Logo NewFemme
Pakai Parfum di Daerah Intim, Boleh Gak sih?

Pakai Parfum di Daerah Intim, Boleh Gak sih?

Kesehatan 118

Daerah intim wanita sangat lah senstif. Letaknya yang berada di antara kedua paha membuatnya menjadi mudah lembab. Jika sudah muncul kelembaban, bakteri pun mudah timbul dan bisa menyebabkan bau yang tidak sedap. Penggunaan celana dalam yang semberono seperti misalnya bahan yang tidak cocok atau nyaman dipakai dan tidak menyerap keringat, tidak mengeringkan vagina setelah membilas saat buang air atau mandi menyebabkan jamur Candida, jamur yang memang hidup di area vagina dan berbagai tempat di anggota tubuh, berkembang cepat dan subur sehingga menyebabkan infeksi.

 

Kemudian dari permasalahan bau tidak sedap tadi, munculah sebuah solusi, yaitu parfum miss v. Parfum yang beberapa waktu lalu sedang viral, dengan klaim “aman” ini apakah memang benar aman?

Sebetulnya, wanita tidak perlu menggunakan produk pewangi untuk daerah kewanitaan, baik yang bentuknya sabun pembersih maupun parfum karena pada dasarnya organ tersebut telah memiliki mekanisme untuk membersihkannya sendiri. Para ahli kesehatan tidak menyarankan untuk memakai produk pewangi untuk vagina. Contohnya, pewangi yang dikemas dalam bentuk sabun pembersih daerah intim ternyata mengganggu keseimbangan pH di vagina yang memang normalnya asam. Kemudian untuk produk yang berbentuk parfum, dapat menyebabkan area vagina menjadi tempat tinggal bagi bakteri dan beresiko untuk terkena infeksi atau iritasi.

 

Kemudian bagaimana pewangi yang mengklaim aman karena mengoleskannya pada celana dalam? Pada dasarnya, celana dalam itu tidak boleh direndam dengan pewangi pakaian. Bahkan mencucinya saja sangat dianjurkan menggunakan sabun khusus. Mengoleskan pewangi pada celana dalam juga memicu timbulnya bakteri pada vagina.

 

Jadi untuk mengatasi bau yang tidak sedap dan timbulnya bakteri berlebih pada daerah intim memang harus hati-hati. Dari pada mencoba menggunakan parfum, usahakan untuk selalu mengeringkan daerah vagina dan jangan memakai calan dalam yang belum kering (lembab). Bilas dengan air hangat juga bisa menjadi pencegah timbulnya bau tidak sedap dan gatal pada vagina. Mulai sekarang, perhatikan yuk, cara merawat organ intim kita!