Logo NewFemme
Low Back Pain: Penyakit Pekerja Masa Kini?

Low Back Pain: Penyakit Pekerja Masa Kini?

Kesehatan 91

Dewasa ini, nyeri punggung bagian bawah adalah salah satu hal yang sering dikeluhkan oleh para pekerja, dan menjadi salah satu penyebab umum kunjungan ke dokter. Keluhan ini meningkat seiring terjadinya budaya kerja masa kini yang menyebabkan kita diharuskan menghadap laptop dalam jangka waktu yang lama.

Menurut National Institute of Neurological Disorders and Stroke Amerika Serikat, nyeri punggung bawah adalah penyebab paling umum dari kecacatan terkait pekerjaan. Empat dari lima pekerja di Amerika Serikat diduga pernah atau akan mengalami nyeri punggung bawah dalam hidup mereka.

Nyeri punggung bagian bawah yang berlangsung beberapa hari hingga beberapa minggu dikatakan sebagai nyeri akut, sedangkan nyeri punggung bagian bawah yang berlangsung lebih dari tiga bulan disebut dengan nyeri kronis.

Apa penyebab nyeri punggung bagian bawah?

Sebagian besar nyeri punggung bawah adalah akibat dari cedera, seperti keseleo, tegang otot akibat gerakan tiba-tiba, atau posisi tubuh yang buruk saat mengangkat benda berat. Namun, nyeri pada punggung bagian bawah ini juga bisa disebabkan oleh penyakit tertentu, seperti:

  • Kanker sumsum tulang belakang
  • Cakram yang pecah atau herniasi
  • Linu panggul
  • Radang sendi
  • Infeksi ginjal
  • Infeksi tulang belakang

Nyeri punggung bawah lebih mungkin terjadi pada individu antara usia 30 dan 50 tahun. Hal ini sebagian disebabkan oleh perubahan yang terjadi pada tubuh seiring bertambahnya usia. Seiring bertambahnya usia, ada pengurangan kandungan cairan di antara tulang belakang di tulang belakang yang berfungsi sebagai pelumas. Hal ini menyebabkan cakram di tulang belakang lebih mudah mengalami iritasi.

Selain itu, ketika bertambah usia kita juga kehilangan beberapa otot, yang membuat punggung lebih rentan terhadap cedera. Inilah sebabnya mengapa memperkuat otot punggung Anda dan menerapkan posisi tubuh yang baik dalam aktivitas sehari-hari sangat membantu dalam mencegah nyeri punggung bawah.

Apa yang harus dilakukan ketika merasakan nyeri punggung bawah?

Hentikan aktivitas fisik normal selama beberapa hari dan oleskan es ke punggung bagian bawah. Dokter umumnya merekomendasikan penggunaan es selama 48 hingga 72 jam pertama, kemudian beralih ke panas. Hal ini dilakukan untuk mengendurkan otot-otot yang tegang.

Jika perlu, kamu bisa mengkonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas, seperti ibuprofen, atau acetaminophen. Tanyakan kepada apoteker mengenai rekomendasi obat pereda nyeri yang cocok untukmu.

Jika berbaring telentang menyebabkan ketidaknyamanan, cobalah berbaring miring dengan lutut ditekuk dan bantal di antara kedua kaki. Namun, jika bisa berbaring dengan nyaman, letakkan bantal atau handuk yang digulung di bawah paha untuk mengurangi tekanan pada punggung bagian bawah.

Mandi air hangat atau pijat sering kali dapat mengendurkan otot-otot yang kaku dan kaku di punggung. Jika rasa sakit tidak membaik setelah 72 jam perawatan di rumah, ada baiknya kamu mencoba memeriksakan diri ke dokter.

Bagaimana cara mencegah nyeri punggung bawah?

Ada banyak cara untuk mencegah nyeri punggung bawah. Mempraktikkan teknik pencegahan juga dapat membantu mengurangi keparahan gejala  jika kamu memiliki cedera punggung bagian bawah.

Pencegahan yang dapat dilakukan adalah:

  • Melatih otot-otot di perut dan punggung
  • Menurunkan berat badan jika kelebihan berat badan
  • Mengangkat barang dengan benar dengan menekuk lutut dan mengangkat dengan kaki
  • Mempertahankan postur yang tepat

Kamu juga dapat melakukan hal-hal berikut:

  • Tidur di permukaan yang kokoh
  • Duduk di kursi yang menopang dengan ketinggian yang benar
  • Hindari sepatu hak tinggi
  • Tidak merokok, karena nikotin dapat menyebabkan degenerasi cakram tulang belakang dan menghambat laju aliran darah

Bicaralah dengan dokter tentang nyeri punggung bawah yang kamu alami agar mereka dapat mendiagnosis penyebabnya dan membantumu membuat rencana perawatan yang paling sesuai. Kamu juga bisa bertanya pada dokter di Newfemme lho, Ladies!

Jangan lupa baca artikel kesehatan lain hanya di Newfemme, ya!

 

Sumber:

Martel, J., & Morrison, W. (2019). What You Should Know About Low Back Pain. Healthline. [online]. https://www.healthline.com/health/low-back-pain-acute