Logo NewFemme
Efek Kontrasepsi Hormonal Yang Perlu Kamu Ketahui

Efek Kontrasepsi Hormonal Yang Perlu Kamu Ketahui

Kesehatan 341

Sebagian besar masyarakat mengira bahwa kontrasepsi hormonal hanya memiliki satu tujuan, yaitu untuk mencegah kehamilan. Nyatanya, meskipun betul bahwa kontrasepsi hormonal sangat efektif untuk mencegah kehamilan dibandingkan dengan bentuk pengendalian kelahiran lainnya, efek penggunaan kontrasepsi hormonal tidak hanya terbatas pada pencegahan kehamilan. Bahkan, kontrasepsi hormonal dapat digunakan untuk membantu mengobati masalah kesehatan lainnya seperti pereda menstruasi, perubahan kulit, dan masih banyak lagi lho, Ladies!

Namun, penggunaan kontrasepsi hormonal bukan tanpa efek samping. Seperti semua obat, ada efek menguntungkan dan potensi risiko yang mempengaruhi setiap orang secara berbeda dalam penggunaannya. Sebelum memutuskan menggunakan kontrasepsi hormonal, tentu saja kita harus tau efek penggunaannya pada tubuh kita. Oleh karena itu, berikut Newfemme rangkum beberapa efek kontrasepsi hormonal yang terjadi pada tubuh kita:

  1. Sistem reproduksi

Estrogen dan progestin dapat dibuat secara sintetis dan digunakan dalam kontrasepsi. Hal ini mengakibatkan tingkat estrogen dan progestin yang lebih tinggi dari normal, yang mana menyebabkan ovarium berhenti melepaskan sel telur. Progestin juga mengubah lendir ovarium menjadi kental dan lengket, sehingga membuat sperma lebih sulit menemukan jalannya ke dalam rahim.

  1. Mengurangi kram menstruasi

Kontrasepsi hormonal tertentu seperti IUD Mirena membuat periode menstruasi menjadi lebih ringan dan lebih pendek, serta mengurangi kram maupun gejala pramenstruasi lainnya. Oleh karena itu, alat kontrasepsi dapat digunakan untuk penderita gangguan disforik pramenstruasi maupun endometriosis untuk meredakan gejala yang menyakitkan.

  1. Mengurangi risiko beberapa jenis kanker

Menggunakan pil kontrasepsi oraldapat menurunkan risiko kanker endometrium, kolorektal, dan ovarium. Meskipun begitu, risiko kanker payudara dan serviks dilaporkan dapat meningkat.

  1. Flek

Flek seringkali terjadi pada orang-orang yang menggunakan kontrasepsi hormonal. Bercak lebih sering terjadi pada bentuk kontrasepsi hormonal dosis rendah dan dosis rendah seperti IUD hormonal, implan, dan pil KB.

  1. Masalah kardiovaskular

Pil KB dan patch dapat meningkatkan tekanan darah. Hormon sintesis pada alat kontrasepsi juga dapat menyebabkan pembekuan darah, meskipun efek samping ini jarang terjadi.

  1. Perubahan suasana hati

Perubahan suasana hati dan depresi saat menggunakan kontrasepsi dapat terjadi karena tubuh bekerja untuk menjaga keseimbangan hormon, sehingga masuknya hormon sintetis dapat mempengaruhi suasana hati.

  1. Migrain

Menggunakan kontrasepsi oral dapat meningkatkan gejala migrain karena estrogen dapat memperburuk serangan migrain, terutama jika sebelumnya sudah pernah mengalami.

  1. Perubahan nafsu makan

Perubahan nafsu makan dan berat badan dapat terjadi saat menggunakan kontrasepsi hormonal, terutama untuk jenis implant dan suntikan. Sedangkan alat kontrasepsi pil, patch, cincin, dan IUD tidak menyebabkan perubahan berat badan.

  1. Mual

Kontrasepsi hormonal dapat menyebabkan efek samping mual dan kembung, terutama di minggu-minggu awal saat tubuh membiasakan diri dengan hadirnya hormone sintesis. Jika mualnya tidak tertahankan, kamu bisa coba mengkonsumsi pil kb saat makan atau mengurangi dosis esterogen sintesis.

  1. Jerawat

Menurut American Academy of Dermatology Association, pil kontrasepsi oral adalah pengobatan yang efektif untuk jerawat nodul dan kista, komedo, komedo putih, dan jerawat. Namun, ada juga orang yang justru mengalami jerawat atau tidak ada perubahan sama sekali. Hal ini karena tubuh dan kadar hormon setiap wanita berbeda, sehingga sulit untuk memprediksi efek samping mana yang akan terjadi sebagai akibat dari kontrasepsi hormonal.

Bicaralah dengan dokter jika kamu merasa bahwa alat kontrasepsi yang kamu gunakan saat ini tidak tepat untukmu. Bersikap terbuka dan jujur tentang efek samping yang dirasakan dan apa yang kamu rasakan adalah langkah pertama untuk mendapatkan dosis dan jenis yang lebih tepat dengan apa yang dibutuhkan.

Jangan lupa baca artikel kesehatan terpercaya lain dari Newfemme, ya!

Sumber:

Pietrangelo, A., & Perez, A. (2022). The Effects of Hormonal Birth Control on Your Body Healthline. [online]. https://www.healthline.com/health/birth-control-effects-on-body