Logo NewFemme
Manfaat Menyusui untuk Ibu dan Bayi

Manfaat Menyusui untuk Ibu dan Bayi

Kesehatan 63

Air susu ibu (ASI) merupakan asupan terbaik yang dapat diberikan oleh ibu untuk memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi sang bayi. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia merekomendasikan untuk memberikan ASI eksklusif hingga bayi berusia 6 bulan. Pemberian ASI tetap dilanjutkan hingga bayi berusia 6 bulan tetapi dibarengi dengan makanan pendamping ASI (MP-ASI) untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi yang makin bertambah.

Manfaat ASI bagi Bayi

Selain untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian, berikut merupakan manfaat ASI yang dapat diperoleh sang bayi:

  1. Mengurangi infeksi.

Diketahui bahwa anak yang menerima ASI semasa bayi akan memiliki catatan infeksi yang lebih sedikit selama masa kanak-kanank. Infeksi yang dimaksud seperti infeksi telinga, pernapasan, dan pencernaan serta mengalami lebih sedikit demam.

  1. Memberikan imunitas yang lebih baik terhadap virus dan bakteri.

Pada ASI ditemukan kandungan imunoglobulin dari ibu yang merupakan protein yang diproduksi oleh sel dalam sistem kekebalan tubuh untuk melawan alergen, bakteri, serta virus penyebab penyakit. Protein tersebut dapat menguatkan sistem imun bayi.

  1. Mengurangi risiko sudden infant death syndrome (SIDS).

SIDS merupakan kematian mendadak pada bayi dibawah satu tahun yang susah dicari penyebabnya. ASI dapat mengurangi risiko SIDS bagi pagi dibawah satu bulan dan satu satu tahun.

  1. Memiliki berat badan yang sehat.

Bayi yang menerima ASI memiliki peluang lebih sedikit untuk mengalami obesitas selama masa kanak-kanak jika dibandingkan dengan bayi yang hanya menerima susu formula.

  1. Mengurangi risiko diabetes.

ASI dapat mengurangi risiko bayi untuk terkena diabetes tipe 1 dan tipe 2.

  1. Dapat memenuhi kebutuhan nutrisi.

Kebutuhan jumlah nutrisi bayi akan berubah-ubah sesuai dengan fase tumbuh kembang bayi terutama pada tahun pertama. Untuk itu, produksi ASI dari ibu secara alami juga akan mengalami penyesuaian.

Manfaat Menyusui untuk Ibu

Manfaat dari pemberian ASI tidak hanya dirasakan oleh bayi, akan tetapi juga akan dirasakan oleh ibu. Berikut merupakan manfaat menyusui bagi sang ibu:

  1. Mempercepat pemulihan pasca kehamilan dan persalinan.

Selama menyusui, tubuh akan melepaskan hormon oxytocin dalam jumlah yang besar. Hormon tersebut dapat meningkatkan kontraksi rahim sehingga dapat membantu rahim kembali ke ukuran sebelum kehamilan.

  1. Membantu menurunkan berat badan pasca kehamilan.

Diketahui bahwa ibu yang menyusui dapat menurunkan lebih banyak berat badan jika dibandingkan dengan ibu yang tidak menyusui. 

  1. Mengurangi risiko depresi.

Ibu juga dapat menurunkan risiko depresi pasca persalinan dengan menyusui bayi mereka.

  1. Menurunkan risiko beberapa jenis kanker.

Semakin lama periode menyusui dilakukan, maka semakin kecil risiko juga risiko kanker payudara dan kanker ovarium.

  1. Menurunkan risiko beberapa masalah kesehatan.

Sebuah studi menunjukkan bahwa ibu yang menyusui selama 1-2 tahun memiliki risiko 10-50% lebih rendah terhadap beberapa masalah kesehatan, seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, kolesterol, radang sendi, dan tekanan darah tinggi.

Susu formula dapat menjadi alternatif untuk diberikan kepada bayi jika terdapat kondisi yang tidak memungkinkan untuk ibu memberikan ASI secara langsung. Meskipun kandungan nutrisinya sama persis dengan ASI, akan tetapi susu formula memiliki berbagai kandungan vitamin, mineral, protein, lemak, dan karbohidrat yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh dan berkembang.

Berikan rentang waktu pemberian susu formula yang sesuai karena bayi membutuhkan waktu yang lebih lama untuk memproses susu formula jika dibandingkan dengan ASI.

Baca juga artikel-artikel menarik lainnya di Newfemmesi paling mengerti wanita!


Sumber:

Holland, K. & Nwadike, V. R. (2019). Guide to Breastfeeding: Benefits, How to, Diet, and More. Healthline. [online]. https://www.healthline.com/health/parenting/breastfeeding 

Mayo Clinic Staff. (2022). Sudden infant death syndrome (SIDS). Mayo Clinic. [online]. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/sudden-infant-death-syndrome/symptoms-causes/syc-20352800 

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2014 Tentang Pedoman Gizi Seimbang