6 Makanan dan Minuman Sumber Elektrolit

6 Makanan dan Minuman Sumber Elektrolit

Kesehatan 70

1. Air Kelapa

Air kelapa merupakan sumber elektrolit yang sudah banyak dikenal, sehingga membuatnya menjadi pilihan yang populer untuk mengembalikan kehilangan cairan dan elektrolit. Air kelapa rendah gula alami dengan kandungan berbagai elektrolit seperti natrium, kalium, kalsium, dan magnesium. Dengan kalori yang rendah serta kaya akan elektrolit, air kelapa merupakan sumber yang lebih sehat daripada minuman bersoda, jus, dan minuman olahraga komersial.

2. Susu

Meskipun sering dikaitkan dengan sarapan atau kopi, susu sapi ternyata merupakan sumber elektrolit yang sayangnya sering dipandang sebelah mata. Ia mengandung elektrolit seperti kalsium, natrium, dan kalium, serta karbohidrat dan protein. Maka dari itu, susu sapi juga merupakan alternatif yang cukup baik untuk mengatasi ketidakseimbangan cairan, terutama setelah olahraga, dibandingkan minuman olahraga.

3. Jus Buah

Jus buah, utamanya jus semangka, adalah sumber elektrolit lain yang dapat dengan mudah ditemui. Jus semangka mengandung kalium dan magnesium, sementara jus lemon, jeruk, atau cherry mengandung kalium, kalsium, dan magnesium. Namun, jika kamu sedang dalam keadaan berkeringat banyak dalam waktu lama, jus buah saja bukan menjadi pilihan yang tepat untuk mengganti kehilangan elektrolit.

Kenapa begitu? Hal ini karena kandungan natrium dalam jus buah cukup rendah, sehingga rehidrasi tubuh tidak menjadi efektif, yang mengakibatkan risiko natrium dalam darah tetap rendah. Adapun cara mengakalinya jika tetap ingin mengonsumsi jus buah adalah dengan mengkombinasikannya dengan garam dan air.

Jus semangka, lemon, dan cherry bisa kamu konsumsi jika menyukai minuman yang lebih berasa

4. Smoothie

Smoothie merupakan alternatif mendapatkan elektrolit dengan cara mencampurkan bahan-bahan kaya elektrolit seperti buah, sayuran, kacang, dan produk susu. Ini adalah pilihan yang baik untuk pemulihan setelah sakit perut atau pasca-olahraga karena ia mudah dicerna, lebih gampang diterima, serta mengandung nutrisi penting. 

Namun, dikarenakan smoothie cenderung terasa tebal serta membuat cepat kenyang, ia menjadi kurang cocok untuk dikonsumsi selama latihan dengan intensitas tinggi atau dalam durasi yang lama. Jika tetap melakukannya, risikonya adalah ketidaknyamanan selama beraktivitas. Oleh karena itu, kamu bisa coba alternatif lainnya ya.

5. Air Berelektrolit

Air berelektrolit adalah cara yang praktis dan rendah kalori untuk menggantikan kehilangan cairan dan elektrolit. Air berelektrolit biasanya dijual dalam bentuk kemasan botol. Ladies pasti tahu ada beberapa produk yang mengklaim minumannya mengandung mineral yang tinggi bukan? Mereka mungkin menambahkan mineral tertentu, tetapi biasanya belum dapat memenuhi kehilangan elektrolit yang kita alami.

6. Minuman Olahraga Komersial

Minuman olahraga komersial atau sports drink adalah pilihan yang populer di kalangan atlet atau penggiat olahraga untuk menjaga hidrasi dan energi selama latihan atau kompetisi. Namun sayangnya, minuman ini sering mengandung banyak gula tambahan dan bahan kimia buatan yang tidak selalu diperlukan. Konsumsinya masih diperbolehkan, tetapi jangan sampai berlebihan. 

Boleh konsumsi sports drink, tetapi perhatikan kandungan gulanya juga

Untuk memenuhi kebutuhan elektrolit tubuh, kita dapat mengandalkan berbagai makanan dan minuman alami yang kaya akan elektrolit, seperti air kelapa, susu, jus buah, smoothie, air berelektrolit, dan minuman olahraga komersial. Ada banyak pilihan yang dapat kamu konsumsi, pilihlah berdasarkan pertimbangan kemudahan akses serta kandungan mineral serta kalorinya.