Logo NewFemme
Mengapa Kita Harus Melakukan Pemanasan Sebelum Berolahraga?

Mengapa Kita Harus Melakukan Pemanasan Sebelum Berolahraga?

Kesehatan 140

Ladies, apakah kamu sudah memiliki kebiasaan melakukan pemanasan sebelum berolahraga? Melewatkan pemanasan atau warmup dapat meningkatkan risiko cedera dan memberikan beban yang berlebih pada otot. Entah itu latihan kardio, angkat beban, atau olahraga beregu, perlu bagi kita untuk menyisihkan beberapa menit guna menyiapkan otot-otot yang nantinya akan digunakan.

Apa saja manfaat melakukan pemanasan sebelum berolahraga?

Pemanasan sebelum melakukan olahraga dapat menyiapkan tubuh untuk melakukan aktivitas berat dan dapat meningkatkan performa jika dilakukan dengan benar. Berikut merupakan beberapa manfaat dari pemanasan sebelum berolahraga:

  1. Meningkatkan fleksibilitas

Dengan melatih tubuh bergerak secara lebih fleksibel, maka akan memudahkan kita untuk melakukan gerakan olahraga secara tepat. 

  1. Mengurangi risiko cedera

Melakukan pemanasan dapat membuat otot menjadi lebih rileks sehingga dapat menurunkan risiko cedera.

  1. Meningkatkan aliran darah dan oksigen

Memiliki lebih banyak aliran darah dapat membantu otot mendapatkan nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan sebelum melakukan olahraga dengan intensitas tinggi.

  1. Meningkatkan performa olahraga

Penelitian menyebutkan bahwa dengan melakukan pemanasan, kita dapat mengeksekusi gerakan olahraga secara lebih efektif.

  1. Mengurangi beban dan nyeri pada otot

Otot yang telah rileks dan siap membiarkan kita bergerak secara lebih mudah dengan lebih sedikit kekakuan atau nyeri.

Jenis Pemanasan

    Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, kita harus melakukan pemanasan secara benar dan tepat. Secara umum, terdapat dua jenis pemanasan, yaitu dynamic warmup dan static stretching.

  1. Dynamic warm-up

Dynamic warm-up adalah pemanasan dengan gerakan-gerakan aktif menyerupai gerakan olahraga yang akan dilakukan. Dynamic warm-up dilakukan sebelum memulai sesi olahraga untuk menyiapkan melakukan aktivitas dengan intensitas yang lebih tinggi. Dynamic warm-up dapat membantu kita melatih kekuatan, mobilitas, dan koordinasi yang semua faktor tersebut dapat membantu kita meningkatkan performa olahraga.

  1. Static stretching

Static stretching terdiri dari peregangan yang dilakukan dengan menahan pose tertentu selama beberapa saat untuk menarik dan melemaskan otot-otot tubuh. Static stretching paling efektif dilakukan pada akhir sesi olahraga.

Mengapa pemanasan tidak melakukan meningkatkan performa?

Berdasarkan kesimpulan dari beberapa penelitian, sebanyak 79% orang melaporkan bahwa mereka merasakan peningkatan performa sebesar 1-20% jika mengawali sesi olahraga dengan pemanasan. Meskipun begitu, penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa pemanasan tidak akan selalu meningkatkan performa olahraga. Berikut beberapa alasannya:

  1. Pemanasan yang dilakukan tidak sesuai dengan olahraga.

  2. Pemanasan dilakukan terlalu singkat.

  3. Pemanasan dilakukan secara berlebihan dan menghabiskan energi. 

  4. Rentang waktu antara pemanasan dan sesi olahraga terlalu lama.

Bagi kebanyakan orang, terutama selain atlet, 10 menit merupakan waktu yang cukup untuk digunakan sebagai sesi pemanasan sebelum berolahraga. Lakukan pemanasan secara perlahan dan tingkatkan intensitas secara berkala hingga mengeluarkan sedikit keringat tanpa menghabiskan terlalu banyak energi. Lakukan pemanasan dengan jarak waktu sedekat mungkin dengan sesi olahraga yang akan dijalani. 

Baca juga artikel menarik lainnya hanya di Newfemme!

 

Sumber:

Sachdev, P. (2021). Benefits of Warm-Up Exercises. WebMD. [online]. https://www.webmd.com/fitness-exercise/benefits-of-warmup-exercises

Cronkleton, E. & Bubnis, D. (2019). 6 Warmup Exercises to Help Boost Your Workout. Healthline. [online]. https://www.healthline.com/health/fitness-exercise/warm-up-exercises