Logo NewFemme
Perbedaan Gejala Depresi pada Pria, Wanita, dan Anak yang Perlu Kamu Ketahui!

Perbedaan Gejala Depresi pada Pria, Wanita, dan Anak yang Perlu Kamu Ketahui!

Kesehatan 84

Dewasa ini, perhatian terhadap pentingnya kesehatan mental semakin besar. Oleh karena itu, di artikel ini, kita akan membahas sedikit tentang depresi, salah satu masalah kesehatan mental yang sering ditemukan. Simak ya, Ladies!

Apa itu depresi?

Depresi termasuk ke dalam salah satu jenis gangguan mood, dimana diartikan sebagai sebagai perasaan sedih, kehilangan, atau kemarahan yang mengganggu aktivitas sehari-hari seseorang, misalnya dengan menurunnya produktivitas. Depresi seringkali dianggap tidak ada bedanya. Nyatanya, meskipun depresi dan kesedihan memiliki beberapa ciri yang sama, depresi berbeda dari kesedihan.

Depresi melibatkan kebencian pada diri sendiri atau kehilangan harga diri, sedangkan kesedihan tidak. Dalam kesedihan, emosi positif dan kenangan bahagia dari almarhum biasanya menyertai perasaan sakit emosional. Sedangkan, pada depresi, perasaan sedih bersifat konstan. Depresi juga dapat mempengaruhi beberapa kondisi kesehatan. Kondisi kesehatan yang bisa bertambah buruk karena depresi meliputi:

  • Asma
  • Penyakit kardiovaskular
  • Kanker
  • Diabetes
  • Obesitas
  • Radang sendi

Penting untuk disadari bahwa merasa sedih adalah bagian normal dari kehidupan. Tetapi, jika perasaan sedih atau putus asa dialami secara teratur, kamu perlu menanggapinya dengan lebih serius karena hal tersebut dapat memburuk jika tidak diberikan perawatan yang tepat.

Gejala depresi

Depresi, terutama dalam tingkat berat, dapat menyebabkan berbagai gejala yang mempengaruhi suasana hati maupun keadaan tubuhmu. Tidak semua orang akan mengalami gejala depresi yang sama. Gejala dapat bervariasi tergantung dengan tingkat keparahan, seberapa sering terjadi, dan berapa lama berlangsung. Gejala ini juga dapat datang dan pergi. Berikut beberapa tanda dan gelaja depresi yang umum ditemui:

  • Merasa sedih, cemas, atau "kosong"
  • Merasa putus asa, tidak berharga, dan pesimis
  • Banyak menangis
  • Merasa terganggu, kesal, atau marah
  • Kehilangan minat pada hobi dan minat yang biasanya dinikmati
  • Penurunan energi atau kelelahan
  • Kesulitan berkonsentrasi, mengingat, atau membuat keputusan
  • Bergerak atau berbicara lebih lambat
  • Kesulitan tidur, bangun pagi, atau tidur berlebihan
  • Nafsu makan atau perubahan berat badan
  • Sakit fisik kronis tanpa penyebab yang jelas yang tidak membaik dengan pengobatan (sakit kepala, sakit atau nyeri, masalah pencernaan, kram)
  • Pikiran tentang kematian, bunuh diri, melukai diri sendiri, atau upaya bunuh diri

Jika kamu mengalami beberapa dari tanda dan gejala di atas hampir setiap hari selama minimal 2 minggu, kamu perlu memeriksakan dirimu lebih lanjut kepada tenaga medis yang berwenang seperti psikolog atau psikater.

Gejala depresi secara umum juga berbeda antara pria, wanita, remaja, dan anak-anak, baik dari aspek perubahan suasana hati, kesejahteraan emosional, perilaku, kemampuan kognitif, pola tidur, dan lainnya. Berikut berbedaannya.

Pria mungkin mengalami gejala yang berkaitan dengan:

  • Perubahan suasana hati, seperti kemarahan, agresivitas, lekas marah, kecemasan, atau kegelisahan
  • Penurunan kesejahteraan emosional, seperti merasa kosong, sedih, atau putus asa
  • Perubahan perilaku, seperti kehilangan minat, tidak lagi menemukan kesenangan dalam kegiatan favorit, merasa mudah lelah, pikiran untuk bunuh diri, minum berlebihan, dan lain-lain
  • Penurunan minat seksual, seperti berkurangnya hasrat seksual atau kurangnya kinerja seksual
  • Penurunan kemampuan kognitif, seperti ketidakmampuan berkonsentrasi, kesulitan menyelesaikan tugas, atau respons yang tertunda selama percakapan
  • Perubahan pola tidur, seperti insomnia, tidur gelisah, kantuk berlebihan, atau tidak tidur sepanjang malam
  • Penurunan kesejahteraan fisik, seperti kelelahan, nyeri, sakit kepala, atau masalah pencernaan

Sedangkan wanita mungkin mengalami gejala yang berkaitan dengan:

  • Perubahan suasana hati, seperti lekas marah
  • Penurunan kesejahteraan emosional, seperti merasa sedih atau kosong, cemas, atau putus asa
  • Perubahan perilaku, seperti kehilangan minat dalam kegiatan, menarik diri dari keterlibatan sosial, atau pikiran untuk bunuh diri
  • Penurunan kemampuan kognitif, seperti berpikir atau berbicara lebih lambat
  • Perubahan pola tidur, seperti sulit tidur sepanjang malam, bangun lebih awal, atau tidur terlalu banyak
  • Penurunan kesejahteraan fisik, seperti penurunan energi, kelelahan yang lebih besar, perubahan nafsu makan, perubahan berat badan, sakit, nyeri, sakit kepala, atau kram meningkat

Terakhir, anak-anak mungkin mengalami gejala yang terkait dengan:

  • Perubahan suasana hati, seperti lekas marah, marah, perubahan suasana hati yang cepat, atau menangis
  • Penurunan kesejahteraan emosional, seperti perasaan tidak kompeten (mis., "Saya tidak dapat melakukan apa pun dengan benar") atau putus asa, menangis, atau kesedihan yang mendalam
  • Perubahan perilaku, seperti mendapat masalah di sekolah atau menolak pergi ke sekolah, menghindari teman atau saudara kandung, pikiran tentang kematian atau bunuh diri, atau menyakiti diri sendiri
  • Penurunan kemampuan kognitif, seperti kesulitan berkonsentrasi, penurunan kinerja sekolah, atau perubahan nilai
  • Perubahan pola tidur, seperti sulit tidur atau terlalu banyak tidur
  • Penurunan kesejahteraan fisik, seperti kehilangan energi, masalah pencernaan, perubahan nafsu makan, atau penurunan atau penambahan berat badan

Setelah mengetahui gejala depresi baik secara umum, maupun pada pria, wanita, dan anak-anak, semoga kamu bisa lebih aware ya, Ladies, terhadap keadaan mental orang-orang disekitarmu!

 

Sumber:

Higuera, V & Saripalli, V. (2021). Everything You Need to Know About Depression (Major Depressive Disorder). Healthline. [online]. https://www.healthline.com/health/depression