Logo NewFemme
Kenali Berbagai Penyebab Kaki Bengkak

Kenali Berbagai Penyebab Kaki Bengkak

Kesehatan 86

Ladies, pernahkah kamu mengalami pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, ataupun telapak kaki? Pembengkakan akan membuat kaki tampak lebih besar serta kulit di sekitarnya terasa kencang dan tertarik. Meskipun kaki bengkak merupakan hal yang sering dijumpai dan bersifat sementara, akan tetapi kita perlu untuk mengetahui penyebabnya agar bisa mengambil tindakan yang tepat. Berikut merupakan beberapa kemungkinan penyebab atas pembengkakan kaki yang kamu alami, ladies.

Apa Penyebab Kaki Bengkak?

Pembengkakan pada kaki bagian bawah umumnya diakibatkan oleh dua hal, yaitu edema dan peradangan akibat cedera atau infeksi. Edema adalah kondisi dimana terjadinya penumpukan cairan berlebih di dalam jaringan tubuh yang menyebabkan pembengkakan di bagian kaki dan bisa di tangan. Bertambahnya usia, memiliki berat badan berlebih, berdiri atau duduk terlalu lama, serta cuaca yang panas merupakan beberapa hal dapat menyebabkan edema. Sedangkan pembengkakan yang disebabkan oleh cedera atau infeksi biasanya disertai dengan rasa nyeri dan kulit kemerahan yang hangat ketika disentuh.

Kondisi Spesifik

Berikut merupakan beberapa kondisi khusus penyebab edema atau peradangan pada kaki yang dapat memicu munculnya pembengkakan pada kaki:

  1. Kehamilan

Pembengkakan pada ibu hamil dipengaruhi oleh perubahan hormon tubuh, tekanan pada pembuluh darah akibat berat tambahan dari rahim, serta peningkatan alami jumlah cairan dalam tubuh. Kaki bengkak biasanya akan mudah disadari ketika usia kehamilan memasuki bulan ke-5.

  1. Preeklamsia

Pembengkakan yang terjadi secara tiba-tiba dan parah pada pergelangan kaki, tangan, hingga wajah bisa jadi merupakan gejala preklamsia. Preeklamsia adalah peningkatan tekanan darah dan kelebihan protein dalam urine yang terjadi setelah usia kehamilan lebih dari 20 minggu. Gejala preeklamsia lainnya adalah sakit kepala, mual-mual, kesusahan bernapas, sakit pada bagian perut, hingga gangguan penglihatan. Bila tidak segera ditangani, preeklamsia bisa menyebabkan komplikasi yang berbahaya bagi ibu dan janin.

  1. Cedera

Pembengkakan di kaki bisa jadi akibat cedera parah. Pembengkakan akan terjadi akibat dari darah mengalir deras menuju bagian kaki yang terluka. Cedera yang dapat memicu terjadinya pembengkakan contohnya adalah terkilir pada sendi kaki, terjadinya robekan pada ligamen lutut (cedera ACL), hingga patah tulang.

  1. Penggumpalan darah

Penggumpalan darah dapat terjadi di pembuluh darah pada kaki. Gumpalan darah tersebut akan menghambat aliran darah menuju jantung yang menyebabkan terjadinya penumpukan sehingga terjadi bengkak. Pembengkakan biasanya hanya terjadi pada satu sisi tubuh.

  1. Diabetes

Diabetes berpengaruh terhadap kemampuan tubuh untuk mengontrol kadar gula dalam darah. Kadar gula darah yang tinggi dapat merusak pembuluh darah dan mengganggu aliran darah. Hal tersebut dapat menyebabkan darah menumpuk pada kaki sehingga menyebabkan terjadinya pembengkakan.

  1. Gangguan pada ginjal

Jika kamu memiliki kondisi tertentu pada ginjal yang menyebabkan ginjal tidak bisa bekerja sebagaimana mestinya, maka terdapat kemungkinan bahwa ada terlalu banyak kandungan garam dalam darah. Hal tersebut mendorong tubuh untuk menyerap banyak air sehingga terjadi pembengkakan.

  1. Cuaca panas

Kaki bengkak sering terjadi ketika cuaca sedang panas. Pembuluh darah akan membesar sebagai respon natural tubuh untuk proses pendinginan. Akibat pembuluh darah yang membesar mengurangi tekanan darah sehingga terkadang sulit untuk membawa darah kembali ke jantung dan mengakibatkan terjadi penumpukan pada kaki bagian bawah.

Kaki bengkak yang tak kunjung sembuh atau disertai dengan gejala lain bisa jadi menjadi tanda adanya kondisi kesehatan yang perlu perhatian lebih. Segera hubungi dokter pembengkakan disertai dengan gejala sesak pada bagian dada, kesulitan untuk bernapas, demam, sakit kepala, dan kesulitan berjalan. Berbaring dan menyandarkan kaki di atas level jantung merupakan satu cara sederhana untuk mengurangi pembengkakan akibat penumpukan darah pada kaki.

Jangan lupa untuk membaca artikel kesehatan lainnya hanya di Newfemme!

 

Sumber:

Nall, R., Emily Cronkleton, E., & Bell, A. M. (2022). Swollen Feet, Ankles, and Legs. Healthline. [online]. https://www.healthline.com/health/swollen-ankle-and-leg