Flat Feet, Ketika Telapak Kaki Rata dengan Tanah

Flat Feet, Ketika Telapak Kaki Rata dengan Tanah

Kesehatan 469

Flat feet atau kaki rata akan terlihat pada orang-orang yang memiliki lengkungan sangat rendah atau tidak ada sama sekali, baik di satu atau kedua kakinya, sehingga bantalan kaki akan rata tanah. Masa di mana seseorang memiliki kaki yang rata adalah saat bayi, tetapi ketika menginjak usia 5-6 tahun, lengkungan akan mulai terbentuk. 

Sebenarnya, flat feet tidak menjadi masalah bagi kebanyakan orang, tetapi tidak seperti kaki normal lainnya, flat feet dapat memengaruhi keselarasan tubuh seseorang saat berdiri, berjalan, atau berlari. Hal ini mengakibatkan mereka cenderung mengalami nyeri di bagian pinggul, lutut, atau pergelangan kaki. Jenis-jenis flat feet yaitu:

1. Flexible Flat Foot

Merupakan jenis yang paling umum terjadi, di mana lengkungan di kaki akan menghilang ketika berdiri, dan sedikit terlihat saat tidak berdiri. Flexible flat foot muncul pada masa kanak-kanak atau remaja dan bisa memengaruhi kedua kaki. Kondisi ini bisa memburuk seiring bertambahnya usia karena dapat mengakibatkan robek atau membengkaknya tendon dan ligamen.

2. Rigid Flat Foot

Merupakan jenis flat feet yang kaku, di mana lengkungan di kaki tidak terlihat baik saat berdiri maupun duduk. Sama seperti jenis flexible, kondisi ini mulai berkembang saat remaja dan memburuk seiring bertambahnya usia. Kekakuannya menyebabkan kaki sulit digerakkan ke atas, ke bawah, atau dari sisi ke sisi.

3. Adult-acquired (Fallen Arch)

Merupakan jenis flat feet yang terjadi saat dewasa, di mana lengkungan di kaki tiba-tiba menurun. Ketika lengkungan tersebut jatuh ke bawah, kaki cenderung akan berputar ke arah luar dan bisa menyakitkan. Penyebab umum dari kondisi ini adalah peradangan atau robekan pada tendon kaki yang menopang lengkungan.

4. Vertical Talus

Merupakan jenis cacat bawaan lahir, sehingga tidak terbentuknya lengkungan sejak dilahirkan, melainkan terlihat seperti bagian bawah dari kursi goyang. Kondisi ini terjadi karena tulang talus di pergelangan kaki berada di posisi yang salah.

Dampak Flat Feet

Seseorang dengan kaki rata mungkin merasakan nyeri akibat dari otot yang menegang. Gejala yang sering dialami adalah nyeri pada area pergelangan, lengkungan kaki, tumit, lutut, panggul, punggung bawah, atau kaki bagian bawah. Nyeri tersebut dapat memengaruhi cara berjalan dan aus nya telapak sepatu secara tidak merata. Gejala lain yang mungkin adalah bagian depan kaki dan jarinya mengarah ke luar.

Flat feet dapat menyebabkan nyeri kaki di area telapak, lengkungan, lutut, atau tumit

Penyebab dan Faktor Risiko

Kondisi flat feet mungkin disebabkan oleh faktor keturunan. Selain itu, bisa karena pernah mengalami cedera pada kaki atau pergelangannya, kelebihan berat badan yang menyebabkan lengkungan kaki menjadi stres, rheumatoid arthritis, rusaknya tendon tibialis posterior, penyakit otot atau sistem saraf (spina bifida), menyatunya tulang kaki secara tidak biasa, dan penggunaan kaki yang berlebihan.  

Ada pula kondisi tertentu yang dapat mengembangkan terjadinya flat feet, seperti cedera tendon, patah tulang, kelumpuhan otak, diabetes, down syndrome, hipertensi, kegemukan, kehamilan, dan trauma kaki. Perkembangan flat feet bisa terjadi sejak kanak-kanak, seiring bertambahnya usia, atau setelah kehamilan.

Flat feet dapat diturunkan dalam keluarga

Diagnosis

Sebenarnya, tidak semua orang dengan flat feet akan merasakan nyeri atau gejala lainnya, sehingga tidak perlu diperiksakan ke dokter. Namun ketika kondisinya tiba-tiba muncul atau menyebabkan sakit, maka segeralah untuk berkonsultasi. Dokter akan mengevaluasi bentuk kaki ketika berdiri, duduk, dan berjalan. Jika diperlukan, dapat dilakukan X-rays untuk melihat struktur tulang.

Pengobatan

Dalam rangka mengobati gejala, seseorang mungkin disarankan untuk melakukan latihan khusus kaki, peregangan tumit, dan menggunakan bola golf di telapak kaki untuk digulingkan. Perawatannya bisa juga dengan menggunakan ortotik kaki, penyangga kaki, atau sepatu yang dibuat khusus. Ketika sedang nyeri atau terasa menyakitkan, dokter akan meresepkan obat antiinflamasi.

Jadi, flat feet ditandai dengan lengkungan kaki yang sangat rendah atau tidak terlihat sama sekali. Gampangnya, telapak kaki terlihat rata dengan tanah. Dampak dari kondisi ini adalah nyeri pada area tubuh, meskipun tidak semua orang mengalaminya. Sebenarnya, pengobatan tidak perlu ketika tidak ada gejala, tetapi jikalau terasa sakit, konsultasikan dengan dokter. Yuk baca artikel Newfemme lainnya!