Hati-Hati, Makan Sate Kambing Berlebihan Menyebakan Kolesterol

Hati-Hati, Makan Sate Kambing Berlebihan Menyebakan Kolesterol

Kesehatan 90

Beberapa hari lalu, umat muslim di Indonesia telah merayakan Hari Raya Idul Adha. Mereka sering merayakannya dengan bakar-bakaran daging hasil sembelih kurban, bersama keluarga dan tetangga. Salah satu menu bakar-bakaran yang hampir selalu ada dalam momen tersebut adalah sate kambing. 

Baik dibumbui saus kacang atau sambal kecap, sate kambing memang sangat nikmat disantap bersama nasi hangat, ya. Namun, jangan sampai kamu berlebihan juga mengonsumsi sate kambing. Sebab, hidangan daging ini dapat membuat kadar kolesterol dalam tubuh melonjak. 

Kandungan Daging Kambing

Daging kambing adalah salah satu sumber protein hewani yang dapat ditemukan dengan mudah. Selain tinggi protein, daging kambing juga mengandung beberapa nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti zat besi, zinc, dan lain sebagainya. Dilansir dari Data Komposisi Pangan Indonesia, satu porsi daging kambing segar berukuran 100 gram mengandung sejumlah zat gizi seperti berikut ini:

  • Energi: 149 kalori.
  • Air: 70,3 gram.
  • Protein: 16,6 gram.
  • Lemak: 9,2 gram.
  • Kalium: 268,7 miligram.
  • Fosfor: 124 miligram.
  • Natrium: 96 miligram.
  • Kalsium: 11 miligram.
  • Zinc: 4,9 miligram.
  • Zat besi: 1 miligram.
  • Vitamin B1 (tiamin): 0,09 miligram.

Alasan Sate Kambing Sebabkan Kolesterol Naik

Sebenarnya, daging kambing punya banyak kandungan nutrisi yang penting bagi tubuh, seperti protein, zat besi, kalium, zinc, kalsium, lemak, selenium, fosfor, folat, serta vitamin K, B, dan E. Namun, daging tersebut juga mengandung lemak jenuh, yang jika kamu mengonsumsinya secara berlebihan bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh. 

Kolesterol jahat yang melonjak kadarnya dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, seperti penumpukan plak pada dinding pembuluh darah (aterosklerosis). Jika penumpukan plak tersebut terjadi pada pembuluh darah jantung dan otak, tentunya dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke

Sebenarnya, jika membandingkan dengan jenis daging lainnya, daging kambing lebih rendah kolesterol, yaitu hanya sekitar 75 miligram per 100 gramnya. Jumlah ini lebih kecil daripada daging sapi dengan kandungan 90 miligram, domba 110 miligram, dan ayam yang kandungan kolesterolnya 85-135 miligram, dengan takaran berat yang sama. 

Tubuh manusia pun sebenarnya butuh kolesterol untuk membangun dinding sel, mendukung metabolisme, dan membantu produksi berbagai hormon. Selama tidak berlebihan, boleh saja mengonsumsi daging kambing atau daging lainnya. Namun yang menjadi masalah, ketika sedang pesta bakar-bakaran sate kambing, serunya momen kumpul sering kali membuat kamu lupa diri. Kemudian ini berujung pada makan berlebihan yang sebenarnya harus kamu hindari. 

Tips Sehat Makan Sate Kambing

Nah, untuk bisa terhindar dari kolesterol tinggi setelah makan sate kambing, kamu perlu memperhatikan cara mengolah dan jumlah konsumsinya. Berikut beberapa tips agar bisa makan sate kambing dengan lebih sehat:

1. Buang lemak pada daging

Buang bagian lemak pada daging sate, ketika sedang mengolahnya. Sebab, lemak daging terutama daging kambing mengandung lemak jenuh dan kolesterol yang tinggi. Mengonsumsinya secara berlebih tentu dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Dengan membuang sebagian lemak, kamu dapat mengurangi asupan lemak jenuh dan kolesterol yang tidak sehat. 

2. Perhatikan cara memasak

Hindari penggunaan margarin atau mentega sebagai olesan ketika membakar sate kambing karena hanya akan menambah kadar lemak dalam daging. 

Ada beberapa teknik memasak yang lebih sehat. Simak apa saja rekomendasinya dalam artikel: Ini Berbagai Teknik Memasak yang Terbukti Lebih Sehat. 

3. Konsumsi sate kambing bersama makanan sehat

Makanlah sate kambing bersama sayur-sayuran dan buah-buahan. Selain dapat mengurangi jumlah kolesterol dalam tubuh, sayur dan buah juga tinggi nutrisi penting seperti serat. Hal ini dapat membantu pencernaan daging kambing yang tidak mengandung serat. Pastikan juga untuk menghindari makan berlebihan. 

Itulah penjelasan mengenai sate kambing yang bisa meningkatkan kolesterol bila mengonsumsinya secara berlebihan. Pastikan untuk senantiasa menjaga kadar kolesterol anggota keluargamu seperti orang tua, ya. Penting juga untuk selalu memeriksakan kadar kolesterol dalam tubuh secara rutin. Terutama jika kamu sering menyantap hidangan daging atau punya riwayat kolesterol tinggi sebelumnya.

Jika kamu dan keluarga masih memiliki pertanyaan seputar konsumsi sate kambing, seperti bagian daging mana yang minim lemak, segeralah tanyakan pada Ahli Gizi (Nutritionist) di Aplikasi Newfemme.