6 Alternatif Sehat Selain Beras Buat yang Lagi Diet, Menarik untuk Dicoba!

6 Alternatif Sehat Selain Beras Buat yang Lagi Diet, Menarik untuk Dicoba!

Kesehatan 1845

1. Quinoa

Quinoa adalah biji yang sering dijadikan pengganti beras karena memiliki rasa dan tekstur yang mirip seperti nasi setelah dimasak. Dibandingkan beras, quinoa mengandung protein lebih tinggi (hampir 2x lipat dari beras putih dalam berat yang sama) dan jumlah asam amino esensialnya mencapai 9. Selain itu, ia juga bebas gluten. Quinoa juga kaya akan magnesium dan seng, yang penting untuk metabolisme energi dan kesehatan tulang. 

2. Beras Kembang Kol

Siapa bilang kembang kol tidak bisa diubah tampilannya menjadi seperti nasi? Bisa kok! Beras kembang kol adalah alternatif beras rendah karbohidrat dan rendah kalori, dengan rasa, tekstur, dan penampilan yang mirip serupa. Hal ini membuat alternatif ini cukup populer bagi orang-orang yang menjalani diet keto. 

Dalam berat yang sama, beras kembang kol mengandung kalori hampir 4x lebih rendah dibandingkan beras putih. Cara membuatnya adalah dengan mencacah kepala kembang kol menjadi beberapa bagian dan memarutnya menggunakan parutan atau memotongnya halus dengan food processor. Beras kembang kol ini bisa dimasak dengan sedikit minyak di atas api sedang hingga empuk dan sedikit kecokelatan.

3. Beras Brokoli

Beras brokoli juga mirip seperti beras kembang kol, yaitu sebagai alternatif sehat bagi mereka yang menjalani diet rendah karbohidrat atau rendah kalori. Kandungan nutrisinya juga mirip dengan beras kembang kol. Selain itu, alternatif ini juga kaya akan vitamin C, yang bersifat sebagai antioksidan kuat untuk membantu mencegah kerusakan sel dan meningkatkan kesehatan kekebalan tubuh. Cara membuatnya pun sama dengan beras kembang kol.

4. Kol Parut

Kol parut atau cincang rendah kalori dan karbohidrat dengan rasa ringan yang cocok dengan berbagai jenis masakan. Kol merupakan sumber vitamin C dan K yang sangat baik. Vitamin C bersifat sebagai antioksidan sementara vitamin K membantu mengatur pembekuan darah dan sirkulasi. Ini juga memainkan peran penting dalam kesehatan tulang. Cara mengolahnya sama seperti beras kembang kol.

5. Shirataki

Beras shirataki adalah alternatif populer lainnya bagi mereka yang menjalani diet rendah karbohidrat dan rendah kalori. Shirataki terbuat dari akar konjac, yang kaya akan serat unik bernama glucomannan. Alternatif ini tergolong “hampir” tidak mengandung kalori, bukan tidak ada sama sekali. Glucomannan hingga saat ini masih diteliti terkait manfaat kesehatannya.

Beras shirataki dipersiapkan dengan cara membilasnya menggunakan air, lalu direbus selama 1 menit, dan panaskan nasi dalam wajan di atas api sedang sampai kering. Membilas beras shirataki sebelum dimasak membantu mengurangi bau uniknya. Alternatif ini sudah dapat ditemukan di supermarket dan online.

Shirataki tergolong “hampir” tidak mengandung kalori

6. Couscous

Couscous terbuat dari butiran kecil tepung gandum yang diproses menjadi butiran halus (lebih kecil dari biji beras). Ketika dimasak, teksturnya mirip dengan nasi. Jenisnya yang terbuat dari gandum utuh adalah pilihan yang lebih sehat daripada varietas biasa karena lebih kaya akan serat dan protein. Selain itu, ia juga mengandung sejumlah kecil vitamin dan mineral.

Couscous kaya akan serat dan protein

Nah jadi alternatif pengganti nasi yang bisa kamu coba yaitu quinoa, beras kembang kol, beras brokoli, kol parut, beras shirataki, dan couscous. Dengan cara ini, kamu tetap dapat menjalani diet dengan cara yang sehat, plus lebih menyenangkan dan bervariasi. Setiap alternatif ini menawarkan manfaat kesehatan yang unik, sehingga pilihlah sesuai preferensi pribadi. Selamat mencoba!