Logo NewFemme
Lagi Hamil? Ayo Cek Lagi Skincare dan Kosmetik Kamu!

Lagi Hamil? Ayo Cek Lagi Skincare dan Kosmetik Kamu!

Kecantikan 102

Kalau kamu adalah wanita yang sedang hamil atau menyusui, coba stop dulu sekarang dan coba cek kosmetik dan skincare kamu! Buat apa? hmmm.. Ternyata kosmetik dan juga skincare mengandung beberapa bahan yang sebaiknya tidak digunakan saat hamil karena bisa membahayakan bagi janin lho, ladies! Karena ternyata kulit dapat menyerap sekitar 60% dari bahan kosmetik. Tenang, kamu bisa pakai lagi kalau nanti sudah gak menyusui. Atau kalau memang terlalu lama sedangkan kamu takut kadaluarsa dan tidak layak pakai, kamu bisa sumbangkan ke adik, saudara atau mungkin teman yang tidak sedang mengandung dan menyusui. Terus apa aja sih bahan-bahan dalam kosmetik dan skincare yang perlu dihindari saat hamil? Berikut adalah beberapa bahannya:

  1. Paraben

Bahan pengawet yang digunakan untuk bedak dan lipstick supaya mencegah tumbuhnya bakteri. Coba kalau kamu cek di label kosmetik kamu ada tulisan propylparabenbutylparabenisopropylparaben, dan methylparabens. Itu artinya produk tersebut menggunakan paraben. Paraben menyebabkan gangguan perkembangan tubuh seperti sistem reproduksi, neurologis, hingga kekebalan tubuh bayi.

  1. Diazolidinyl Urea

Kandungan ini biasanya terdapat pada produk mascara. Sayangnya, bahan ini beresiko menyebabkan kelahiran premature dan kelainan kongenital pada bayi yang masih ada di kandungan.

  1. Oxybenxone

Sering ditemukan pada prduk sunscreen. Bahaya menggunakan produk ini saat hamil dapat mengganggu keseimbangan hormone kehamilan. Kandungan ini juga berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan pada janin dan bumil.

  1. Retinol

Gak asing ya? Produk yang sering ditemukan pada skincare dan juga kosmetik ternyata cukup berbahaya digunakan oleh ibu hamil. Kenapa? Pemakaian retinol beresiko menyebabkan keguuran dan kelainan kongenital pada bayi. Nama yang sering ditulis pada label produk adalah etinyl palmitateretinyl acetateretinoic acid dan tretinoin

Lumayan juga yah? Ada baiknya konsultasi dengan dokter kandungan jika memang ragu atau ingin bertanya lebih lanjut tentang pemakaian skincare dan kosmetik untuk berjaga-jaga.