Perbedaan Antara AHA dan BHA dalam Produk Skincare

Perbedaan Antara AHA dan BHA dalam Produk Skincare

Kecantikan 788

AHA (Alpha Hydroxy Acid) dan BHA (Beta Hydroxy Acid) adalah dua jenis asam yang sering digunakan dalam produk perawatan kulit. Kedua jenis asam ini memiliki manfaat eksfoliasi dan dapat membantu meremajakan kulit, tetapi kedua kandungan ini bekerja dengan cara yang sedikit berbeda. Artikel ini akan membahas perbedaan antara AHA dan BHA dalam produk skincare.

Perbedaan Antara AHA dan BHA

1. Sumber Asam:

  • AHA (Alpha Hydroxy Acid): AHA adalah kelompok asam yang berasal dari sumber-sumber alami seperti buah-buahan (contohnya, asam glikolat dari gula tebu, asam laktat dari susu), dan asam sitrat (ditemukan dalam jeruk).
  • BHA (Beta Hydroxy Acid): BHA, khususnya asam salisilat, berasal dari sumber-sumber seperti kulit kayu willow dan beberapa tanaman lainnya serta dapat dibuat secara sintetis.

2. Kelarutan:

  • AHA: AHA larut dalam air, sehingga efektif untuk eksfoliasi lapisan atas kulit yang berbasis air.
  • BHA: BHA larut dalam minyak, sehingga dapat menembus ke dalam pori-pori yang berminyak dan membersihkan penyumbatan, menjadikannya pilihan yang baik untuk kulit berjerawat.

3. Tujuan Utama:

  • AHA: AHA cenderung lebih efektif dalam merangsang pertumbuhan sel-sel kulit baru di permukaan kulit, sehingga meratakan tekstur kulit dan mengurangi tampilan kerutan halus. AHA juga dapat membantu mengatasi hiperpigmentasi.
  • BHA: BHA bekerja lebih dalam di dalam pori-pori, membantu membersihkan penyumbatan minyak dan komedo. Ini menjadikannya pilihan yang baik untuk kulit berminyak dan berjerawat serta kondisi seperti keratosis pilaris.

4. Kepekaan Kulit:

  • AHA: AHA dapat membuat kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari. Penting untuk selalu menggunakan sunscreen saat kamu sedang menggunakan produk skincare yang mengandung AHA.
  • BHA: BHA kurang cenderung membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari, namun meskipun begitu penggunaan sunscreen tetap dianjurkan untuk tetap selalu digunakan.

5. Jenis Kulit yang Dapat Menggunakan:

  • AHA: AHA cocok untuk sebagian besar jenis kulit, terutama yang ingin meratakan tekstur kulit, mengatasi tanda penuaan, atau memudarkan hiperpigmentasi.
  • BHA: BHA lebih cocok untuk kulit berminyak, berjerawat, atau berkomedo yang ingin membersihkan pori-pori dan mencegah jerawat.

6. Produk yang Mengandung AHA atau BHA:

  • AHA: Produk yang mengandung AHA sering ditemukan dalam peeling pads, serum, dan krim malam.
  • BHA: BHA sering ditemukan dalam toner, pelembap, atau produk khusus jerawat.

7. Kombinasi AHA dan BHA:

Semakin berkembangnya dunia perawatan kulit, kini telah banyak produk perawatan kulit yang menggabungkan AHA dan BHA dalam satu produk untuk memberikan manfaat eksfoliasi ganda. Sehingga ini cocok untuk beberapa jenis kulit tertentu yang memiliki masalah kulit yang beragam.

Baca juga :

Cara Efektif Mengatasi Pori-pori Besar pada Wajah

Catatan Penting

  • Penting untuk menguji terlebih dahulu produk perawatan kulit yang baru ingin kamu coba pada area tertentu bagian kulit untuk memeriksa apakah ada reaksi alergi atau iritasi.
  • Konsultasikan dengan dokter kulit atau ahli kecantikan untuk menentukan produk dan jenis asam yang paling cocok untuk kebutuhan kulit kamu.

Dalam penggunaan skincare, baik AHA maupun BHA keduannya memiliki peran penting dalam merawat dan memperbaiki kulit. Pilihan antara keduanya tergantung pada jenis kulit dan masalah kulit yang ingin kamu atasi. Konsultasikan dengan ahli perawatan kulit untuk menentukan produk dan jenis asam yang paling sesuai dengan kebutuhan kulit kamu.