Logo NewFemme
Rutin Mencuci Tangan: Mengapa Penting?

Rutin Mencuci Tangan: Mengapa Penting?

Kesehatan 84

Mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir adalah salah satu contoh budaya perilaku hidup bersih yang terdapat dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 41 Tahun 2014 Tentang Pedoman Gizi Seimbang. Membiasakan perilaku hidup bersih, yang merupakan satu dari empat pilar gizi seimbang, bertujuan untuk menghindarkan seseorang dari paparan infeksi dan menjaga tubuh agar tetap sehat. Berikut merupakan hal yang perlu diketahui tentang mencuci tangan:

Manfaat Mencuci Tangan

Mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir berguna untuk mencegah perpindahan bakteri dari tangan ke makanan yang akan dikonsumsi.  Jika dilakukan secara benar, mencuci tangan juga memiliki manfaat berupa membersihkan dan membunuh kuman secara cepat dan efektif. Perilaku hidup bersih harus dilakukan atas dasar kesadaran oleh setiap anggota keluarga agar terhindar dari penyakit, karena 45% penyakit diare dapat dicegah dengan mencuci tangan.

Saat yang Diharuskan Mencuci Tangan

Berikut merupakan saat-saat yang diharuskan untuk mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir:

  1. Sebelum dan sesudah makan

  2. Sebelum dan sesudah memegang makanan

  3. Sesudah buang air besar dan menceboki bayi/anak

  4. Sebelum memberikan air susu ibu

  5. Sesudah memegang binatang

  6. Sesudah berkebun

Cara Mencuci Tangan

Untuk mendapatkan manfaat maksimal, mencuci tangan harus dilakukan sesuai dengan langkah yang baik benar, yaitu:

  1. Basahi seluruh tangan menggunakan air bersih yang mengalir

  2. Gosok sabun ke telapak tangan, punggung tangan, dan sela-sela jari

  3. Bersihkan bagian bawah kuku

  4. Bilas dengan air bersih mengalir

  5. Keringkan tangan dengan handuk/tisu atau keringan dengan udara/dianginkan

Membiasakan perilaku hidup bersih

Penyakit infeksi merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi status gizi seseorang secara langsung. Ketika seseorang mengalami kekurangan gizi, ia akan lebih mudah untuk terkena infeksi. Padahal tubuh membutuhkan asupan gizi yang lebih banyak untuk memenuhi peningkatan metabolisme pada orang yang menderita infeksi, terutama jika disertai demam.

Dibutuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menerapkan budaya perilaku hidup bersih sebagai salah satu pilar gizi seimbang. Budaya perilaku hidup bersih akan menghindarkan seseorang dari paparan infeksi dan menjaga tubuhnya agar tetap sehat. Contoh perilaku hidup bersih yang dapat diterapkan selain selalu mencuci tangan dengan sabun dan air bersih mengalir adalah menutup makanan yang akan disajikan, menutup mulut dan hidup ketika bersin agar tidak menyebarkan kuman, serta selalu menggunakan alas kaki.

Hand sanitizer dan tisu basah antiseptik dapat digunakan untuk membersihkan tangan dalam keadaan tertentu, tetapi jangan sampai kita memiliki ketergantungan atas dua alat bantu tersebut. Gerakan menggosok kedua tangan dan menghilangkan kuman dengan air mengalir adalah alasan mengapa mencuci tangan lebih efektif. Gunakan sabun yang cukup dan lakukan gerakan menggosok tangan selama setidaknya 20 detik untuk mendapatkan manfaat yang maksimal.

Jangan lupa untuk membaca artikel kesehatan lainnya hanya di Newfemme!

 

Sumber:

Kementerian Kesehatan RI. (2014). Pedoman Gizi Seimbang. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

McCusker, B. (2022). 7 Things That Can Happen If You Don’t Wash Your Hands. The Healthy. [online]. https://www.thehealthy.com/infectious-disease/why-you-should-wash-your-hands/