Logo NewFemme
Masalah Keuangan yang Harus Dibicarakan Bersama Pasangan Sebelum Menikah

Masalah Keuangan yang Harus Dibicarakan Bersama Pasangan Sebelum Menikah

Gaya Hidup 145

Menikah memang tidak mudah, pasalnya menikah adalah penyatuan dari dua pola pikir, sudut pandang, keluarga, budaya, hingga banyak hal lainnya. 
Sudah sewajarnya semua pasangan membicarakan beberapa hal pascamenikah sebelum menikah, seperti salah satu yang sangat penting adalah pembicaraan tentang keuangan pascamenikah nanti. Jika tidak dibicarakan, mungkin pasangan akan kaget karena akan ada banyak hal yang berubah dalam hal keuangan setelah menikah nanti.
Oleh karena itu, kali ini Newfemme membahas tentang beberapa masalah keuangan yang harus dibicarakan bersama pasangan sebelum menikah. Berikut ulasannya:

1.Pendapatan

Salah satu hal yang wajib dibicarakan sebelum menikah adalah pendapatan. Misalnya, dari mana saja pendapatan kamu setiap bulannya dan kapan kamu menerima pendapatan itu. Dengan mengetahui hal itu, kamu dapat menyusun rencana keuangan dalam satu bulan dengan lebih baik.
Dengan saling terbuka tentang profil keuangan masing-masing juga kamu dapat membuat rencana keuangan jangka panjang sebagai satu keluarga bersama pasangan kamu.

2. Beban utang

Ini juga merupakan salah satu hal yang tidak kalah penting untuk dibicarakan sebelum menikah dengan pasangan, ajaklah pasangan anda untuk saling terbuka dengan utang yang kini sedang ditanggung.
Seperti membicarakan tentang ada berapa jumlah utang saat ini hingga cicilan apa saja yang harus dibayarkan tiap bulan dan berapa lama periode cicilannya.
Apalagi dalam hukum Indonesia. Jika tidak ada perjanjian pranikah, harta dan utang suami istri menyatu seiring status pernikahan.

3. Gaya pengeluaran

Kamu juga perlu membicarakan tentang gaya pengeluaran dan berapa banyak pengeluaran pada setiap bulannya sebelum menikah. Bicarakan juga ada berapa banyak tanggungan setiap bulannya, seperti misalnya kamu masih menanggung biasa sekolah adik atau menanggung biaya hidup orang tua yang sudah pensiun. Hal-hal seperti itu harus dibicarakan agar tidak berisiko menjadi masalah di kemudian hari.
Selain itu, dengan membicarakan pengeluaran kamu juga bisa mengatur rencana keuangan dengan lebih baik bersama pasangan.

4. Pembagian tanggung jawab

Berikutnya yang harus kamu lakukan adalah melakukan pembicaraan tentang pembagian tanggung jawab. Setelah mengetahui profil keuangan masing-masing, kamu harus membicarakan hal-hal seperti, apakah tetap jalan sendiri-sendiri dalam masalah pendapatan atau akan membuat akun rekening bersama pasanganmu?
Sebagai gambaran, jika kamu menggunakan akun rekening bersama. Kamu dapat berbicara dengan pasangan, berapa uang yang harus di masukan ke rekening bersama pasanganmu untuk membayar segala macam tagihan dan biaya operasional bulanan rumah tangga.
Dengan membicarakannya sebelum pernikahan, akan meminimalisir masalah yang berisiko ditimbulkan oleh hal ini.

5. Tujuan keuangan bersama

Menikah berarti menyatukan semua hal yang ada di masa depan kamu dan pasangan. Berarti, kamu juga perlu untuk membicarakan tentang tujuan keuangan bersama pasanganmu.
Seperti, jika anda belum memiliki rumah pascamenikah, berapa uang yang akan disisihkan untuk menabung membeli rumah bersama pasangan atau membicarakan tentang tabungan pendidikan untuk anak kelak.
Dengan memiliki tujuan dan mimpi bersama pasangan sebagai keluarga, kamu dan pasangan akan lebih tau tentang apa yang harus diprioritaskan dan bagaimana strategi keuangan yang akan diterapkan untuk mencapai target tersebut.

Jika kamu dan pasangan sudah memiliki target untuk menikah, langsung saja bicarakan beberapa topik keuangan di atas ya.
Semoga membantu, terima kasih!