Logo NewFemme
Kenali Lemak Baik dengan Sejumlah Manfaatnya

Kenali Lemak Baik dengan Sejumlah Manfaatnya

Kesehatan 76

Tidak perlu under estimate dengan lemak, dalam kadar yang sesuai merupakan salah satu zat yang sangat dibutuhkan tubuh. Kolaborasi lemak bersama zat gizi lainnya, membantu menjaga kesehatan dan melancarkan metabolisme tubuh secara optimal.

Lemak termasuk dalam makronutrisi, di samping protein dan karbohidrat. Perpaduan yang pas dalam tubuh, mempunyai porsi yang lebih besar daripada kehadiran vitamin dan mineral.

 

Jenis Lemak

Lemak yang memberikan manfaat bagi kesehatan sering diistilahkan dengan lemak baik. Sebaliknya, lemak yang memicu gangguan kesehatan disebut dengan lemak jahat. Meskipun, lemak jahat punya peran juga dalam mendukung kesehatan, selama kadarnya tidak berlebihan.

Lemak dibedakan menjadi dua yaitu:

1. Lemak jenuh

Lemak jenuh adalah lemak yang disibut dengan lemak jahat, karena dalam kadar yang berlebihan dapat mengganggu kesehatan yaitu meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

2. Lemak tak Jenuh

Lemak tak jenuh atau lemak baik terbagi lagi menjadi dua yaitu:

  • Lemak tak jenuh tunggal

Lemak tak jenuh tunggal termasuk dalam jenis lemak yang sehat karena dalam kadar yang sesuai, lemak ini bisa menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menjaga kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh sehingga menjaga kesehatan jantung serta pembuluh darah.

  • Lemak tak jenuh ganda

Lemak tak jenuh ganda juga termasuk dalam jenis lemak sehat yang dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh, seperti asam lemak omega-3 dan omega-6.

sumber: pexels.com

Manfaat Lemak Baik

Lemak baik dalam kadar seimbang atau normal memberikan manfaat diantaranya:

  • Mengurangi faktor risiko penyakit jantung, karena asupan lemak tak jenuh tunggal yang tinggi dapat menurunkan kadar kolesterol darah dan trigliserida.

  • Meningkatkan sensitivitas insulin, pada orang yang memiliki atau tidak memiliki kadar gula darah tinggi 

  • Menurunkan risiko berrkembangnya sel kanker, terutama pada kanker payudara dan kanker kolorektal

  • Mengurangi risiko kanker ovarium

  • Membantu menurunkan berat badan

Sebuah penelitian dari Women’s Health Initiative (WHI) telah membuktikannya pada lebih dari 38.000 wanita pasca-menopause. Secara acak, diambil data untuk memastikan sejauh mana pengaruh makanan rendah lemak dan makanan yang biasa dikonsumsi terhadap perkembangbiakan sel kanker.

Hasilnya menunjukkan bahwa diet makanan rendah lemak menurunkan risiko yang cukup signifikan pada kanker payudara dan kolorektal secara keseluruhan.

Dipilih responden yang awalnya terbiasa konsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi, diganti dengan makanan rendah lemak.

Setiap zat gizi akan berkaitan dengan zat lainnya dalam tubuh. Sehingga, ketika salah satu mengalami penurunan atau peningkatan kadar, maka terjadi ketidak seimbangan. Hal ini menyebabkan gangguan metabolisme dan menyebabkan masalah dalam kesehatan.

Pastikan kadar masing-masing zat gizi dalam tubuh sesuai yang dibutuhkan, cek dengan aplikasi demi nyaman dan aman, aktivitas sehari-hari tidak terganggu.