Logo NewFemme
Mengenal Metaverse dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Mengenal Metaverse dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Gaya Hidup 93

Metaverse adalah dunia virtual 3D yang saling terhubung dalam sebuah jaringan yang berfokus pada interaksi sosial. Dalam futurisme dan fiksi ilmiah, istilah ini sering digambarkan sebagai iterasi hipotetis Internet sebagai dunia maya tunggal universal yang difasilitasi oleh penggunaan dunia virtual menggunakan augmanted reality headset.

 

Secara garis besar, teknologi yang membentuk metaverse dapat mencakup dunia virtual, ditandai dengan dunia virtual yang terus ada bahkan saat Anda tidak bermain, serta augmented reality yang menggabungkan aspek dunia digital dan fisik.

 

 

Bagaimana cara kerjanya?

Sumber: Unsplash.com

Di metaverse, dengan menggunakan persona virtual Anda atau yang biasa disebut sebagai avatar, Anda bahkan dapat membeli mobil dan memindahkannya dari satu platform ke platform lainnya.

 

Orang-orang dapat menghadiri acara di dunia maya seperti, pertemuan keluarga, pertemuan bisnis, atau bahkan konser. Mereka dapat berbelanja online menggunakan mata uang digital untuk membeli item untuk karakter digital mereka. Bahkan melalui metaverse Anda bisa mengikuti workshop, belajar dan bersosialisasi.

 

Perusahaan Meta menyatakan bahwa dibutuhkan sekitar 10 tahun untuk metaverse menjadi hal yang umum. Sebuah kenyataan yang seharusnya menjadi masa depan interaksi antara manusia dan bisnis. Ini dimaksudkan untuk menjadi bagian penting dari ekonomi, di mana orang dapat membuat, membeli, dan menjual sesuatu.

 

Bahkan info terbaru menunjukan bahwa Timur Tengah tengah mengambil bagian ke dalam metaverse. Ada banyak perusahaan dan orang Arab yang membuka gerbang virtual ke Timur Tengah. Banyak perusahaan dan organisasi telah meluncurkan koleksi NFT mereka, seperti Fine Hygienics dan Commercial Bank of Dubai. Selain itu, ada restoran baru di Dubai yang disebut, MetaTerrance yang semuanya tentang virtual reality. Bahkan haji dan umrah dibawa ke metaverse.

 

Wacana ibadah Haji di metaverse bermula ketika Kakbah di Masjidil Haram sudah hadir di metaverse. Kakbah di metaverse ini resmi dibuat oleh Kerajaan Saudi Arabia. Diberitakan Middle East Eye, proyek metaverse ini bernama Virtual Black Stone Initiative yang diluncurkan akhir Desember 2021. Imam Besar Masjidil Haram Sheikh Abdul Rahman Al Sudais adalah yang pertama mengunjungi Kakbah metaverse ini dengan Virtual Reality (VR).

 

Ka'bah di metaverse ini digagas pemerintah Saudi melalui Badan Urusan Pameran dan Museum bekerja sama dengan Universitas Ummul Quro. Tujuannya adalah memberi kesempatan umat Islam bisa menyentuh Hajar Aswad secara virtual.