Logo NewFemme
Mengupas Makna Tersirat Lirik 'All Too Well', Lagu Patah Hati Karya Taylor Swift

Mengupas Makna Tersirat Lirik 'All Too Well', Lagu Patah Hati Karya Taylor Swift

Gaya Hidup 93

Makna tesirat All Too Well (source: time.com)

Rilis pada 12 November 2021, Album 'Red (Taylor’s Version)' berisikan dari 30 lagu re-recording dan 10 lagu tambahan dari sang penyanyi. Ini merupakan album re-recording kedua yang dibuat oleh Taylor Swift, setelah sebelumnya ia mengeluarkan 'Fearless (Taylor's Version)'.

 

Salah satu karya yang paling menyita perhatian dalam album terbaru ini adalah versi asli dari lagu "All Too Well" yang berdurasi 10 menit. Ia berhasil menciptakan lagu bertema patah hati dengan sempurna, dua kali lebih panjang dari versi lamanya, dan dua kali lebih gila dari sebelumnya.

 

Video musik dari judul lagu tersebut dikemas dalam bentuk film pendek yang dibintangi oleh Sadie Sink, Dylan O’Brien, dan Taylor Swift.

 

Meskipun Taylor Swift tidak pernah mengkonfirmasi secara resmi siapa sosok yang menjadi inspirasi di balik lagu tersebut, namun banyak orang bersepakat bahwa lagu itu ditujukan untuk Jake Gyllenhaal.

 

Saat menjalin hubungan bersama Jake, mereka memiliki perbedaan usia yang cukup jauh yakni 9 tahun. Sayangnya hubungan tersebut harus kandas karena perbedaan usia tersebut dimana seharusnya Taylor menikmati masa mudanya di usia 21 tahun.

 

'Causе there we arе again on that little town street

You almost ran the red 'cause you were lookin' over at me

Wind in my hair, I was there

I remember it all too well

 

Lirik ini menceritakan bagaimana Taylor melewati emosinya ketika mengetahui bahwa hubungannya sudah mulai berakhir. Melalui lirik tersebut, Ia mengaku mengingat semua momen berharga yang pernah mereka bagikan bersama.

 

Photo album on the counter, your cheeks were turning red

You used to be a little kid with glasses in a twin-sized bed

And your mother's telling stories 'bout you on the tee-ball team

You taught me 'bout your past, thinking your future was me

Taylor menceritakan kenangan menyenangkan yang Ia dapatkan saat berkumpul dengan keluarga mantannya itu. Dari lirik tersebut juga diketahui bahwa koneksi antara keduanya sudah sangat erat, bahkan mereka bermimpi untuk membangun masa depan berdua.

 

And there we are again when nobody had to know

You kept me like a secret, but I kept you like an oath

Sacred prayer and we'd swear

To remember it all too well, yeah

Taylor membagikan momen yang lebih pribadi dan mengungkapkan rasa sakit yang dia ingat setelah Ia merasa mantannya merahasiakan hubungan mereka berdua.

 

And I was never good at telling jokes, but the punch line goes

I'll get older, but your lovers stay my age

Lirik tersebut merupakan sindiran dari Taylor kepada mantannya yang ternyata terus berkencan dengan wanita seusia Taylor seusai hubungan mereka kandas.

 

Itulah kisah Taylor Swift dengan mantannya yang dituangkan dalam lagu 'All Too Well'. Masyarakat pun menerima kehadiran lagu ini dengan antusiasme tinggi. Memang lagu ini dianggap sukses membuat para pendengarnya ikut merasakan patah hati. Bagaimana menurutmu tentang lagu ini?