Trypanophobia, Fobia Terhadap Jarum Suntik

Trypanophobia, Fobia Terhadap Jarum Suntik

Kesehatan 348

Trypanophobia adalah ketakutan luar biasa dan ekstrem terhadap jarum suntik, terutama penggunaannya dalam prosedur medis. Tentunya, seseorang dengan trypanophobia seringkali tidak ingin pergi menemui dokter, misalnya untuk suntik vaksin atau pengambilan darah.  Risiko mengalami trypanophobia mungkin lebih tinggi pada orang dengan kondisi kesehatan mental lain, seperti: 

  • Hipokondria

  • Germafobia

  • Obsessive-compulsive disorder (OCD)

  • General anxiety disorder (GAD)

  • Post-traumatic stress disorder (PTSD)

Trypanophobia paling sering terjadi pada anak-anak (bisa 2 dari 3 orang). Sebenarnya kondisi ini dapat membaik seiring berjalannya waktu, tetapi bagi beberapa orang, ketakutan tersebut tetap bertahan (sekitar 1 dari 10 orang). Jika ini tidak diatasi dengan baik, maka kedepannya akan menyulitkan seseorang untuk menerima perawatan medis, terutama jika punya masalah kesehatan tertentu.

Trypanophobia adalah fobia terhadap jarum suntik

Tanda-Tanda Trypanophobia

Sudah dipastikan bahwa orang dengan trypanophobia akan mengalami kecemasan intens sesaat sebelum disuntik atau hanya dengan memikirkan prosedurnya saja. Fobia ini menyebabkan penderitanya akan selalu menghindari atau melarikan diri dari perawatan medis. Tanda-tanda fobia jarum suntik diantaranya adalah:

  • Pingsan

  • Jantung berdebar-debar

  • Insomnia

  • Mual dan muntah

  • Tekanan darah meningkat sementara

Salah satu gejala trypanophobia adalah tekanan darah tinggi dan detak jantung cepat

Penyebab

Faktor yang menyebabkan terjadinya trypanophobia mungkin tidak hanya satu saja, tetapi bisa beberapa. Contohnya adalah karena terlalu sensitif terhadap rasa nyeri (hiperalgesia), menahan ketakutannya (merinthophobia) saat menerima suntikan, trauma dengan jarum, serta reaksi vasovagal (pingsan saat melihat atau menyentuh jarum).

Diagnosis

Demi menegakkan diagnosis trypanophobia, petugas kesehatan harus terlebih dahulu memastikan beberapa hal, seperti sudah berapa lama ketakutan muncul, apa saja gejalanya, berapa lama berlangsungnya, dan apakah rasa takut tersebut mengganggu kemampuan seseorang untuk mendapatkan perawatan medis yang seharusnya didapatkan. Gejala harus muncul terus-menerus selama minimal 6 bulan dan bukan diakibatkan karena gangguan tertentu atau permasalahan medis lain.

Pengelolaan

Pengobatan trypanophobia mungkin dilakukan dengan pendekatan dari berbagai aspek. Pertama yaitu exposure therapy untuk mengubah respon fisik dan mental seseorang saat melihat jarum. Caranya mungkin dengan memperlihatkan gambar jarum, memposisikan diri dekat jarum, atau meminta seseorang untuk memegang jarum.

Selain itu, untuk mengubah pola pikir dan respon terhadap ketakutan, maka perlu dilakukan melalui cognitive behavioral therapy. Tujuannya adalah untuk membantu seseorang memiliki kontrol yang lebih besar terhadap gejala. Terakhir dengan konsumsi obat-obatan sesuai resep yang diberikan oleh petugas terkait. Cobalah strategi berikut untuk bantu kurangi gejala.

  • Pastikan sudah memberitahu petugas bahwa Ladies takut dengan jarum suntik

  • Hindari melihat jarum, entah itu yang sedang menempel di kulit atau gambarnya saja

  • Ketika akan mendapatkan perawatan medis, maka mintalah kerabat untuk menemani

  • Alihkan perhatian ketika akan disuntik, seperti melihat objek di dinding, mengobrol, mendengarkan lagu, atau menggoyangkan jari kaki

  • Berbaring sebelum di suntik, terutama ketika sebelumnya pernah pingsan

  • Lakukan teknik pernapasan dalam, seperti menghitung pada setiap tarikan dan hembusan napas

  • Buat tubuh menjadi lebih rileks

  • Jika diperbolehkan, mintalah untuk disemprotkan agen pemati rasa

Jadi, trypanophobia adalah ketakutan luar biasa dan ekstrem terhadap prosedur medis yang melibatkan jarum suntik. Ketika harus dilakukan penyuntikan, detak jantung dan tekanan darah cenderung meningkat, bahkan terkadang hingga pingsan. Meskipun begitu, ketakutan ini bisa berkurang seiring berjalannya waktu dengan membiasakan diri. Yuk baca artikel kesehatan lainnya di Newfemme!