Logo NewFemme
5 Kiat Utama dalam Memenuhi Kebutuhan Gizi Ibu Hamil

5 Kiat Utama dalam Memenuhi Kebutuhan Gizi Ibu Hamil

Kesehatan 105

Di masa kehamilan, asupan gizi seimbang perlu untuk memenuhi kebutuhan baik ibu maupun bayinya. Terlebih, periode emas pertumbuhan dan perkembangan anak yang juga dikenal dengan istilah 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) dimulai dari masa kehamilan ibu. Periode ini sangat berpengaruh untuk masa depan si Kecil. Jika zat gizi si Kecil terpenuhi dengan baik, si Kecil akan mencapai tinggi badan potensial, memiliki daya tahan tubuh baik, memiliki perkembangan otak yang optimal, hingga terhindar dari resiko terkena penyakit tidak menular. Sebaliknya, jika kebutuhan gizi si Kecil tidak terpenuh dengan baik, si Kecil terancam mengalami hambatan perkembangan, penurunan fungsi kekebalan, hingga memiliki kemampuan belajar yang kurang optimal dan resiko terkena penyakit tidak menular yang lebih besar.

Kebutuhan gizi di masa kehamilan tentu saja berbeda dengan kebutuhan gizi ketika tidak hamil. Pertanyaannya: Apakah berarti ibu hamil perlu makan lebih banyak? Makanan apa saja yang perlu dikonsumsi? Yuk, simak artikel ini untuk mengetahui apa saja yang perlu dilakukan untuk menerapkan pedoman gizi seimbang pada ibu hamil!

  1. Mengkonsumsi Makanan Lebih Banyak

Dalam kondisi hamil, kita memang perlu memperbesar porsi makan. Namun, perlu diingat bahwa memperbesar porsi makan tidak sama dengan mengkonsumsi makanan dua kali lipat. Ingat, kebutuhan gizi bayi berbeda dengan kebutuhan gizi orang dewasa. Meskipun kenaikan berat badan dalam kehamilan wajar terjadi, namun kenaikan berat badan ibu berlebihan dan ibu mengalami obesitas, kehamilan akan lebih beresiko. Di sisi lain, akan berbahaya juga jika berat badan ibu tidak naik ketika sedang mengalami kehamilan. Oleh karena itu, kenaikan berat badan ibu perlu dipantau.

Secara umum, menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG) Indonesia, ibu hamil trimester 1 memerlukan penambahan energi sebesar 180 kkal, sedangkan ibu hamil trimester 2 dan 3 memerlukan penambahan energi sebesar 300 kkal.

  1. Mengkonsumsi Aneka Ragam Makanan

Ibu hamil perlu mengkonsumsi aneka ragam makanan karena setiap makanan memiliki keunggulan zat gizi yang berbeda-beda. Di masa kehamilan, ibu memerlukan zat gizi makro seperti protein serta zat gizi mikro seperti zat besi, asam folat, kalsium, dan iodium untuk memenuhi kebutuhan gizi ibu dan si Kecil. 

Protein, zat besi, asam folat, kalsium, dan iodium berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan sel dan jaringan si Kecil. Oleh karena itu, penting untuk mengkonsumsi lauk pauk sebagai sumber protein hewani, tablet tambah darah sebagai sumber zat besi, sayuran hijau dan kacang-kacangan sebagai sumber asam folat, sayuran hijau, kacang-kacangan dan susu sebagai sumber kalsium, serta makanan laut sebagai sumber iodium.

Terpenuhinya kebutuhan zat besi juga mengurangi resiko terjadinya bayi berat lahir rendah dan pendarahan ketika melahirkan, sedangkan konsumsi kalsium yang cukup menghindarkan ibu hamil dari resiko pre-eklampsia.

  1. Batasi Konsumsi Garam

Pembatasan konsumsi garam dilakukan untuk mencegah hipertensi kehamilan yang dapat meningkatkan resiko kematian janin.

  1. Mengkonsumsi Air Lebih Banyak

Air akan mendukung lancarnya sirkulasi darah pada si Kecil dengan membantu produksi amnion serta meningkatkan volume darah. Oleh karena itu, ibu hamil memerlukan asupan air sebesar 8-12 gelas atau sekitar 2-3 liter setiap hari.

  1. Batasi Minum Kopi

Selama kehamilan, ibu disarankan untuk membatasi minum kopi dengan jumlah maksimal dua cangkir kopi per hari. Meskipun begitu, akan lebih baik jika ibu hamil tidak mengkonsumsi kopi sama sekali. Hal ini karena konsumsi kafein pada ibu hamil dapat menyebabkan ibu mengalami peningkatan detak jantung, tekanan darah, hingga peningkatan buang air kecil yang dapat berakibat pada dehidrasi. Konsumsi kopi juga dapat mengganggu penyerapan zat besi serta dapat berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan janin, mengingat metabolime si Kecil yang belum sempurna.

Itu dia lima kiat utama dalam menerapkan pedoman gizi seimbang untuk ibu hamil. Terus akses Newfemme untuk mendapatkan artikel gizi dan kesehatan terbaru!

 

Sumber:

Kementerian Kesehatan RI. (2014). Pedoman Gizi Seimbang. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2019). Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 tahun 2019. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.