Tips Penyimpanan dan Pengolahan Daging Sapi

Tips Penyimpanan dan Pengolahan Daging Sapi

Kesehatan 56

Penyimpanan

Proses penyimpanan daging sapi akan berbeda tergantung jenis daging atau potongan serta suhu penyimpanan secara berurut (kulkas di suhu 4,4°C dan freezer di suhu -17.8°C. Berikut daftarnya:

  • Daging sapi jenis steak, ribs, atau chops: 3-5 hari dan 6-12 bulan

  • Hati sapi: 1-2 hari daan 3-4 bulan

  • Daging sapi sup: 3-4 hari dan 2-3 bulan

  • Daging sapi siap saji: 1-2 hari dan 2-3 bulan

  • Kaldu daging sapi: 1-2 hari dan 2-3 bulan

  • Sosis daging sapi kemasan tertutup: 2 minggu dann 1-2 bulan

  • Sosi daging sapi kemasan sudah terbuka: 1 minggu dan 1-2 bulan

  • Daging sapi kalengan penyimpanan suhu ruang: 2-5 tahun

  • Daging sapi kalengan penyimpanan suhu ruang dan suhu terbuka: 3-4 hari dan 2-3 bulan

Lama penyimpanan daging sapi berbeda tergantung jenis daging dan suhu simpan

Pencairan

Setelah membekukan daging sapi dan sebelum diolah kembali, tentunya daging harus dicairkan. Proses pencairan ini tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Ada 3 cara aman untuk mencairkannya, yaitu di dalam kulkas, dengan air dingin, dan microwave,  yang caranya serupa seperti pencairan daging ayam. Berikut penjelasan sederhananya.

1. Kulkas

Proses pencairan daging sapi beku dalam kulkas mungkin membutuhkan waktu  1 hingga 2 hari. Ini adalah proses pencairan yang lambat, tetapi paling aman. Setelah mencair, daging masih aman disimpan di dalam kulkas selama 3 hingga  5 hari jika tidak langsung dimasak. Namun jika dalam rentang waktu tersebut tidak digunakan, maka ia harus kembali dibekukan tanpa harus dimasak terlebih dahulu.

2. Air Dingin

Proses pencairan daging sapi beku dengan air dingin harus dilakukan selagi daging masih terbungkus (jangan keluarkan dari kemasannya). Sebelum dicairkan, pastikan kemasannya tidak bocor atau masukkan ulang ke dalam plastik baru. Rendam dalam air dingin dan ganti setiap 30 menit sekali sampai benar-benar cair. Lama waktu pencairan berkisar antara 1 jam untuk potongan kecil dan 2 hingga 3 jam untuk potongan lebih besar.

3. Microwave

Proses pencairan dengan microwave boleh dilakukan dengan syarat daging akan langsung dikonsumsi. Hal ini karena selama pemanasan, beberapa bagian daging mungkin akan menjadi hangat dan mulai matang, serta membuatnya berada dalam lingkungan yang disukai bakteri untuk tumbuh. Baik metode pencairan air dingin dan microwave, daging harus dimasak sebelum dibekukan kembali.

4. Langsung Dimasak

Disamping ketiga metode pencairan di atas, daging dapat langsung dimasak,, dengan syarat pemanasannya langsung di atas kompor, di dalam oven, atau di pemanggang. Namun kekurangannya, waktu pengolahan mungkin 50% lebih lama. Daging sapi beku tidak boleh dimasak dalam slow cooker.

Pencairan di dalam kulkas adalah metode yang aman tetapi lambat

Cairan merah pada daging segar bukanlah darah, melainkan cairan dari daging itu sendiri. Daging sapi mengandung sekitar ¾ air. Cairan yang kita temukan pada kemasan adalah kombinasi antara kelembaban alami dan protein.

Pengolahan

Daging tidak boleh dipanaskan hingga setengah matang untuk didinginkan atau dimasak dalam beberapa waktu kedepan karena bakteri tidak akan musnah. Proses pengolahan daging  yang aman adalah hingga mencapai suhu internal minimumnya, yaitu 63°C dan diamkan 3 menit sebelum dikonsumsi. Namun, tergantung dari jenis atau potongannya, suhu dan lama waktu memasak untuk matang menyeluruh akan berbeda-beda.

Nah, jadi penyimpanan daging sapi itu tergantung dari jenis potongannya serta lokasinya, baik itu kulkas maupun freezer. Proses pencairannya pun perlu diperhatikan, bisa di dalam kulkas, dengan air dingin, atau microwave. Lalu, demi keamanan, daging harus dimasak hingga mencapai suhu internal minimum ya, yaitu 63°C. Yuk investasi sedikit untuk beli termometer makanan.