5 Tips Realistis Menghindari Diet Yoyo

5 Tips Realistis Menghindari Diet Yoyo

Kesehatan 55

1. Hindari Pembatasan Ekstrem

Niat yang kuat untuk mendapatkan berat badan impian mungkin membuatmu menjadi sangat bertekad. Komitmen kepada diri sendiri untuk membatasi makanan tertentu memang merupakan langkah yang baik, tetapi jangan sampai melakukan pembatasan yang terlalu ketat. Jika kamu ingin menghindari makan makanan manis, bukan berarti kamu harus menghapuskan semuanya dari pola makan.

Kamu tetap boleh makan makanan tersebut, tetapi dengan syarat tahu seberapa banyak yang harus dikonsumsi. Selama diet, kamu tetap boleh makan es krim, tetapi perhatikan kandungan gulanya, yang bisa kamu temukan di dalam label informasi nilai gizi pada kemasan. Pembatasan makanan yang terlalu ketat menjadi salah satu penyebab berat badanmu naik turun.

Hindari pembatasan ekstrem, tetapi bijaklah saat makan

2. Ubah Pola Pikir

Mayoritas kasus diet yoyo terjadi karena seseorang tidak mengubah pola pikir mendasar tentang makanan. Menurunkan berat badan tidak hanya sebatas menghapuskan beberapa makanan yang termasuk ke dalam daftar meal plan, tetapi juga tentang mindset. Ada banyak pemicu di sekitar kita, salah satunya adalah iklan. 

Iklan-iklan makanan, terutama fast food, dibuat sedemikian rupa untuk menarik pembeli, yang tak jarang justru menjadi alasan mengapa seseorang menunda dietnya. Entah karena tampilannya yang menarik atau karena promo harga yang luar biasa. Oleh karena itu, diet tidak hanya tentang pembatasan makanan, tetapi juga tentang upaya mengatasi pemicu di luar faktor makanan itu sendiri.

3. Tetapkan Tujuan Realistis

Semua ingin sehat, tetapi kita perlu membuat rencana yang sesuai dengan kehidupan. Maka dari itu, tetapkanlah tujuan yang jelas dan realistis (dapat dicapai). Alih-alih menargetkan untuk turun berat badan sebanyak 20 kg, cobalah untuk menargetkan penurunan sebesar 0.5 sampai 2 kg per bulannya. 

Mulailah dari tujuan yang paling kecil dan tambahkan lebih banyak tujuan seiring berjalannya waktu. Dengan menerapkan strategi ini, kamu akan lebih mudah untuk termotivasi karena target-target kecil sebelumnya berhasil diraih. Persiapkanlah diri dengan matang untuk kesehatan diri yang baik di masa depan.

Mulailah dari tujuan yang paling kecil, lalu tingkatkan

4. Konsultasi dengan Tenaga Profesional

Penurunan berat badan bukanlah sekedar kemauan, tetapi kamu juga butuh pendapat dari beberapa ahli untuk mencapainya. Maka dari itu, berkonsultasilah dengan dokter dan ahli gizi. Diskusikan tentang bagaimana kondisi kesehatanmu saat ini dan bagaimana pola makan yang tepat untuk dijalankan. Selain itu, kamu juga bisa meminta dukungan dari orang terdekat atau ikut komunitas online. 

5. Jangan Terpaku dengan Timbangan

Berat badan bukanlah segalanya. Penurunan sekitar 0,5 gram pun bukan berarti itu adalah lemak yang hilang, bisa saja air. Selain itu, pikirkan juga hal lain selain angka pada timbangan. Misalnya, hasil laboratorium, kualitas tidur, bahkan bagaimana perasaanmu selama menjalani program penurunan berat badan. 

Penurunan angka timbangan bisa menjadi pertanda sebuah kemajuan, pun menjadi sebuah capaian yang membanggakan, tetapi jangan lupakan perubahan lain yang mungkin terjadi, yang berdampak pada kesehatanmu secara keseluruhan. Maka dari itu, yuk jalani prosesnya dengan cara yang sehat dan tepat serta tidak membebani kesehatan.

Menghindari diet yoyo memerlukan pendekatan yang realistis dan berkelanjutan. Selama diet, bukan berarti kamu harus menghilangkan kelompok makanan tertentu selamanya. Pola pikir juga harus berubah, makan tidak hanya dipicu oleh rasa lapar, tetapi juga faktor lain di luar makanan. Mulailah dari tujuan paling kecil dan jangan terpaku dengan timbangan. Terakhir, konsultasilah dengan ahlinya.