Logo NewFemme
5 Manfaat Mengkonsumsi Pangan Lokal

5 Manfaat Mengkonsumsi Pangan Lokal

Kesehatan 141

Ladies, kapan terakhir kamu mengunjungi pasar tradisional di sekitar rumahmu? Pasar tradisional merupakan salah satu tempat dimana kita dapat menemukan pangan lokal dengan mudah. Mengkonsumsi pangan lokal berarti menikmati produk hasil petani dan produsen di lingkungan sekitar rumahmu. Dengan mengkonsumsi pangan lokal, kita dapat memberikan manfaat lebih besar kepada orang-orang di sekitar kita. Yuk, simak beberapa manfaat yang ada!

  1. Pangan Lokal Lebih Segar

Pangan lokal tumbuh atau diproduksi di lingkungan tempat tinggalmu dan tidak diimpor dari negara lain sebagaimana banyak barang di supermarket. Artinya, pangan lokal, terutama hasil bumi, seringkali lebih segar dibandingkan dengan pangan nonlokal. Pangan lokal yang dijual di pasar petani dapat dipetik atau dipanen hanya satu atau dua hari sebelumnya, bahkan pada pagi hari sebelum pasar di buka. Jenis pangan lokal lainnya, seperti telur dari peternak lokal, juga biasanya lebih segar. Menggunakan bahan-bahan segar merupakan salah satu cara untuk menghasilkan hidangan dengan rasa terbaik, meskipun bukan satu-satunya.

  1. Pangan Lokal Lebih Bergizi

Buah-buahan dan sayuran dapat kehilangan sebagian nutrisinya selama proses transportasi dan pemrosesan. Beberapa contohnya adalah vitamin C dalam buah dan sayur yang dapat terdegradasi setelah panen dan kandungan antioksidan yang dapat menurun selama penyimpanan. Karena produk yang ditanam secara lokal biasanya tidak perlu bepergian terlalu jauh atau disimpan lama, pangan lokal dapat mempertahankan lebih banyak nutrisi. Namun, penting untuk dicatat bahwa semua jenis buah dan sayuran - segar atau beku, lokal atau nonlokal – tetap memberikan nutrisi penting dan merupakan bagian penting dalam diet Anda.

  1. Pangan Lokal Unik dan Khas

Indonesia memiliki banyak pangan lokal yang untik dan khas pada masing-masing daerah. Ketika berbelanja di pasar lokal, tidak menutup kemungkinan para pedangang akan menawarkan makanan baru atau unik, yang hanya ada di daerah tersebut. Beberapa contoh pangan lokal yang unik dan khas adalah gaplek (ketela fementasi) di Yogyakarta dan Dadiah (susu kerbau fermentasi) di Minangkabau.

  1. Membeli Pangan Lokal Bermanfaat bagi Lingkungan

Pangan lokal menempuh jarak yang lebih pendek ke pasar dan toko dibandingkan dengan produk yang berasal dari daerah lain. Dengan demikian, polusi dan emisi karbon yang dihasilkan selama perjalanan lebih sedikit daripada makanan yang memerlukan perjalanan jauh, Selain itu, banyak pangan lokal, terutama hasil bumi, yang dijual di kios pertanian tanpa kemasan. Saat belanja, kita juga dapat membawa tas sendiri yang dapat digunakan kembali untuk membawa barang-barang tersebut pulang untuk mengurangi kemasan dan kantong plastik.

  1. Membeli Pangan Lokal Mendukung Ekonomi Daerah

Ketika membeli pangan lokal, uang yang dibayarkan kemungkinan besar akan beredar dalam perekonomian lokal. Pangan lokal memiliki efek pengganda, yang berarti berkontribusi pada peningkatan lapangan kerja dan pendapatan di masyarakat, sehingga dapat membantu dalam meningkatkan ekonomi lokal.

Untuk mendapatkan pangan lokal, caranya juga cukup mudah lho, Ladies. Antara lain dengan mengunjungi pasar terdekat. Jika memungkinkan, kamu juga bisa membeli langsung dari petani dan pemasok. Yuk, coba biasakan mengkonsumsi pangan lokal!

Baca juga artikel-artikel lain terkait gizi dan kesehatan dari Newfemme, ya!

 

Sumber:

Streit, L. (2021). 7 Fantastic Benefits of Eating Local. Healthline. [online]. https://www.healthline.com/nutrition/why-eat-local-food