Logo NewFemme
Tidak Semua Bakteri Itu Jahat, 4 Jenis Bakteri Ini Justru Menguntungkan Kesehatan

Tidak Semua Bakteri Itu Jahat, 4 Jenis Bakteri Ini Justru Menguntungkan Kesehatan

Kesehatan 105

source: klikdokter.com

Sejak dilahirkan ke bumi, manusia telah membawa jutaan bakteri di usus. Saluran pencernaan manusia merupakan tempat kompleks dimana bakteri baik dan jahat berdinamika memengaruhi kondisi kesehatan. Perubahan keseimbangan komposisi bakteri usus, yang disebut disbiosis, ternyata dapat menyebabkan berbagai risiko penyakit serius.

 

Pepatah mengatakan tak kenal maka tak sayang. Maka kenali dulu beragam bakteri yang baik yang bermanfaat bagi kesehatan, supaya Anda bisa merawatnya.

 

Bakteri Baik alias Probiotik

Baktetri baik yang bertugas menjaga kesehatan sering disebut probiotik. Penelitian terbaru menunjukkan hilangnya bakteri baik akibat mengonsumi antibiotik dapat dipulihkan dengan mengonsumsi makanan sumber probiotik. Bakteri inilah yang bertugas menjaga keseimbangan antara bakteri baik dan jahat, serta menekan bakteri jahat yang menimbulkan gangguan kesehatan. Anda bisa mendapatkan probiotik melalui beberapa makanan, seperti yoghurt.

 

Berbagai Tipe Probiotik

Setiap jenis bakteri tentunya memberikan manfaat kesehatan berbeda-beda. Berikut ini telah dirangkum ragam jenis bakteri dalam usus yang menguntungkan bagi kesehatan.

  1. Lactobacillus

Mungkin ini adalah salah satu tipe probiotik yang banyak ditemukan. Lactobacillus bisa ditemukan dalam yogurt dan makanan terfermentasi lainnya. Jenis bakteri ini hidup secara alemi dalam saluran pencernaan, saluran kemih, dan sistem genital.

Yogurt sumber Lactobacillus (sumber : Unsplash)

Konsumsi tipe probiotik ini dapat membantu meringankan diare dan membantu orang yang cenderung sulit mencerna laktosa. Beberapa strain Lactobacillus yang menguntungkan antara lain L. acidophilus, L. salivarius, L. rhamnosus, dan L. plantarum.

 

  1. Bifidobacterium

Anda dapat menemukan tipe probiotik ini dengan mudah dalam produk susu dan turunannya. Bifidobacterium dapat membantu meringankan gejala sindrom iritasi usus (irritable bowel syndrome). Jenis bakteri ini hidup secara alami paling banyak dalam usus besar. Beberapa strain Bifidobacterium yang menguntungkan antara lain Bifidobacteria infantis, Bifidobacteria bifidum, dan Bifidobacteria lactis.

 

  1. Saccharomyces boulardii

Tipe ini pada dasarnya bukanlah bakteri, melainkan ragi yang memiliki sifat seperti probiotik. Jadi Anda bisa menemukan bakteri ini pada ragi yang biasa digunakan sebagai bahan baku pembuatan roti. Bakteri ini biasanya digunakan untuk mengatasi dan mencegah diare, terutama yang terjadi pada anak-anak akibat infeksi rotavirus.

Ragi untuk roti (sumber : Unsplash)

Bakteri ini tampaknya juga punya kemampuan tersendiri untuk mencegah pembentukan luka pada jaringan. Hal ini dibuktikan dari beberapa penelitian yang enunjukkan bahwa Saccharomyces boulardii berguna mengatasi jerawat.

 

  1. Streptococcus thermophilus

Tubuh manusia membutuhkan enzim laktase untuk mencerna laktosa pada susu. Salah satu penghasil enzim pencernaan tersebut yaitu Streptococcus thermophilus. Bakteri ini secara alami hidup dalam usus dan dapat Anda dapatkan melalui produk susu berupa yogurt dan keju.

 

Berkat manfaatnya dalam menghasilkan laktase, bakteri baik ini diyakini bisa menjadi solusi bagi penderita intoleransi laktosa. Selain itu, S. thermophilus juga menghasilkan zat yang ampuh melawan patogen penyebab pneumonia dan tukak lambung.

 

Setelah mengetahui beberapa tipe bakteri baik, alias probiotik, kini Anda bisa menyadari bahwasanya jutaan bakteri telah hidup menemani manusia. Bahkan beberapa di antaranya menguntungkan bagi kesehatan. Probiotik juga bisa didapatkan melalui berbagai makanan seperti yoghurt, keju, susu, dan makanan fermentasi lainnya.