Logo NewFemme
Memanfaatkan Space Sempit untuk Mini Garden

Memanfaatkan Space Sempit untuk Mini Garden

Gaya Hidup 104

Belakangan semenjak pandemi, kegiatan bercocok tanam kembali menjadi favorit pengisi waktu luang. Ternyata, semua tahap berkebun sangat menyenangkan dilakukan. Muali dari memilih pot, memilah pupuk dan tanah, menanam bibit atau tunas tumbuhan, menyiram dan memeriksa kesuburan sampai penataan kebun. Beberapa orang juga mengaku bahwa akhirnya kegiatan yang awalnya dilakukan karena iseng ini menjadi hobi dan ketagihan untuk merawat lebih banyak tumbuhan lagi.

Namun, sebagian orang juga merasa kesulitan untuk mengikuti tren berkebun ini. Pasalnya, tidak semua orang memiliki ruang yang cukup sebagai lahan untuk menempatkan tanamannya di area rumah.

Tapi jangan khawatir! Ternyata ada banyak loh, jenis tanaman yang hanya membutuhkan ruang kecil atau bahkan bisa dipindahkan ke berbagai tempat. Asal kita telaten merawatnya, tanaman akan tetap tumbuh subur. Dan di antara banyaknya jenis tumbuhan tersebut, kamu bisa coba menanam sayuran atau buah, lho! Yang pastinya hasil panen kebun bisa dinikmati. Kalau penasaran, sudah saatnya bagi kamu untuk coba bikin mini garden sendiri di rumah! Berikut adalah beberapa jenis tanaman dan sayur yang bisa kamu coba tanam.

 

             

  1. Tomat

Kalau yang satu ini, termasuk buah atau sayur ya? Mengutip dari laman Britannica, ahli gizi memasukkan tomat sebagai buah yang dianggap sebagai sayuran. Kalau dari sudut pandang botani sih, tomat memang dikategorikan sebagai buah.

Buah yang satu ini sangat cocok jika kamu ingin membuat kebun mini di ruang yang terbatas. Kamu bisa memanfaatkan balkon atau teras rumah. Selain itu, tanaman ini dapat berkembang biak dengan cukup baik walau di dalam pot. Kamu bisa menggunakan pot dengan lebar 18-25 inci. Tomat memerlukan suhu atau iklim yang hangat. Maka, penting bagi kita untuk memperhatikan asupan cahaya matahari juga suhu di mana tomat ditanam. Tomat membutuhkan 30-40 hari sebelum bisa kita panen. Kamu bisa memilih tomat yang sering kamu gunakan sebagai bahan makanan atau jenis tomat lain yang mungkin jarang bisa kamu dapatkan! Jangan lupa untuk menyiramnya secara teratur tapi jangan berlebihan karena tanaman akan beresiko layu.

 

  1. Lemon

Sudah tau kan kalau lemon itu banyak banget manfaatnya? Ditambah kamu bisa menggunakan lemon ke berbagai jenis makanan dan minuman sebagai pelengkap? Kalau kamu sering mengonsumsi lemon, sudah satnya kamu coba untuk menanamnya sendiri.

Tenang. Lemon termasuk ke dalam tanaman yang hanya memerlukan sedikit tempat. Jika kamu ada space kecil di halaman belakang, teras, balkon atau mungkin lotengmu memiliki jalur sinar matahari yang cukup? Kamu bisa menanam lemon. Tips sederhana, pastikan kamu menempatkan tanaman ini di area yang terkena cahaya matahari yang cukup karena lemon cocok dengan suhu yang hangat. Selain itu, kamu harus memastikan bahwa wadah yang digunakan untuk menanam lemon memiliki lubang drainase dan menambahkan kompos pada campuran tanah setiap dua bulan. Selalu rutin memberikan nutrisi pada tanaman lemon-mu, ya!

 

  1. Selada

Karena mempunyai banyak varian, yang pertama harus kita lakukan adalah memilih jenis selada apa yang ingin kita punya setiap saat di rumah. Selada juga bisa digunakan sebagai pelengkap berbagai jenis makanan. Mulai dari salad sampai jadi lalapan. Sayuran ini bisa kamu panen dalam waktu 4-6 minggu. Saat kamu menaburkan benih, lakukan secara merata ke dalam campuran tanaah dan siram secara menyeluruh pada awal-awal menanam. Setelah satu minggu, biasanya kecambah dari selada mulai muncul. Karena akarnya yang menyebar saat tumbuh, pilihlah pot yang berdiameter 15-30 cm. Kamu bisa menempatkan tanaman seladamu di tempat yang suhunya biasa-biasa saja. Jangan terlalu panas dan juga tidak terlalu dingin. Sedikit tips, jika kamu ingin memanen selada, lakukanlah di pagi hari karena daunnya masih segar.

 

  1. Kacang buncis

Tidak seperti jenis kacang-kacangan lainnya, kacang buncis tidak memerlukan banyak ruang untuk tumbuh. Kamu bisa memanen kacang buncis setelah satu sampai dua bulan.

Taburlah benih dengan jarak 10-20 cm dalam campuran tanah yang dikeringkan dengan benar. Ada baiknya kamu memanfaatkan space vertikal saat menanam buncis karena tanaman ini termasuk ke dalam tanaman merambat. Maka dari itu, kamu juga perlu untuk memasang tiang kayu sepanjang 15 cm sebagai pendukungnya. Pastikan untuk memanen setiap 3-4 hari jika buncis sudah mencapai ukuran penuhnya. Jika didiamkan lebih lama, rasa buncis nantinya akan menjadi pahit.

 

Itu dia beberapa tanaman buah dan sayur yang bisa kamu pilih untuk rencana mini garden-mu! Tentunya pilihan-pilihan tadi merupakan buah dan sayur yang sering dikonsumsi, kan? Semoga tips ini membantu kamu, ya!