Logo NewFemme
Apa Bedanya Flu Biasa Dengan COVID?

Apa Bedanya Flu Biasa Dengan COVID?

Kesehatan 79

Tak sedikit orang yang merasa kebingungan untuk membedakan gejala flu biasa dengan COVID-19. Sebelumnya, pilek, batu, dan hidung tersumbat dapat dengan mudah diidentifikasi sebagai gejala dari flu biasa. Akan tetapi setelah 2 tahun melalui pandemi, gejala-gejala tersebut kerap kali menimbulkan rasa panik karena khawatir disebabkan oleh infeksi virus COVID-19.

Apalagi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim pancaroba di Indonesia akan terjadi pada bulan Oktober yang biasanya dibarengi dengan meningkatnya risiko perkembangan virus dan bakteri akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh seseorang. Meskipun flu biasa dan COVID-19 memiliki gejala yang mirip, akan tetapi terdapat beberapa cara untuk membedakan keduanya.

Apa bedanya flu biasa dengan COVID-19?

COVID-19 merupakan penyakit yang diakibatkan oleh infeksi virus SARS-CoV-2. Virus tersebut dapat tersebar melalui droplet pernapasan ketika orang yang telah terinfeksi tengah batuk, bersin, atau berbicara. Sedangkan, flu biasa dapat disebabkan oleh infeksi berbagai jenis virus, seperti adenovirus dan coronovarisus (tentunya selain virus SARS-CoV-2, ya). Virus penyebab flu biasa juga dapat tersebar dari orang yang telah terinfeksi melalui udara maupun kontak fisik. 

Apa saja gejala umum dari flu biasa dan COVID-19?

Berikut merupakan gejala yang kerap muncul bersamaan dengan flu biasa:

  1. Hidung tersumbat

  2. Sakit tenggorokan

  3. Batuk

  4. Bersin

  5. Sakit kepala

  6. Badan nyeri

Sedangkan, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), COVID-19 biasanya ditandai dengan munculnya gejala berikut:

  1. Demam dan tubuh menggigil

  2. Batuk

  3. Kesulitan napas atau sesak napas

  4. Kelelahan

  5. Nyeri otot

  6. Sakit kepala

  7. Kehilangan indra penciuman dan perasa

  8. Hidung tersumbat 

  9. Diare

  10. Mual dan muntah

Jadi, bagaimana cara membedakan flu biasa dengan COVID-19?

Sulit untuk membedakan flu biasa dengan COVID-19 jika menilainya hanya dari gejala yang ditimbulkan, bahkan bagi seorang dokter sekalipun. Ada satu gejala yang menjadi pembeda di antara keduanya, yaitu hilangnya fungsi indra penciuman dan perasa. Meskipun demikian, tak jarang orang yang terpapar COVID-19 tidak mengalami gejala tersebut, sehingga cara terbaik untuk mengidentifikasinya adalah dengan melakukan tes COVID-19.

Meskipun tidak memberikan hasil seakurat tes PCR, tes antigen dapat digunakan sebagai identifikasi awal jika timbul gejala mirip COVID-19. Jika mendapatkan hasil tes negatif tapi kondisi flu tak kunjung sembuh atau bahkan semakin memburuk, coba untuk lakukan tes ulang.

Mengonsumsi makanan bergizi seimbang, mencukupi kebutuhan vitamin C, mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan tubuh, dan menerapkan pola hidup aktif merupakan beberapa tips yang dapat diterapkan untuk menjaga kesehatan tubuh pada musim pancaroba.

Tetapi, jika kamu mendapatkan hasil positif untuk tes COVID-19, penting untuk mengisolasi diri sendiri dari publik dan anggota keluarga di rumah untuk mengurangi risiko penyebaran virus. Jika gejala COVID-19 makin parah segera hubungi dokter atau petugas medis terdekat.

Baca artikel menarik lainnya hanya di Newfemme!

 

Sumber:

Miller, K. (2021). Cold Vs. COVID: How Do I Tell The Difference In Symptoms? Women's Health. [online]. https://www.womenshealthmag.com/health/a37911682/cold-vs-covid-symptoms/

Dirjen Yankes. (2022). Hadapi Musim Pancaroba Dengan Menerapkan Pola Hidup Bersih Dan Sehat. Direktorat Jenderal Pelayanan Keseahatan Kemenkes RI. [online]. https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1237/hadapi-musim-pancaroba-dengan-menerapkan-pola-hidup-bersih-dan-sehat

UPK Kemenkes RI. (2022). Tips Sehat Selama Musim Pancaroba. Unit Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI. [online]. https://upk.kemkes.go.id/new/tips-sehat-selama-musim-pancaroba