Logo NewFemme
Sakit Kepala Pada Ibu Hamil: Apakah Berbahaya?

Sakit Kepala Pada Ibu Hamil: Apakah Berbahaya?

Kehamilan 96

Ladies, apakah kamu sering merasakan sakit kepala selama masa kehamilan? Tenang, kamu tidak sendiri. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa sebanyak 39% ibu hamil merasakan sakit kepala saat tengah hamil. Jenis sakit kepala yang paling sering dijumpai adalah sakit kepala primer alias sakit kepala yang tidak diikuti kondisi kesehatan lain. Gejala yang umum dijumpai adalah sakit kepala berdenyut, rasa mual, melihat garis atau kilatan cahaya, serta rasa nyeri pada salah satu atau kedua ujung mata.

Penyebab Sakit Kepala Pada Ibu Hamil

Penyebab sakit kepala pada ibu hamil bisa berbeda sesuai dengan usia kandungan saat itu. Meskipun umumnya tidak berbahaya, akan tetapi jangan sepelekan sakit kepala karena bisa jadi merupakan gejala kondisi kesehatan yang lain.

  1. Trimester pertama

Tension headache atau sakit kepala tegang merupakan tipe sakit kepala yang kerap dijumpai pada trimester pertama masa kehamilan. Hal ini disebabkan perubahan yang terjadi pada tubuh selama masa awal kehamilan. Perubahan yang dimaksud adalah perubahan hormon, naiknya volume darah dalam tubuh, dan perubahan berat badan. Selain itu, sakit kepala pada periode ini juga bisa disebabkan oleh dehidrasi, stres, kekurangan tidur, asupan nutrisi yang kurang, atau sensitivitas terhadap cahaya. 

  1. Trimester kedua dan ketiga

Pada periode tengah hingga akhir kehamilan, sakit kepala umumnya disebabkan oleh berat badan ekstra yang didapatkan selama masa kehamilan, perubahan postur tubuh, kekurangan tidur, otot yang kencang, pola makan yang kurang baik, hingga tekanan darah tinggi.

  1. Tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi merupakan kondisi yang kerap ditemui pada ibu hamil. Jika dibiarkan, tekanan darah tinggi dapat menempatkan ibu dan bayi pada posisi komplikasi yang serius. Tekanan darah tinggi pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko stroke, preeklampsia, eklampsia, asupan oksigen rendah untuk bayi, kelahiran premature, hingga bayi lahir dengan berat badan rendah.

Cara Mengatasi Sakit Kepala Pada Ibu Hamil

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meredakan sakit kepala pada ibu hamil. Namun, hal ini tergantung dengan frekuensi serta tingkat keparahan yang dirasakan.

  1. Menggunakan metode kompres dingin. Tempelkan es yang telah dibalut kain atau handuk pada area kepala yang dirasa nyeri. Kompres selama 15 menit dan ulangi kembali jika memang dibutuhkan.

  2. Beristirahatlah pada ruangan yang tenang dan temaram untuk memberikan waktu tubuh meredakan sakit kepala, terutama jika diakibatkan perubahan sinar cahaya yang drastis.

  3. Minum air putih secara rutin agar tubuh selalu terhidrasi dengan baik.

  4. Hindari stres.

  5. Rutin berolahraga merupakan hal yang bisa kamu lakukan untuk mencegah datangnya sakit kepala selama kehamilan. Bijaklah memilih olahraga yang aman bagi ibu hamil seperti berjalan, berenang, dan yoga.

  6. Sakit kepala pada ibu hamil juga bisa diredakan dengan konsumsi obat, seperti paracetamol. Akan tetapi, konsultasikan dulu obat-obatan yang akan kamu konsumsi pada dokter agar mengetahui efek samping dari obat yang berkaitan.

Segera hubungi dokter jika kamu merasakan sakit kepala yang disertai dengan demam, muntah-muntah, pandangan yang kabur, rasa nyeri yang parah, kejang-kejang, atau sakit kepala yang tak kunjung hilang setelah beberapa jam. Hal ini dibutuh dilakukan agar sakit kepala dapat ditangani secara cepat dan tepat tanpa harus menempatkan ibu dan bayi berada dalam posisi yang berisiko.

Jangan lupa untuk membaca artikel kesehatan lainnya hanya di Newfemme!

 

Sumber:

Iftikhar, M. & Weatherspoon, D. (2019). Headache During Pregnancy: What You Need to Know. Healthline. [online]. https://www.healthline.com/health/pregnancy/headache-during-pregnancy 

Taylor, R.B. & Martini, R. (2020). Migraine Headaches and Pregnancy. WebMD. [online]. https://www.webmd.com/migraines-headaches/migraine-headaches-and-pregnancy#1