5 Manfaat Konsumsi Kurma

5 Manfaat Konsumsi Kurma

Kesehatan 65

Zat gizi utama yang terkandung di dalam kurma adalah karbohidrat, sementara proteinnya tergolong sedikit. Meskipun begitu, buah ini mengandung beberapa vitamin dan mineral yang bagus untuk kesehatan, mulai dari kalium, magnesium, copper, mangan, zat besi, hingga vitamin B6. Kurma juga kaya akan antioksidan. Yang membuatnya lebih sehat lagi, kurma mengandung serat yang cukup tinggi. Menjadikannya kurma sebagai bagian dari konsumsi sehari-hari dapat membawa dampak positif bagi tubuh, seperti:

1. Membantu Mencegah Penyakit Kronis

Tingginya kandungan antioksidan dalam kurma membuat buah ini mampu membantu tubuh melawan atau mencegah terjadinya penyakit kronis. Antioksidan bertugas untuk melindungi sel dari radikal bebas, yaitu molekul tidak stabil yang mampu menyebabkan reaksi berbahaya dalam tubuh dan berujung mengakibatkan penyakit. Terdapat 3 antioksidan utama yaitu:

  • Flavonoid: membantu mengurangi peradangan, seperti pada penyakit diabetes, Alzheimer, dan kanker

  • Karotenoid: membantu meningkatkan kesehatan jantung dan gangguan mata

  • Asam fenolik: membantu menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung karena bersifat sebagai antiinflamasi

Kandungan antioksidan kurma membuatnya dapat membantu mencegah penyakit kronis

2. Meningkatkan Kesehatan Otak

Lagi-lagi karena kandungan antioksidannya, buah kurma dipercaya mampu membantu meningkatkan kesehatan otak. Buah ini  Peradangan yang terjadi di otak biasanya menyebabkan penyakit seperti Alzheimer, Parkinson, dan amyotrophic lateral sclerosis (ALS). Konsumsi buah kurma mungkin dapat membantu meningkatkan daya ingat, kemampuan belajar, serta mengurangi kecemasan.

3. Mungkin Membantu Persalinan yang Terlambat

Kurma telah diteliti untuk menggali potensinya dalam mendorong dan meringankan persalinan terlambat pada ibu hamil. Mengonsumsi dalam beberapa minggu terakhir kehamilan dapat meningkatkan pelebaran serviks dan menurunkan kebutuhan akan persalinan yang diinduksi. Selain itu, buah ini juga mungkin membantu mengurangi waktu mengejan.

Peran kurma dalam kehamilan mungkin disebabkan karena terbentuknya ikatan dengan reseptor oksitosin, di mana hormon tersebutlah yang membantu kontraksi persalinan saat melahirkan. Ia juga mengandung tanin, yang terbukti mampu memperlancar kontraksi. Kurma juga bertindak sebagai sumber karbohidrat dan gula alami, sehingga membantu tubuh menyimpan energi untuk proses persalinan.

Kurma pernah diteliti terkait manfaatnya untuk membantu persalinan terlambat

4. Meningkatkan Kesehatan Saluran Cerna

Kandungan serat dalam kurma membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk meningkatkan kesehatan saluran cerna. Asupan serat yang cukup akan membantu meningkatkan kesehatan jantung, menurunkan kolesterol darah, menjaga kestabilan gula darah karena indeks glikemiknya rendah, mencegah peningkatan berat badan, hingga mengurangi risiko penyakit

5. Pengganti Gula Secara Alami

Kurma adalah sumber fruktosa, yaitu jenis gula alami dalam buah. Rasanya manis dan ada sedikit sentuhan karamel. Kurma bisa menjadi pengganti gula pasir yang lebih sehat, karena selain mengganti rasa manisnya, buah ini memberikan asupan zat gizi tambahan seperti serat, vitamin, dan mineral, bahkan antioksidan.

6. Cemilan Manis yang Lebih Sehat

Jika kamu tergolong “sweet tooth” alias orang-orang yang menyukai makanan manis, alih-alih mengonsumsi makanan olahan untuk memuaskan keinginan, cobalah menggantinya dengan konsumsi kurma karena manisnya alami. Namun, bukan berarti boleh dikonsumsi sebanyak-banyaknya ya. Jika seperti ini, sama saja hasilnya dengan konsumsi makanan manis olahan.

Kurma adalah buah yang sehat untuk dimasukkan ke dalam pola makan sehari-hari. Meskipun mengandung kalori, ia juga membawa zat gizi lain seperti serat, vitamin, dan mineral, serta antioksidan. Manfaatnya mulai dari mencegah penyakit kronis, meningkatkan kesehatan otak dan saluran cerna, membantu persalinan, hingga sebagai pemanis alami.