Logo NewFemme
Kenapa Bayi Perempuan Identik dengan Pink Sedangkan Bayi Laki-laki Biru?

Kenapa Bayi Perempuan Identik dengan Pink Sedangkan Bayi Laki-laki Biru?

Parenting 145

Kalian sadar gak? Kalau barang-barang untuk bayi perempuan kebanyakan akan berwarna merah muda atau pink sedangkan laki-laki berwarna biru? Sering dengar ya?

Atau orangtua, om dan tante, bahkan kerabat bilang, “mau beli kereta bayi warna pink soalnya hasil USG kemarin bilang anaknya perempuan!” dengan wajah sumringah. Pun yang dijual para produsen perlengkapan bayi juga mendukung persepsi pembagian warna ini. Tapi kenapa ya pink identik dengan bayi perempuan sedangkan biru untuk bayi laki-laki? Sejak kapan?

 

Ternyata, penelitian yang dilakukan oleh Jo Paoletti, sejarahwan dari University of Maryland mengatakan bahwa sampai di abad ke-19 akhir pembagian warna pada gender bayi itu belum ada. Hal tersebut baru muncul di abad 20 yang diawali oleh Amerika Serikat. Awalnya, toko-toko yang menjual perlengkapan bayi menyiasati trik pasar dengan membagi perlengkapan bayi berdasarkan gender dengan warna. Sosiolog dari University of Maryland, Philip Cohen, juga mengatakan bahwa pembagian warna pink dan biru ini merupakan salah satu dari strategi pasar yang bersangkutan dengan dunia bisnis.

 

Namun jauh sebelum strategi pasar perlengkapan bayi menggunakan warna, majalah Earnshaw’s Infant Dept. justru menyarankan agar perempuan memakai warna biru dan laki-laki memakai pink. Hal tersebut karena pink diyakini memiliki kesan yang tajam sedangkan biru membawa kesan yang lebih lembut. Tapi pasca perang dunia kedua, ibu negara Mamie Eisenhower menampilkan diri di hadapan publik dengan gaun pesta berwarna merah muda. Dan sejak saat itulah “simbol” untuk perempuan dan laki-laki jadi bertukar. Dunia akhirnya mengikuti tren bahwa pink digunakan untuk perempuan dan laki-laki memakai biru. Sebenarnya hal ini secara tidak langsung disepakati sebagai konvensi umum. Karena budaya pembagian warna ini lah yang terus mengikuti hingga ke pembagian warna pada bayi dan terbawa sampai mereka dewasa maka kebiasaan ini terus berulang. Kecuali kamu ingin memakaikan warna lain pada bayimu.

 

Pembagian warna pink dan biru ini tidak hanya berdampak pada perlengkapan bayi saja. Seperti pemisahan tanda atau lambang toilet laki-laki dan perempuan, simbol daerah khusus wanita pada kendaraan umum, simbol tempat parkir khusus wanita serta beberapa hal yang ikonik atau hal yang merupakan simbol dan berkaitan dengan kewanitaan akan menggunakan warna pink.