Logo NewFemme
Berapa Kali Kita Harus Mengganti Sikat Gigi?

Berapa Kali Kita Harus Mengganti Sikat Gigi?

Kesehatan 99

Kalau bicara soal kepecayaan diri, kayaknya kita sepakat kalau faktor yang mempengaruhi bukan hanya dari penampilan apa lagi dari hanya apa yang terlihat dengan mata saja, deh? Setuju kan?

Kepercayaan diri itu didukung oleh banyak faktor. Yang paling sering adalah penampilan dan kualitas diri. Tapi ada satu lagi yang sebetulnya sangat krusial, tapi tidak semua orang bisa menyadari kekurangan ini. Yap! Bau mulut! Ada beberapa penyebab bau mulut, di antaranya adalah gigi berlubang, kondisi mulut kering, penyakit gigi dan gusi, gangguan saluran pencernaan, sinusitis, gangguan hati, merokok dan alkohol, kurangnya asupan nutrisi serta infeksi saluran pernapasan. Dan yang paling penting, bau mulut sangat dipengaruhi oleh kondisi kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut.

Untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, sangat disarankan untuk menyikat gigi 2 kali sehari secara teratur. Gunakan dental floss untuk menjangkau area di sela-sela gigi yang tak terjangkau oleh sikat gigi. Kita juga disarankan untuk menyikat lidah dengan alat penyikat khusus atau dengan sikat gigi yang berbulu lembut.

Bicara soal sikat gigi, sebagian orang mungkin masih lupa untuk rutin menggantinya secara teratur. Padahal, kegiatan yang harusnya menyehatkan dan positif ini bisa jadi mendatangkan penyakit kalau kita jarang mengganti sikat gigi. Ada sekitar 10 juta kuman dan bakteri yang hinggap pada satu sikat gigi. Kebayang gak? Makanya, yuk mulai sekarang jangan lupa teratur dan ruitn mengganti sikat gigi! Tapi, seberapa sering sih kita harus mengganti sikat gigi?

Menurut The American Dental Association, sikat gigi perlu diganti setiap 3 bulan. Hal tersebut dikarenakan, setelah 3 bulan bulu sikat sudah mulai rusak dan perlu diganti. Tapi tentunya hal tersebut juga dipengaruhi oleh bagaimana cara kamu memakai sikat gigi, ya! Kalau sebelum 3 bulan bulu sikatmu sudah rusak dan arah bulunya sudah tidak seperti semula, sebaiknya lekas ganti yang baru karena bulu sikat tersebut sudah tidak lagi seefektif kualitas awalnya dalam membersihkan gigi. Kalau kamu punya buah hati, biasanya akan perlu lebih sering mengganti sikat giginya. Jadi jangan lupa diperhatikan juga, ya!

Selain karena bulu sikat yang tak lagi rapih dan efektif dalam membersihkan, mengganti sikat gigi secara rutin juga menghindarkan kita dari kuman serta bakteri agar tidak menginfeksi kembali ke mulut dan gigi. Hal tersebut mungkin terjadi karena bulu sikat gigi merupakan sarang mereka.

Sebelum menyimpan sikat gigi ke wadah yang tertutup, biarkan bulu sikat mengering dahulu untuk mencegah kelembaban dan justru malah berpotensi berkembangnya bakteri atau kuman di bulu sikat yang lembab tadi. Kamu juga bisa membilas atau merendam bulu sikat gigi pada obat kumur yang mengandung antiseptik atau ke dalam alkohol untuk membunuh kuman serta bakteri yang bersarang pada sikat gigimu!

Jangan lupa ganti sikat gigimu secara rutin, ya!