Logo NewFemme
Pengaruh Posisi Tidur Terhadap Kesehatan Tubuh

Pengaruh Posisi Tidur Terhadap Kesehatan Tubuh

Kesehatan 112

Kita semua tahu bahwa kurang tidur bisa membuat tubuh terasa lemas dan tidak bertenaga. Namun jika kita sudah mencukupi durasi tidur yang direkomendasikan, yaitu 7-8 jam bagi orang dewasa, tapi masih tetap tidak merasa segar ketika bangun di pagi hari, maka perlu dilakukan evaluasi untuk mencari akar masalahnya.

Posisi tidur mungkin menjadi salah satu penyebabnya. Posisi tidur mempengaruhi seluruh tubuh kita mulai dari otak hingga sistem pencernaan. Untuk itu, pada artikel ini akan dibahas dampak posisi tidur menyamping, telentang, dan tengkurap terhadap kesehatan tubuh kita. 

Tidur Menyamping

Tidur dengan posisi menyamping ke kiri merupakan posisi tidur dengan jumlah manfaat paling banyak. Salah satu diantaranya adalah membantu proses pencernaan selama tidur. Ketika tidur dengan posisi menyamping ke kiri, gravitasi dapat membantu pergerakan kotoran dalam usus besar sehingga lebih mudah dikeluarkan saat buang air besar di pagi hari.

Beberapa manfaat tidur menyamping lainnya adalah sebagai berikut:

  1. Mengurangi heartburn alias GERD (gastroesophageal reflux disease).

GERD merupakan kondisi ketika seseorang mengalami refluks asam (naiknya isi perut kembali ke kerongkongan) lebih dari dua kali seminggu. Posisi tidur yang menyamping ke kiri menempatkan perut beserta cairannya lebih rendah daripada kerongkongan selama kita tertidur.

  1. Meningkatkan kesehatan otak.

Disadari atau tidak, ternyata otak kita juga menghasilkan kotoran. Tidur dengan posisi menyamping, dipercaya dapat membantu tubuh membersihkan kotoran tersebut. Pembersihan ini dapat membantu mengurangi risiko penyakit Alzheimer, Parkinson, dan penyakit saraf lainnya.

  1. Mengurangi dengkuran dan sleep apnea.

Tidur dengan posisi menyamping menjaga lidah untuk tidak jatuh ke dalam tenggorokan dan memastikan aliran udara tidak tertutup selama kita tidur.

Tidur Terlentang

Posisi tidur terlentang mungkin merupakan posisi tidur yang paling dasar dan paling sering diterapkan oleh kebanyakan orang. Manfaat tidur terlentang diantaranya adalah menjaga posisi tulang belakang kita sejajar saat tidur.

Selain itu, posisi terlentang juga dapat mengurangi tekanan pada bahu atau rahang dan mengurangi sakit pada kepala yang terasa kencang. Tidur telentang juga dapat mengurangi rasa tidak nyaman dengan mengurangi tekanan dan nyeri akibat cedera atau kondisi kronis lainnya. Berikut merupakan kondisi lain yang dapat diringankan dengan posisi tidur terlentang:

  1. Sakit pinggul

  2. Sakit lutut

  3. Arthritis atau radang sendi

  4. Bursitis

  5. Fibromyalgia

  6. Hidung tersumbat

Tidur Tengkurap

Tengkurap atau telungkup adalah posisi berbaring dengan perut di bagian bawah. Posisi tidur ini sangat tidak direkomendasikan untuk diterapkan. Manfaat satu-satunya dari posisi tidur tengkurap adalah posisi ini dapat membantu aliran udara terbuka dan mengurangi dengkuran atau sleep apnea.

Tapi posisi tidur menyamping merupakan pilihan yang lebih baik. Posisi tidur tengkurap berpotensi dapat menyebabkan sakit punggung dan sakit leher karena tulang belakang harus bekerja lebih keras untuk menahan beban tubuh selama tidur. 

Mengubah posisi tidur mungkin bukanlah suatu hal yang mudah, mengingat posisi tidur merupakan hal yang sudah mendarah daging selama bertahun-tahun. Tetapi, penempatan bantal dengan posisi yang berbeda dapat dilakukan sebagai langkah pertama untuk melakukan perubahan tersebut. 

Baca artikel menarik lainnya hanya di Newfemme!

 

Sumber:

Chesak, J. & Weatherspoon, D. (2018). How These 3 Sleep Positions Affect Your Gut Health. Healthline. [online]. https://www.healthline.com/health/healthy-sleep/sleep-effects-digestion