High Arch Feet,  Lengkungan yang Tinggi Pada Telapak Kaki

High Arch Feet, Lengkungan yang Tinggi Pada Telapak Kaki

Kesehatan 1139

Setiap orang memiliki lengkungan kaki yaitu area antara tumit dan bola kaki, tetapi ada beberapanya yang memiliki lengkungan lebih tinggi dari biasanya. Kondisi ini disebut dengan high arch feet atau secara medis dinamakan cavus foot deformity. High arch feet lebih jarang terjadi dibandingkan flat feet. 

Pada kondisi ini, bagian depan kaki dan tumit menanggung tekanan yang tidak semestinya (lebih berat), sehingga menyebabkan rasa sakit dan ketidakstabilan. Selain itu, sulit bagi penderitanya untuk mencari sepatu yang pas.

Bagaimana caranya mengetahui apakah kaki saya punya lengkungan tinggi atau tidak? Coba lakukan hal berikut ini:

  • Basahi kaki, lalu berdirilah di atas permukaan yang datar dan aman, seperti selembar kertas, semen, atau beton

  • Gerakkan, misalnya melangkah atau memindahkan posisi kaki.

  • Lihatlah jejak yang tertinggal

  • Jika melihat jejak tumit dan bagian depan kaki saja tanpa ada apa-apa diantaranya, maka itulah yang disebut dengan high arch feet.

Meskipun begitu, cara  di atas hanyalah bentuk pemeriksaan sederhana yang dapat dilakukan di rumah. Maka dari itu, untuk mendapatkan kepastian lebih jelas, periksakan ke fasilitas pelayanan terdekat. Hal ini karena kelainan kaki ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan hingga permasalahan tulang permanen.

Dampak High Arch Feet

Yang membedakan kaki normal dengan lengkung tinggi adalah ruang antara bagian depan dan tumit. Orang dengan kaki normal memiliki lengkungan yang terangkat sedikit dari lantai saat berdiri, sementara orang dengan kaki lengkung tinggi memiliki ruang yang lebih luas antara lantai dengan lengkungannya.

Pada orang dengan high arch feet, kakinya tidak memiliki fleksibilitas untuk menyerap kejutan. Hal ini menyebabkan bentuknya akan cenderung mengarah keluar atau supinasi. Kondisi ini dapat meningkatnya risiko keseleo atau patah tulang pergelangan kaki. Dampak yang bisa berkembang pada high arch feet adalah:

  • Metatarsalgia: peradangan pada bola kaki (bagian depan kaki sebelum jari) sehingga menyebabkan nyeri saat berdiri atau setelah berjalan lama.

  • Plantar fasciitis: peradangan pada ligamen plantar fascia (ligamen yang menghubungkan jari kaki ke tumit) sehingga menyebabkan nyeri tumit, terutama setelah bangun tidur.

  • Hammertoes: jari kaki kedua, ketiga, atau keempat menekuk di bagian tengah sendiri, sehingga terlihat seperti palu.

  • Claw toes: jari kaki melengkung ke bawah, seperti sedang menggali atau mencakar.

  • Ankle instability: ketidakstabilan atau ketidakseimbangan pergelangan kaki sehingga bisa keseleo.

  • Metatarsal fractures: kaki menjadi stress dan mengalami patah tulang

Penyebab

Banyak orang sudah terlahir dengan high arch feet, jadi faktor keturunan berperan besar. Namun pada beberapa kasus, kaki lengkung tinggi merupakan gejala dari kondisi lain seperti spina bifida, distrofi otot, kelumpuhan otak, polio, tumor tulang belakang, cedera tulang belakang, stroke, atau penyakit Charcot-Marie-Tooth.

High arch feet biasanya sudah ada sejak lahir

Diagnosis

Pemeriksaan fisik dilakukan untuk mencari karakteristik kapalan, hammertoes, claw toes, keausan tidak normal pada tumit luar atau tepi luar sepatu. Kemudian mungkin dilanjutkan dengan x-rays, MRI, elektromiografi, atau tes konduksi saraf untuk mendukung diagnosis. Selain itu, informasi terkait riwayat kesehatan pribadi dan keluarga juga dinilai untuk menentukan penyebabnya itu struktural atau neurologis.

Pengobatan 

Tidak ada cara untuk mencegah high arch feet terjadi, tetapi kondisinya dapat dikelola dengan baik, misalnya dengan menggunakan sepatu yang dibuat khusus. Pilihan pengobatan high arch feet tergantung dari faktor yang berbeda-beda, termasuk fleksibilitas kaki. Berikut ini beberapa bentuk perawatannya:

  • Ortotik yaitu menggunakan sebuah sisipan di sepatu sebagai tambalan agar posisi kaki lebih baik.

  • Penyangga untuk menstabilkan pergelangan kaki yang goyah dan mencegah supinasi berlebihan saat berdiri atau berjalan.

  • Night splints untuk meredakan otot lengkung saat tidur.

  • Mengompres dengan es untuk mengurangi ketidaknyamanan dan peradangan.

  • Obat pereda nyeri untuk meredakan nyeri dan bengkak.

  • Operasi jika upaya non-bedah tidak berhasil.

Buatlah sepatu khusus karena cukup sulit menemukan yang pas

Jadi, high arch feet ditandai dengan adanya lengkungan yang tinggi antara bola kaki dan tumit. Kondisi ini menyebabkan kaki mendapatkan tekanan yang tidak semestinya, sehingga seringkali menyebabkan ketidaknyamanan, plus mau beli sepatu juga jadi sulit. Kalau Ladies merasa punya kelainan kaki ini, sebaiknya konsultasikan ke dokter ya. Yuk baca artikel Newfemme lainnya!