Logo NewFemme
Apa Saja Efek Samping dari Vaksin Booster COVID?

Apa Saja Efek Samping dari Vaksin Booster COVID?

Kesehatan 77

Ladies, apakah kamu sudah mendapatkan vaksin COVID dosis ketiga (booster)? Jika belum, ayo segerakan! Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menganjurkan warga negara Indonesia diatas usia 18 tahun untuk bisa mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster), terutama bagi kelompok lanjut usia dan penderita imunokompromais.

Meskipun vaksinasi primer (dosis pertama dan kedua) telah mampu menurunkan jumlah penderita, tingkat hunian rumah sakit, dan angka kematian akibat COVID, akan tetapi masyarakat tetap dapat terpapar COVID mengingat adanya penurunan antibodi pada enam bulan setelah mendapatkan vaksinasi primer dosis lengkap. Pemberian vaksin booster dapat meningkatkan proteksi individu terhadap virus, terutama pada kelompok masyarakat rentan. 

Apa saja efek samping dari vaksin booster?

Efek samping vaksin booster bersifat variatif, ada yang merasakannya sampai beberapa hari setelah suntikan tapi ada juga yang tidak mendapatkan efek samping sama sekali. Pada dasarnya, formula vaksin yang disuntikan pada dosis ketiga sama dengan formula yang dipakai pada vaksinasi primer. Sehingga efek samping yang dapat muncul juga tidak akan jauh berbeda. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Nyeri pada titik suntikan

  2. Rasa lelah dan lemas

  3. Demam

  4. Nyeri otot dan pegal-pegal

  5. Mual dan muntah

  6. Diare

  7. Panas dingin

Berapa lama efek samping vaksin booster bertahan?

Sama seperti vaksinasi dosis pertama dan kedua, kamu mungkin akan aman-aman saja sesaat setelah mendapatkan suntikan vaksin booster. Efek samping biasanya akan muncul beberapa jam setelahnya atau keesokan harinya.

Efek samping ini dapat berlangsung hingga 48-72 jam. Pegal-pegal dan nyeri otot menjadi efek samping yang paling cepat dirasakan, yaitu satu jam setelah suntikan. Tingkat keparahan efek samping dipengaruhi oleh kondisi imun seseorang. 

Apakah ada efek jangka panjang dari vaksin booster?

Menurut penelitian terbaru dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), tidak terdapat laporan adanya efek samping jangka panjang setelah mendapatkan suntikan vaksin COVID dosis ketiga. Perlu diingat bahwa efek samping yang hanya bertahan tiga hari adalah harga yang sangat murah jika dibandingkan dengan biaya perawatan di rumah sakit akibat komplikasi virus COVID itu sendiri. 

Apa yang bisa dilakukan untuk meringankan efek samping yang muncul?

Secara umum, orang yang akan menerima vaksinasi disarankan untuk minum air dalam jumlah yang banyak dan tetap menjaga asupan air hingga setelahnya. Kamu juga bisa menggunakan es atau handuk basah untuk meringankan nyeri pada titik suntikan. Obat seperti acetaminophen dan ibuprofen dapat menjadi pilihan untuk dikonsumsi guna meringankan gejala efek samping yang muncul. 

Meskipun terdapat kasus langka munculnya myocarditis (inflamasi pada otot jantung) dan pericarditis (inflamasi pada luaran jantung) yang terjadi setelah seseorang mendapatkan vaksin kedua, tapi badan kesehatan menekankan bahwa manfaat kesehatan yang diberikan oleh rangkaian program vaksinasi jauh lebih besar dari potensi risiko yang diketahui. Untuk itu, jangan ragu untuk melengkapi vaksinasimu hingga dosis ketiga, Ladies.

Baca juga artikel kesehatan lainnya hanya di Newfemme!

 

Sumber:

Benton, E. (2021). These Are The COVID Vaccine Booster Shot Side Effects You Might Experience (If Any!). Women's Health. [online]. https://www.womenshealthmag.com/health/a38518074/covid-vaccine-booster-shot-side-effects/

Humas Kemenkes. (2022). Kemenkes Terbitkan Edaran Pelaksanaan Vaksinasi Booster. Kemenpanrb RI. [online]. https://menpan.go.id/site/berita-terkini/kemenkes-terbitkan-edaran-pelaksanaan-vaksinasi-booster