Alasan Makanan yang Digoreng Tidak Baik untuk Kesehatan dan Alternatif Pengolahan

Alasan Makanan yang Digoreng Tidak Baik untuk Kesehatan dan Alternatif Pengolahan

Kesehatan 92

Apa saja contoh makanan yang digoreng? Gorengan, fried chicken, kentang goreng, dan bahkan apa saja sebenarnya bisa digoreng, termasuk sayur-sayuran. Banyak orang, mungkin juga termasuk Ladies, cenderung menyukai makanan yang digoreng. Namun faktanya, mengonsumsi makanan yang diolah dengan cara tersebut setiap hari, bahkan dalam jumlah yang banyak, tidak baik untuk kesehatan. Berikut alasannya:

Shop with Me

ROBOT Bluetooth MIC Wireless Microphone with USB C Connector
IDR 165.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Dress Bayi-Anak Perempuan Import - OS-629
IDR 67.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Emerly Cotton Baby Blanket / Selimut Bayi Katun & Serat 2 lapis - Sea Ocean
IDR 142.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
MemoryLife - Dhira Bodysuit | Bodysuit Premium Anak Laki-Laki
IDR 159.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang

1. Tinggi Kalori

Jika dibandingkan metode memasak lainnya, menggoreng akan meningkatkan jumlah kalori dalam makanan. Kenapa bisa seperti itu? Pertama adalah mayoritas bahan makanan harus dilapisi oleh adonan atau tepung sebelum digoreng. Kedua adalah bahan makanan tersebut akan kehilangan airnya dan justru menyerap lemak. Otomatis, kalorinya akan meningkat.

Coba bandingkan oleh Ladies melalui aplikasi pengecekan kandungan gizi apapun, fried chicken dengan ayam panggang, atau kentang goreng dengan kentang rebus. Secara umum, apapun yang dimasak dengan metode menggoreng akan mengandung jumlah kalori yang lebih banyak dibandingkan dengan makanan yang tidak digoreng.

2. Tinggi Lemak Trans

Lemak trans terbentuk ketika lemak tak jenuh mengalami hidrogenasi (minyak dipanaskan hingga suhu yang sangat tinggi selama memasak). Jika sudah berubah menjadi lemak trans, maka ia sulit diurai oleh tubuh, dan akhirnya menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan. Maka secara tidak langsung, makanan yang digoreng pasti mengandung lemak trans. Semakin sering digunakan ulang, maka semakin meningkat lemak trans-nya. 

Makanan yang digoreng cenderung tinggi kalori dan tinggi lemak

Risiko Penyakit

Mengonsumsi makanan yang digoreng akan meningkatkan risiko beberapa penyakit dan ini sudah banyak dibuktikan oleh penelitian. Penyakit-penyakit tersebut tergolong ke dalam penyakit tidak menular, seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, penurunan kadar HDL (lemak baik), diabetes, kegemukan, dan obesitas.

Metode Memasak

Sebenarnya, ada banyak jenis metode memasak lainnya yang dapat dilakukan demi menggantikan kebiasaan kita menggoreng suatu bahan makanan. Namun pada artikel kali ini, Newfemme akan memberikan beberapa rekomendasi yang cukup mudah untuk dilakukan dan mungkin peralatannya juga tersedia di rumah Ladies masing-masing.

1. Simmering (Mendidih)

Panaskan air mencapai titik didih, kemudian kecilkan api hingga suhunya menurun. Tandanya adalah terbentuk gelembung-gelembung kecil yang bergerak lambat.

2. Boiling (Merebus)

Panaskan air mencapai titik didih. Berbeda dengan simmering, boiling ditandai dengan gelembung-gelembung besar yang agresif dan bergerak cepat, serta keluarnya uap.

3. Streaming (Mengukus)

Rebus air hingga menghasilkan uap yang stabil kemudian letakkan makanan di atasnya. Uap akan mengelilingi makanan dan memasaknya secara merata.

4. Baking (Memanggang)

Menggunakan panas secara tidak langsung untuk memasak makanan dari semua sisi. Baking lebih ditujukan untuk membuat roti atau kue.

5. Roasting (Memanggang)

Menggunakan panas secara tidak langsung untuk memasak makanan dari semua sisi. Roasting lebih ditujukan untuk memasak daging atau sayuran.

6. Grilling (Membakar)

Menggunakan pancaran panas untuk memasak makanan dengan cepat dari bagian bawah. Umumnya menggunakan bantuan besi. Proses memasaknya harus dilakukan dengan cara membolak-balik makanan.

7. Sauteing (Menumis)

Memasak dengan menggunakan sedikit minyak agar warnanya menjadi kecokelatan dengan cara mengaduk atau melempar bahan makanan secara terus-menerus.

Yuk coba metode memasak lain yang rasanya tidak kalah enak!

Jadi, jangan hanya terpaku dengan makanan yang goreng, karena umumnya metode tersebut menyebabkan makanan menjadi tinggi kalori dan lemak trans. Akibatnya, risiko penyakit seperti jantung, diabetes, dan kegemukan meningkat. Ada banyak alternatif memasak lainnya yang bisa dilakukan, seperti merebus, mengukus, memanggang, atau menumis. Rasanya juga tidak kalah enak. Ladies suka yang mana nih?

 

Yuk, Download aplikasi Newfemme sekarang untuk mendapatkan tips dan info menarik lainnya!