Logo NewFemme
Bagaimana Cara Mencegah dan Mengatasi Kram Perut?

Bagaimana Cara Mencegah dan Mengatasi Kram Perut?

Kesehatan 82

Istilah kram perut sebetulnya tidak spesifik dan sering digunakan untuk merujuk merujuk pada rasa sakit yang dirasakan di mana saja di daerah perut. Akibatnya, penyebab dari kram perut sangat bervariasi. Penyakit dari berbagai organ perut termasuk lambung, usus kecil, usus besar, hati, kantong empedu, dan pankreas dapat menjadi sumber rasa sakit. Beberapa penyebab yang umum dari kram perut adalah keracunan makanan, adanya gas pada perut, gangguan pencernaan, infeksi, intoleransi laktosa, dan penyakit radang usus.

Namun, kadang-kadang, rasa sakit dapat dirasakan di perut meskipun sebetulnya berasal dari organ yang dekat, tetapi tidak di dalam rongga perut, seperti penyakit yang melibatkan paru-paru bagian bawah, ginjal, rahim, atau ovarium. Beberapa contohnya adalah penyakit radang panggul, endometriosis, dan komplikasi terkait kehamilan.

Sebagai perempuan, kita juga seringkali merasakan kram ketika sedang menstruasi. Sebetulnya, kenapa sih kita mengalami kram, terutama ketika menstruasi? Menurut Nancy Cossler, MD, seorang obgyn dan kepala kualitas sistem untuk kebidanan di University Hospital di Ohio, ketika menstruasi, kita mengeluarkan hormone yang menyebabkan kontraksi otot rahim, yang mana juga menyebabkan kram. Oleh karena itu, mengalami kram di sekitar periode menstruasi merupakan hal yang normal.

Jika kram perut ini sering terjadi, sebetulnya terdapat beberapa cara untuk mencegah kram perut, yaitu:

  1. Makan makanan berserat tinggi dan seimbang.
  2. Batasi makanan yang menghasilkan gas.
  3. Berolahraga secara teratur.
  4. Makan makanan dengan porsi kecil lebih sering.
  5. Minum air setiap hari dalam jumlah yang cukup.
  6. Cuci tangan sebelum makan atau menyiapkan makanan.
  7. Hindari makan berlebihan dan hindari makan tepat sebelum tidur.
  8. Konsumsi banyak buah dan sayuran.
  9. Hindari makanan kedaluwarsa atau makanan yang disimpan dengan tidak benar.
  10. Hindari makanan yang dapat memicu alergi.
  11. Kurangi stres dan kecemasan untuk membantu mencegah kram.

Pertanyaannya, apa yang harus kita lakukan ketika sudah mengalami kram perut? Berikut beberapa tips dari Newfemme untuk kalian:

  1. Istirahat yang cukup.
  2. Minum banyak air atau cairan bening lainnya, contohnya dari makanan berkuah.
  3. Hindari makanan padat selama beberapa jam pertama.
  4. Jika kram disertai muntah, tunggu selama enam jam, baru mulai mengkonsumsi makanan dalam jumlah kecil.
  5. Hindari susu, keju, yogurt, dan produk susu lainnya.
  6. Hindari makanan dan minuman yang asam, tinggi lemak, digoreng atau berminyak, tomat dan produk olahannya, kafein, alkohol, dan minuman berkarbonasi.
  7. Konsumsi antasida jika kram diikuti dengan mulas atau gangguan pencernaan lain.
  8. Konsumsi ibuprofen untuk mengurangi nyeri, terutama jika kram terjadi akibat menstruasi.

Dalam mengkonsumsi obat-obatan, ada baiknya kamu mengkonsultasikannya terlebih dahulu kepada dokter ya, Ladies! Kamu juga perlu memeriksakan dirimu ke dokter jika kram perut yang kamu rasakan diikuti dengan kesulitan buang air besar, muntah darah, nyeri pada dada, leher, atau bahu, sakit perut tajam yang mendadak, kesulitan bernafas, nyeri pada bagian perut, sakit ketika buang air kecil, dan demam.

Semoga artikel ini bisa membantumu mencegah dan mengatasi kram perut ya, Ladies! Baca terus artikel-artikel dari Newfemme, karena kita masih punya banyak bahasan menarik untuk kamu! ?

 

Sumber:

Erin, H., Gomez, J., Martens, A., & Mallory, C. (2022). 22 Ways To Get Rid Of A Stomach Ache, According To Gastroenterologists. Women’sHealth. [online]. https://www.womenshealthmag.com/health/g19040084/stomach-pain-cures/

Jacob, D. & Uttekar, P. S. (2020). How Do You Stop Stomach Cramps? MedicineNet. [online]. https://www.medicinenet.com/how_do_you_stop_stomach_cramps/article.htm

Stoppler, M. C. (2019). Stomach Cramps: Symptoms & Signs. MedicineNet. [online]. https://www.medicinenet.com/stomach_cramps/symptoms.htm