8 Cara Meningkatkan Tekanan Darah Bagi Penderita Hipotensi

8 Cara Meningkatkan Tekanan Darah Bagi Penderita Hipotensi

Kesehatan 104

1. Tambahkan Lebih Banyak Garam

Langkah utama yang sering terlintas dipikiran kita saat mengalami tekanan darah rendah adalah mengonsumsi lebih banyak garam. Meskipun dianggap tidak cocok bagi semua orang dengan masalah tekanan darah, konsumsi makanan sehari-hari yang terlalu rendah natrium juga tidak selalu disarankan. 

Justru, orang dengan tekanan darah rendah sebaiknya harus mempertimbangkan asupan garam atau natriumnya. Hal ini bertujuan untuk menstabilkan tekanan darah. Untuk memastikan seberapa banyak yang harus dikonsumsi, konsultasikan dengan dokter dan ahli gizi demi memastikan jumlah asupan garam yang tepat.

2. Minum Lebih Banyak Air Putih

Dehidrasi dapat menjadi salah satu penyebab hipotensi, bahkan jika kategorinya ringan sekali pun. Penyebabnya bervariasi, mulai dari diare, muntah, demam, keringat berlebihan, atau konsumsi diuretik. Maka dari itu, disarankan untuk minum lebih banyak air demi membantu meningkatkan volume darah. 

Hipotensi akibat dehidrasi harus diimbangi dengan minum air putih yang banyak

3. Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang

Jika penyebab dari tekanan darah rendah adalah karena kekurangan nutrisi, maka mengonsumsi makanan seimbang adalah langkah untuk mengatasi kekurangan tersebut. Misalnya, hipotensi yang terjadi akibat anemia karena kekurangan zat besi, asam folat ,dan vitamin B12. Konsultasikan dengan ahli gizi terkait sumber makanannya dan dokter terkait suplemen.

4. Makan Porsi Kecil tapi Sering

Tekanan darah rendah dapat terjadi setelah konsumsi makanan besar, yang biasanya terjadi pada orang dewasa yang lebih tua. Hal ini terjadi karena aliran darah pergi menuju saluran pencernaan. Maka dari itu, disarankan untuk makan dengan porsi kecil namun sering dalam sehari.

5. Hindari Alkohol

Konsumsi alkohol dapat menurunkan tekanan darah hingga 12 jam setelah dikonsumsi. Ia juga mampu membuat seseorang dehidrasi. Maka dari itu, ini menjadi persoalan yang harus dipertimbangkan bagi mereka yang cenderung memiliki tekanan darah rendah. Jika tidak bisa dihindari sama sekali, paling tidak konsumsilah dalam jumlah yang moderat. 

6. Perhatikan Posisi

Perubahan posisi secara mendadak dapat menyebabkan penurunan tajam tekanan darah. Sering kali, ini menyebabkan pusing, rasa ringan di kepala, atau bahkan pingsan pada orang dengan hipotensi. Selain itu, posisi tidur juga cukup memengaruhi. Cobalah tidur dengan posisi kepala lebih tinggi agar dapat membantu mencegah perubahan posisi yang tiba-tiba.

Perhatian perubahan posisi, jangan mendadak

7. Gunakan Stocking Kompresi

Stocking kompresi, yaitu jenis kaus kaki yang sengaja dibuat lebih ketat dari biasanya, dapat membantu mencegah darah berkumpul di kaki. Penggunaannya dapat membantu meringankan hipotensi ortostatik dan postural (tekanan darah rendah yang disebabkan oleh perubahan posisi), misalnya saat berdiri, berbaring, atau duduk terlalu lama.

8. Obat-obatan

Dalam mengatasi hipotensi, penggunaan obat-obatan dapat menjadi pilihan dalam beberapa kasus. Dokter dapat meresepkan obat seperti fludrokortison dan midodrine untuk mengatasi hipotensi ortostatik. Jika tekanan darah rendah disebabkan oleh infeksi seperti sepsis, maka penyebab tersebutlah yang harus diatasi terlebih dahulu.

Mengatasi tekanan darah rendah bukanlah hal yang tidak mungkin. Konsumsi lebih banyak garam menjadi jalan pintas paling utama, tetapi ada pula pertimbangan lain yang tidak boleh dilewatkan. Mulai dari memperhatikan asupan air putih, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memantau jumlah porsi, hingga membatasi alkohol. Selain itu, perhatikan juga perubahan posisi.