Logo NewFemme
Risiko Tubuh Mengandung Sedikit Lemak, Sejumlah Penyakit Berikut Mengintip

Risiko Tubuh Mengandung Sedikit Lemak, Sejumlah Penyakit Berikut Mengintip

Kesehatan 101

Tubuh, ketika mengalami ketiseimbangan zat di dalamnya, akan beeaksi. Seperti halnya kondisi kelebihan lemak dalam tubuh, akan tersimpan dan salah satunya menghambat lancarnya peredaran darah dalam usus. Bahkan berakibat sumbatan.

Demikian pula jika tubuh kekurangan lemak, reaksi yang akan timbul diantaranya:

sumber: pexels.com

Kekurangan Vitamin
Salah satu fungsi lemak adalah sebagai media penyerapan Vitamin A, D, E, dan K dalam tubuh. Jika jumlah lemak kurang, maka asupan vitamin yang diserap tubuh berkurang. Artinya, saat vitamin dikonsumsi, tidak terserap tetapi hanya ‘lewat’ karena lemak dalam tubuh jumlahnya kurang.

Kekurangan vitamin A, D, E dan K beragam masalah yang muncul. Kurangnya vitamin A akan mengganggu daya penglihatan, bisa jadi rabun senja. Kurang vitamin E dalam tubuh menyebabkan kulit kering, wajah pucat dan kusam. Tubuh, jika kekurangan vitamin D dan K mengalami gangguan pada kepadatan tulang. Upaya berjemur untuk mendapatkan vitamin D dari sinar matahari, tidak banyak diserap maksimal jika lemak dalam tubuh jumlahnya kurang. 

Depresi
Lemak berperan dalam proses pembentukkan hormon serotonin, yaitu hormon yang memengaruhi sistem saraf pemicu timbulnya rasa tenang dan nyaman.
Tubuh yang kekurangan lemak, hormon serotonin jumlahnya kurang. Akibatnya pemicu rasa tenang dan nyaman tidak maksimal sehingga akan lebih mudah depresi dan jika berkelanjutan, mengalami gangguan kesehatan mental.

Merasa Kedinginan
Fungsi lemak adalah mempertahankan suhu tubuh dalam kondisi normal. Lemak bawah kulit betugas melindungi tubuh dari dinginnya udara luar. Ketika suhu dingin, lemak bawah kulit dibakar untuk menghasilkan suhu panas.
Tubuh yang kekurangan lemak tidak mengalami pembakaran lemak bawah kulit, sehingga lebih mudah merasakan kedinginan.

Peluang Cedera Lebih Tinggi
Lemak juga berfungsi sebagai bantalan alami tubuh. Lemak membalut dan melindungi organ vital, dan menjaga sendi saat terjadi benturan. Pada tubuh yang kekurangan lemak, kondisi sendi sedikit perlindungan sehingga bila terjadi benturan akan lebih berpeluang terjadinya cedera.

Jantung dan Pembuluh Darah Terganggu
Lemak baik (HDL) tugasnya mengangkut sisa lemak di pembuluh darah dan dibawa ke hati guna proses metabolisme. Jika kadar HDL kurang, maka sisa lemak di pembuluh darah akan berlimpah dan menumpuk.
Tumpukan sisa lemak di pembuluh darah mengganggu lancarnya aliran darah, bahkan lebih gawat lagi jika sampai menyumbat pembuluh darah.
Demikian pula jika tumpukan sisa lemak menghambat pembuluh darah ke jantung, maka fungsi jantung menjadi terganggu. Risiko serangan jantung dan penyakit jantung koroner mudah menyerang.

sumber: pexels.com

Cepat Lelah
Lemak adalah salah satu sumber cadangan energi dalam tubuh. Apabila jumlahnya kurang, maka tubuh kekurangan energi, akibatnya mudah mengalami kelelahan kronik.

Cepat Lapar
Lemak tidak jenuh ganda dan tunggal adalah sumber lemak yang efektif menahan rasa lapar. Tubuh yang kekurangan lemak ini akan merasa cepat lapar, padahal baru saja makan besar.

Mengurangi Kesuburan
Lemak bawah kulit berfungsi membantu produksi hormon estrogen pada perempuan. Hormon ini terdapat dalam hormon seks, faktor yang memengaruhi siklus menstruasi. Lemak yang jumlahnya kurang berakibat hormon penunjang menstruasi pada perempuan kurang sehingga mengganggu menstruasi. Kondisi kekurangan lemak yang parah dapat menyebabkan tidak menstruasi.
Pada beberapa kasus kekurangan lemak pada perempuan, juga mengganggu pertumbuhan payudara dan datangnya menstruasi pertama.

 

 

Masih menghindari lemak? Pastikan dahulu kadar lemak yang dibutuhkan tubuh melalui perhitungan sehingga lemak menjadi sahabat dalam tubuh.

 

 


Sumber:
https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3637251/tubuh-kekurangan-lemak-apa-dampaknya-bagi-kesehatan 
https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/bahaya-tubuh-kekurangan-lemak/