Logo NewFemme
5  Penyebab Rasa Kenyang Dini yang Perlu Kamu Perhatikan

5 Penyebab Rasa Kenyang Dini yang Perlu Kamu Perhatikan

Kesehatan 133

Jika menghabiskan makanan favoritmu membutuhkan usaha besar, atau kamu mudah merasa kenyang hanya setelah beberapa gigitan dan kesulitan untuk menyelesaikan porsi ukuran normal karena merasa mual dan ingin muntah, bisa jadi kamu mengalami early satiety atau rasa kenyang dini.

Rasa kenyang dini adalah kondisi ketika seseorang merasa kenyang setelah beberapa suapan atau sebelum menyelesaikan makan dengan porsi normal. Sering kali, rasa kenyang dini ini diikuti dengan rasa mual dan muntah ketika makan. Rasa kenyang dini mungkin tampak seperti masalah kecil, terutama jika tidak ada masalah kesehatan lain.

Namun, rasa kenyang dini yang terus-menerus terjadi merupakan hal yang tidak sehat dan dapat menyebabkan kekurangan gizi, kelaparan, dan hingga penyembuhan luka yang buruk, sehingga kamu perlu berhati-hati. Rasa kenyang dini lebih sering terjadi pada wanita daripada pria.

Secara umum, apa pun yang mengganggu proses pengosongan perut dapat membuatmu merasa kenyang lebih cepat. Namun, berikut beberapa penyebab yang mungkin perlu kamu beri perhatian lebih serius:

  1. Gastroparesis

Ketika pencernaan bekerja dengan normal, otot lambung akan berkontraksi untuk menghancurkan makanan. Pada orang dengan gastroparesis, otot lambung tidak dapat berkontraksi seperti seharusnya, sehingga makanan menumpuk. Alhasil, orang dengan gastroparesis memiliki rasa kenyang dini karena makanan berada di perut lebih lama dari yang seharusnya.

Pada sebagian besar kasus, penyebab gastroparesis tidak diketahui, tetapi menurut US National Institutes of Health, penyebab gastroparesis paling umum adalah diabetes. Orang dengan gastroparesis mengalami gejala lain yang menyertai rasa cepat kenyang, seperti sering merasa kembung, sakit perut, mual dan muntah, maag hingga nafsu makan yang buruk.

  1. Tukak Lambung

Terkadang asam lambung yang meningkat dapat menggerogoti bagian dari lapisan usus kecil atau lambung, yang menyebabkan terbentuknya kawah dangkal pada lapisan tersebut. Kawah ini disebut tukak lambung atau ulkus peptikum, dan dapat mengganggu pencernaan normal. Tukak lambung juga dapat disebabkan oleh infeksi dan berkembang seiring bertambahnya usia.

Tukak lambung dapat datang dan pergi selama bertahun-tahun bahkan dengan pengobatan yang dilakukan. Ketika tukak lambung kambuh, kamu dapat merasakan mual, muntah bahkan lemah dan lelah karena tubuh tidak memiliki zat besi yang dibutuhkan untuk membuat sel darah merah yang membawa oksigen. Namun, gejala tukak lambung yang paling umum adalah rasa sakit di bagian tengah atas perut hingga bagian belakang.

  1. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

GERD adalah munculnya rasa terbakar di dada akibat asam lambung naik ke kerongkongan. Asam lambung ini dapat menyebabkan iritasi dan ketidaknyamanan. Gejala GERD yang paling umum adalah mulas, terutama setelah makan dalam jumlah besar atau mengkosumsi makanan tertentu. Selain itu, terdapat gejala lain yang menyertai seperti rasa pahit atau asam, nyeri dada, kesulitan menelan, hingga batuk kering, suara serak, dan sakit tenggorokan.

  1. Irritable Bowel Syndrome (IBS)

IBS adalah gangguan yang mempengaruhi usus besar dan menyebabkan sakit perut. Gejala lain yang umum dirasakan adalah kram perut, kembung perut bergas, diare, dan sembelit. Namun, gejala IBS dapat berubah dari waktu ke waktu. Perbedaan antara IBS dan ketidaknyamanan usus ringan adalah IBS berlangsung dalam waktu lama atau berulang.

  1. Kanker

Rasa kenyang dini juga merupakan efek samping yang umum dari perawatan kanker dan kanker itu sendiri. Menurut buku Nutrition and the Cancer Patient, rasa kenyang dini adalah salah satu dari 10 gejala utama kanker. Rasa kenyang dini pada penderita kanker cenderung disertai penurunan berat badan, anoreksia, dan perubahan rasa.

Kanker di perut, usus halus, dan pankreas lebih sering menyebabkan rasa kenyang dini. Gejala lain dari kanker perut adalah gangguan pencernaan yang parah, mual dan muntah, dan perasaan kembung setelah makan. Gejala lain dari kanker usus halus adalah nyeri di perut, mual, penurunan berat badan, dan pendarahan di dalam usus. Sedangkan, gejala lain dari kanker pankreas adalah sakit perut yang mencapai punggung, kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan, dan kulit dan mata menguning.

Jika rasa kenyang dini ini mengganggumu bahkan membuatmu kekurangan zat gizi, konsultasikan pada dokter dan ahli gizimu, ya! Dokter dan ahli gizi akan membantumu melakukan perubahan pola makan untuk memenuhi kebutuhan gizi harianmu.

Baca juga artikel kesehatan menarik lainnya hanya di Newfemme!

 

Sumber:

Lights, V., & Marengo, K. (2019). Everything You Should Know About Early Satiety. Healthline. [online]. https://www.healthline.com/health/satiety-early

McKenna, J., & Smith, M. W. (2021). Early Satiety: Why Do I Feel So Full After a Few Bites? WebMD. [online]. https://www.webmd.com/digestive-disorders/early-satiety