Logo NewFemme
Risiko, Penyebab, dan Cara Mengatasi Berat Badan Kurang

Risiko, Penyebab, dan Cara Mengatasi Berat Badan Kurang

Kesehatan 120

Menurut Centers for Disease Control and Prevention, kekurangan berat badan sekitar dua kali lebih umum di kalangan wanita dibandingkan dengan pria. Untuk menambah berat badan dengan lebih sehat, kita perlu meningkatkan jumlah massa otot dibandingkan lemak perut yang tidak sehat.

Hal ini karena persentase lemak tubuh yang tinggi dapat meningkatkan kemungkinan terkena diabetes tipe 2 dan masalah kesehatan lainnya, bahkan jika tidak mengalami kelebihan berat badan. Kita juga perlu mengkonsumsi lebih banyak makanan padat gizi dan menjalani gaya hidup sehat dengan berolahraga, tidur yang cukup, dan mengurangi stress.

Mengapa menambah berat badan itu penting?

Beberapa individu mungkin secara alami mengalami kekurangan berat badan karena genetika atau metabolisme yang cepat. Namun, kekurangan berat badan juga bisa menjadi indikasi gizi buruk atau kondisi kesehatan tertentu.

Apa yang dimaksud dengan berat badan kurang?

Kekurangan berat badan atau kurus didefinisikan sebagai orang yang memiliki Indeks Massa Tubuh (IMT) di bawah 18,5. Namun, perlu diingat bahwa skala IMT hanya melihat berat dan tinggi badan serta tidak memperhitungkan massa otot, sehingga orang dapat secara alami kurus tetapi tetap sehat. Menjadi kurus menurut skala ini tidak berarti seseorang memiliki masalah kesehatan.

Risiko kesehatan terkait dengan berat badan kurang

Individu yang kurus secara klinis dikatakan memiliki risiko kematian hampir dua kali lipat dibandingkan dengan individu yang obesitas. Selain itu, penelitian lain menunjukkan bahwa tingkat kesehatan turun secara signifikan pada individu dengan berat badan rendah setelah usia 38 tahun.

Kekurangan berat badan dapat merusak fungsi kekebalan tubuh, meningkatkan risiko infeksi, serta menyebabkan osteoporosis dan masalah kesuburan. Orang yang kekurangan berat badan lebih berisiko terkena sarkopenia dan demensia. Pada anak-anak, kekurangan berat badan juga dapat menyebabkan masalah pertumbuhan dan perkembangan.

Penyebab berat badan kurang

  1. Gangguan makan

Contohnya adalah anoreksia nervosa, gangguan kesehatan mental yang serius.

  1. Gangguan tiroid

Memiliki tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme) dapat meningkatkan metabolisme dan menyebabkan penurunan berat badan yang tidak sehat.

  1. Penyakit celiac

Penyakit celiac merupakan bentuk intoleransi gluten yang paling parah.

  1. Diabetes

Memiliki diabetes yang tidak terkontrol (terutama tipe 1) dapat menyebabkan penurunan berat badan yang parah.

  1. Kanker

Kanker dapat menyebabkan tubuh berada dalam keadaan hiperkatabolik, yang menyebabkan peningkatan energi yang digunakan. Hal ini dapat menyebabkan seseorang kehilangan banyak berat badan, tetapi tingkat keparahan dan penurunan berat badan dapat bergantung pada jenis kanker dan usia orang tersebut.

  1. Infeksi

Infeksi tertentu dapat menyebabkan seseorang menjadi sangat kurus, seperi infeksi parasit, TBC, dan HIV.

Bagaimana cara menambah berat badan tanpa makan terlalu banyak?

Kamu dapat menghindari makan terlalu banyak sekaligus memastikan bahwa kelebihan kalori digunakan untuk membangun otot dengan latihan ketahanan. Latihan ketahanan atau latihan kekuatan pada umumnya berupa latihan beban yang menyebabkan hipertrofi otot dan pada akhirnya akan meningkatkan masa otot. Suplementasi protein mungkin berguna untuk meningkatkan efektifitas latihan ketahanan ini.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menambah berat badan?

Dengan mengonsumsi 500 kalori tambahan sehari, seseorang dapat meningkatkan berat badan sekitar 6,8 kg selama 6 bulan. Jika kamu mengonsumsi 1.000 kalori tambahan per hari, kenaikan berat badan yang didapat sekitar 11,4 kg selama 6 bulan, namun sebagian besar kenaikan berat badan ini lebih kepada peningkatan lemak. Pada umumnya, besarnya penambahan berat badan ini akan bervariasi pada setiap orang.

Menurunkan berat badan adalah maraton, bukan lari cepat. Penururunan berat badan bisa memakan waktu lama, sehingga diperlukan konsistensi jika ingin sukses dalam jangka panjang.  Kamu mungkin perlu berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk membantu menerapkan strategi makan agar tujuanmu tercapai, terutama jika kamu memiliki kondisi kesehatan tertentu yang menyebabkan penurunan berat badan.

Baca artikel menarik lain hanya di Newfemme!

 

Sumber:

Elagizi, A., et al (2018). An Overview and Update on Obesity and the Obesity Paradox in Cardiovascular Diseases. Progress in cardiovascular diseases61(2), 142–150.

Johnson, M. L. & Gunnars, K. (2022). How to Gain Weight Fast: Tips To Be Safe and Healthy. Healthline. [online]. https://www.healthline.com/nutrition/how-to-gain-weight

Leaf, A., & Antonio, J. (2017). The Effects of Overfeeding on Body Composition: The Role of Macronutrient Composition - A Narrative Review. International journal of exercise science, 10(8), 1275–1296.

Lorem, G. F., et al (2017). What is the impact of underweight on self-reported health trajectories and mortality rates: a cohort study. Health and quality of life outcomes15(1), 191.