Waxing atau Shaving, Pilih Yang Mana?

Waxing atau Shaving, Pilih Yang Mana?

Kesehatan 376

Selain laser hair removal, metode yang bisa dilakukan untuk menghilangkan rambut yang tidak diinginkan adalah dengan waxing dan shaving. Namun, sering muncul pertanyaan terkait metode mana yang lebih baik untuk dilakukan? Semuanya kembali lagi ke diri sendiri. Maka dari itu, artikel ini hadir untuk membantu Ladies mempertimbangkan prosedur mana yang bisa dipilih.

Pengertian

Waxing merupakan metode penghilangan rambut yang menggunakan lilin (wax), di mana lilin tersebut dipanaskan kemudian dioleskan ke rambut ke area yang tidak diinginkan. Setelah dioleskan dan menunggu hingga dingin, lilin ditarik dengan cepat dari kulit. Waxing akan menghilangkan folikel rambut hingga ke akarnya. Terdapat dua jenis lilin yang bisa dipakai:

1. Soft wax

Lilin jenis lunak terbuat dari rosin, minyak, dan bahan tambahan lainnya. Kemudian, soft wax harus diangkat menggunakan strip yang diletakkan di atas lilin setelah dioleskan. Tarikannya harus berlawanan dengan arah pertumbuhan rambut.

2. Hard wax

Lilin jenis keras terbuat dari lilin lebah, resin, dan minyak. Hard wax akan mengeras dengan sendirinya dan tidak perlu diangkat dengan menggunakan strip.

Di sisi lain, mencukur (shaving) merupakan metode penghilangan rambut dengan menggunakan pisau cukur (razor), di mana alat tersebut akan memotong rambut dari permukaan kulit, bukan dari akarnya. Pisau cukur ada yang jenisnya disposable dan listrik. Cukur merupakan prosedur yang lebih sering dipakai karena bisa dilakukan secara mandiri di rumah dan terjangkau.

Perbedaan Waxing dan Cukur

Shaving umumnya dilakukan pada area ketiak, kaki, atau garis bikini. Sementara itu, waxing lebih cocok digunakan untuk menghilangkan rambut di area bikini karena bisa mengurangi benjolan di kulit yang sensitif dan mampu mengeksfoliasi sehingga kulit mati dapat terangkat. Biasanya, waxing akan terasa lebih sakit daripada shaving. Berikut ini merupakan perbedaan lebih lengkap antara waxing dan cukur:

1. Waxing

  • Waxing membutuhkan alat yaitu lilin (soft atau hard) dan kertas strip.

  • Lilin digunakan untuk mengangkat rambut dari akarnya.

  • Area untuk waxing bisa dimana saja.

  • Tingkat kesakitannya sedang

  • Efek samping yang mungkin terjadi adalah iritasi, rambut tumbuh ke dalam, kemerahan, nyeri, ruam, muncul benjolan, alergi, infeksi, jaringan, parut, dan peka terhadap sinar matahari.

  • Hasilnya bertahan selama 3-4 minggu.

  • Bisa dilakukan hampir untuk semua jenis kulit dan semua jenis rambut.

  • Panjang rambut yang biasanya di wax adalah sekitar ¼.-½ inci atau 0,64-1,27 cm.

  • Biaya yang dikeluarkan berkisar antara ratusan ribu hingga jutaan jika dilakukan di klinik kecantikan atau salon.

Waxing lebih mahal namun hasilnya lebih tahan lama

2. Shaving

  • Shaving membutuhkan alat pisau cukur, bisa yang jenisnya sekali pakai atau electrical razor.

  • Pisau cukur digunakan untuk memangkas bagian permukaan rambut dari kulit.

  • Area untuk shaving biasanya merupakan area yang luas.

  • Tingkat kesakitannya sangat rendah.

  • Efek sampingnya meliputi gatal, luka goresan, terasa seperti terbakar, rambut tumbuh ke dalam, atau radang folikel rambut.

  • Hasilnya bertahan selama 3-7 hari.

  • Bisa dilakukan untuk semua jenis kulit (termasuk yang sensitif) dan semua jenis rambut.

  • Tidak ada batasan panjang rambut dalam mencukur.

  • Biaya yang dikeluarkan bisa di bawah Rp100.000 atau lebih tinggi jika menggunakan pisau cukur elektrik.

Shaving merupakan metode penghilangan rambut yang lebih sederhana dan terjangkau

Tips Waxing dan Shaving

Tidak semua orang handal dalam melakukan waxing. Oleh karena itu, jika masih pemula, maka pergilah ke klinik kecantikan, salon, atau layanan lainnya agar dapat diajarkan oleh orang yang berpengalaman mengenai langkah-langkah waxing dengan benar. Perhatikan suhu lilin yang digunakan, karena jika tidak, kulit bisa terbakar. Untuk mendapatkan hasil terbaik, memang disarankan untuk pergi saja ke salon.

Jika memiliki kulit yang sensitif, maka gunakanlah produk pelembab sebelum mencukur. Mencukur tidak disarankan jika kulit masih kering atau menggunakan sabun. Shaving akan lebih baik dilakukan setelah mandi atau berendam karena pori-pori kulit akan terbuka dan kulit lebih lembut. Cukurlah rambut searah dengan pertumbuhan rambut untuk menghindari tumbuhnya rambut ke dalam.

Itulah penjelasan terkait waxing dan shaving. Keduanya merupakan hal yang berbeda. Setelah mengetahui pengertian, perbedaan, dan tips-nya, semoga Ladies tidak bingung lagi harus pilih yang mana. Jika masih bingung pilih yang mana, cobalah lakukan keduanya untuk memutuskan mana prosedur yang lebih disukai. Temukan artikel menarik lainnya hanya di Newfemme!