Logo NewFemme
Inilah 3 Cara Mengetahui Perkembangan Janin dalam Kandungan

Inilah 3 Cara Mengetahui Perkembangan Janin dalam Kandungan

Kesehatan 100

source: alodokter.com

Berbicara tentang rasanya menjadi orang dewasa, terkadang memang berat mendengar komentar dari orang-orang terdekat yang selalu ikut campur di kehidupan kita. Ketika lulus kuliah, ditanya kapan dapat kerjaan. Ketika dapat kerja, ditanya kapan nikah. Ketika sudah menikah, ditanya kapan punya buah hati.

Tentunya penantian lama yang membuahkan calon buah hati adalah sebuah anugerah bagi para pasangan suami istri. Merasakan tendangan pertama calon buah hati adalah momen yang paling dinantikan hampir setiap ibu hamil. Moms, udah mencatat jumlah tendangan janin belum? Hal ini diperlukan untuk memantau perkembangan janin loh. Ada juga beberapa momen lainnya yang bisa diukur untuk mengetahui perkembangan janin dalam kandungan. Ingin tahu apa saja 3 momen kehamilan yang perlu diperhatikan? Baca artikel ini sampai habis, moms!

 

 

Cara Mengetahui Perkembangan Janin dalam Kandungan

  1. Kenaikan berat badan

Seorang ibu hamil akan mengalami kenaikan berat badan normalnya sekitar 1,5 sampai 2 kg per bulan. Kenaikan berat badan ibu hamil memang tidak menjamin bayi memiliki berat badan normal saat lahir, namun alangkah baiknya untuk mengawasi kenaikan berat badan selama kehamilan. Pasalnya hal ini penting untuk menentukan perkembangan janin yang sehat. Memasuki trimester kedua, bayi dalam kandungan akan mengalami lonjakan pertumbuhan dan perkembangan organ-organ tubuh. Maka pastikan kebutuhan nutrisi untuk supply energi sang bayi tercukupi sejak awal kehamilan ya, moms!

  1. Besar perut

Perut seorang ibu hamil juga akan bertambah besar seiring dengan usia kehamilan. Normalya, besar perut mengalami kenaikan rata-rata 1 sampai 1,5 cm per bulan. Hal ini tentunya juga terjadi akibat sang calon buah hati yang mengalami kenaikan berat badan dan pertambahan panjang tubuh di dalam kandungan. Sebenarnya tidak bisa dipastikan kapan perut ibu hamil mulai terlihat membesar, karena hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti sudah berapa kali mengalami kehamilan, letak rahim, usia, ukuran tubuh, dan lainnya.

  1. Gerakan janin

Pergerakan janin yang ditandai dengan tendangan merupakan pertanda baik bahwa sang bayi memiliki perkembangan yang baik. Biasanya, pergerakan janin dapat dirasakan ibu hamil pada minggu ke-18 hingga minggu ke-25. Hal ini variatif bergantung pada jumlah kehamilan yang telah terjadi. Untuk kehamilan pertama, biasanya gerakan terjadi mendekati minggu ke-25. Sementara untuk kehamilan kedua dan seterusnya, gerakan janin sudah terasa pada minggu ke-18. Nah, moms pada umumnya bisa menghitung dalam waktu 45 menit hingga maksimal 2 jam untuk bisa merasakan 10 kali gerakan janin. Namun bila gerakan janin tidak mencapai 10 kali dalam waktu 2 jam, moms bisa coba hitung lagi di lain hari ketika janin sedang aktif bergerak.

 

 

 

Cara Monitoring Kehamilan

Biasanya gerakan janin akan semakin kuat dan sering seiring bertambahnya usia kehamilan. Menghitung gerakan janin bisa moms lakukan secara mandiri di rumah. Cukup pilih posisi duduk dengan kaki diluruskan ke depan atau posisi berbaring miring, kemudian tempatkan tangan di atas perut dan rasakan pergerakannya. Selanjutnya, buat catatan untuk mengetahui berapa kali dan kapan waktu untuk janin bergerak aktif dalam sehari. Mencatat jumlah tendangan janin, kenaikan berat badan selama kehamilan, dan perkembangan besar perut bisa membuat bingung sebagian ibu hamil. Apalagi jika ini adalah kehamilan pertama. Newfemme akan memudahkan wanita Indonesia yang ingin mencatat perkembangan janinnya selama kehamilan. Nantikan aplikasi Newfemme yang dapat kamu unduh di Play Store ataupun App Store. Yuk mulai monitoring kehamilan si calon buah hatimu moms!