga bisa menyebabkan Hymen robek.

Jika Ladies merasa mengalami beberapa kondisi seperti di atas, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter ya! Kamu bisa juga memanfaatkan fitur konsultasi dokter di Newfemme!

 

Sumber:

Cleveland Clinic. (2022). Hymen [Online] https://my.clevelandclinic.org/health/body/22718-Hymen