Logo NewFemme
Hal-hal Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Kanker Kulit

Hal-hal Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Kanker Kulit

Kesehatan 210

Kanker adalah penyakit di mana sel dalam tubuh tumbuh di luar kendali, jika terjadi pada sel kulit maka disebut kanker kulit. Kanker kulit masuk dalam 15 peringkat kanker yang umum terjadi di Indonesia dan menjadi jenis kanker nomor 1 yang paling sering ditemui di Amerika Serikat. Semua orang memiliki peluang untuk terkena kanker kulit, meskipun ada sebagian yang risikonya lebih tinggi. Berikut merupakan beberapa hal yang perlu kamu ketahui guna bijak menyikapi kanker kulit.

Apa itu kanker kulit?

Kulit merupakan organ terbesar yang menyelimuti seluruh tubuh. Seperti yang terlihat dari gambar diatas, kulit terdiri dari lapisan luar (epidermis) dan lapisan dalam (dermis). Sel kanker tumbuh pada lapisan luar kulit alias epidermis yang terdiri dari tiga jenis sel, yaitu sel skuamosa, sel basal, dan lapisan sel melanosit yang merupakan sel penghasil pigmen warna kulit. 

Kanker kulit secara sederhana dibagi menjadi dua tipe, yaitu kanker kulit melanoma dan non-melanoma, dengan dibedakan pada titik awal tumbuhnya sel kanker. Jika tumbuh dari sel melanosit, maka disebut tipe kanker kulit melanoma dan selain itu disebut tipe non-melanoma. Dari semua tipe, kanker kulit melanoma merupakan yang paling berbahaya karena kecenderungannya untuk menyebar ke bagian tubuh lainnya dan dapat menyebabkan kematian jika tidak segera ditangani. Di Indonesia sendiri pada tahun 2018 ditemukan 1.392 kasus kanker kulit melanoma dan 6.170 kanker kulit non-melanoma.

Siapa yang lebih berisiko?

Kebanyakan kasus kanker kulit diakibatkan oleh paparan sinar ultraviolet berlebih dari matahari, tanning beds, dan lampu pengganti matahari. Sinar ultraviolet dalam jangka pendek akan menyebabkan kulit gosong dan dalam jangka panjang dapat menyebabkan perubahan tekstur kulit, penuaan dini, hingga kanker. Semua orang memiliki peluang untuk terkena kanker kulit, akan tetapi berikut merupakan beberapa kelompok orang yang memiliki risiko lebih tinggi:

  1. Orang dengan warna kulit lebih terang

  2. Orang yang memiliki bola mata biru atau hijau

  3. Orang dengan warna rambut alami pirang atau merah

  4. Orang yang memiliki banyak tahi lalat

  5. Orang dengan riwayat kanker kulit, baik dari keluarga maupun pribadi

Gejala kanker kulit

Gejala yang paling umum dijumpai adalah terjadinya perubahan pada kulit. Bisa jadi adanya perbedaan hingga munculnya tahi lalat baru. Meskipun demikian, tidak semua jenis kanker kulit memiliki gejala yang sama. Kamu bisa menggunakan 5 pertanyaan sederhana berikut sebagai evaluasi diri terhadap kanker kulit khususnya tipe melanoma.

  1. Apakah terdapat tahi lalat atau bintik pada kulit yang bentuknya abstrak dan berbeda satu dengan yang lain?

  2. Apakah tepian tahi lalat atau bintik pada kulit bentuknya bergerigi?

  3. Apakah warna tahi lalat atau bintik pada kulit tidak rata?

  4. Apakah ukuran tahi lalat atau bintik pada kulit lebih besar dari kacang polong?

  5. Apakah tahi lalat atau bintik berubah-ubah dalam beberapa minggu belakangan?

Jangan jadikan ketakutan akan kanker kulit menghalangi aktivitas kita di luar ruangan. Kamu bisa mengurangi risiko kanker kulit dengan berbagai cara seperti menggunakan baju tertutup atau sunscreen serta bijak dalam memilih waktu yang tepat. Hubungi dokter jika merasakan gangguan pada kulit, seperti luka yang tak kunjung sembuh atau tanda-tanda sesuai dengan 5 pertanyaan diatas.

Jangan lupa untuk membaca artikel kesehatan lainnya hanya di Newfemme!


Sumber:

Division of Cancer Prevention and Control. (2022). Basic Information About Skin Cancer Centers for Disease Control and Prevention. [online]. https://www.cdc.gov/cancer/skin/basic_info/index.htm

Indonesia Cancer Care Community. (2022). Sekilas Kanker Kulit. Indonesia Care Community. [online]. https://iccc.id/sekilas-kanker-kulit