5 Jenis Beras dan Manfaat Kesehatannya

5 Jenis Beras dan Manfaat Kesehatannya

Kesehatan 116

1. Beras Cokelat

Beras cokelat menjadi salah satu jenis yang cukup populer. Beras cokelat adalah beras utuh yang hanya dihilangkan lapisan luar pelindungnya (tidak melewati proses yang panjang), sehingga kandungan gizinya dapat dipertahankan, seperti vitamin B, mineral, serat, serta protein. Beras cokelat juga mengandung senyawa flavonoid yang bersifat sebagai antioksidan, seperti apigenin, quercetin, dan luteolin.

Konsumsi makanan kaya flavonoid secara teratur telah dikaitkan dengan risiko lebih rendah terhadap penyakit kronis seperti penyakit jantung dan beberapa kanker. Beras cokelat memiliki serat dan protein yang lebih tinggi dibandingkan beras putih, tetapi jumlah kalori dan karbohidratnya mirip. Serat dan protein mampu membantu kenyang lebih lama, menjaga berat badan, dan mengatur gula darah.

2. Beras Hitam

Beras hitam umumnya berwarna warna hitam pekat, tetapi sering berubah menjadi ungu saat dimasak. Warna hitam berasal dari kandungan antosianin (yang juga memberi warna pada blueberry atau kubis ungu) yang bersifat sebagai antioksidan, sehingga kandungan antioksidan beras hitam adalah yang paling tinggi di antara seluruh jenis beras.

Kandungan antioksidan yang terkandung didalamnya membuat beras cokelat bermanfaat sebagai antioksidan dan anti-inflamasi. Hal ini membuatnya bermanfaat untuk melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas, sehingga mampu mengurangi penyebab stres oksidatif yang berkontribusi terhadap penyakit kronis seperti penyakit jantung, kanker, dan penurunan kognitif, serta jenis kanker tertentu.

Beras hitam mengandung antioksidan yang tinggi diantara seluruh jenis beras

3. Beras Merah

Beras merah memiliki warna merah dan sangat bergizi. Beras merah memiliki jumlah protein dan serat yang lebih tinggi daripada beras putih dan beras hitam, serta sangat kaya akan antioksidan flavonoid seperti anthocyanin, apigenin, myricetin, dan quercetin. Hal ini membuatnya memiliki potensi besar untuk melawan radikal bebas, membantu mengurangi peradangan dalam tubuh, serta menurunkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

4. Beras Liar

Beras liar (wild rice) adalah biji dari rerumputan air, penggunaannya mirip dengan beras dalam masakan, tetapi mungkin sulit ditemukan di Indonesia. Wild rice diakui sebagai biji-bijian utuh dan sedikit lebih tinggi serat dan protein dibandingkan beras putih. Berdasarkan penelitian pada hewan coba, wild rice mampu mengurangi kadar trigliserida dan kolesterol, resistensi insulin, dan stres oksidatif yang merupakan faktor risiko penyakit jantung. Ia juga sumber vitamin B, magnesium, dan mangan, serta memiliki aktivitas antioksidan yang jauh lebih tinggi dibandingkan beras putih.

5. Beras Putih

Beras putih didapatkan setelah melewati proses cukup panjang, di mana lapisan kulit, dedak, dan lembaganya telah dihilangkan, sehingga kandungan serat, protein, dan beberapa vitamin serta mineral pun jadi menurun jauh. Meskipun begitu, saat ini beras putih sudah banyak yang diperkaya dengan beberapa vitamin dan mineral, seperti vitamin B dan zat besi.

Jenis beras putih yang diperkaya membuatnya mungkin memiliki kandungan mikronutrien lebih tinggi dibandingkan beras cokelat asli. Namun di sisi lain, beras putih memiliki indeks glikemik lebih tinggi daripada beras cokelat, yang berarti dapat lebih cepat meningkatkan kadar gula darah. Beras putih juga mengandung arsenik yang lebih rendah dibandingkan jenis beras lainnya.

Pilih jenis beras putih yang diperkaya dengan vitamin dan mineral tambahan

Berdasarkan penjelasan di atas, sekarang pengetahuan kita terkait berbagai jenis beras semakin meningkatkan bukan? Memilih jenis beras yang tepat bisa sangat mempengaruhi kesehatan. Maka dari itu, pilihlah satu atau beberapa diantaranya yang menurutmu dapat memberikan manfaat terbaik tetapi juga dengan mempertimbangkan kemudahan aksesnya.