Diet Untuk Orang dengan Multiple Sclerosis

Diet Untuk Orang dengan Multiple Sclerosis

Kesehatan 69

Multiple sclerosis merupakan penyakit autoimun yang secara perlahan merusak lapisan pelindung serat saraf sehingga dapat menyebabkan gangguan komunikasi antara otak dengan tubuh. Kondisi ini setidaknya dimiliki oleh lebih dari 2,1 juta orang dan kasusnya kebanyakan menimpa wanita, bahkan 2-3 kali lebih banyak ketimbang kasus pada pria.

Meskipun hingga saat ini masih belum ditemukan obat penyembuhannya, akan tetapi gejala multiple sclerosis dapat diringankan jika ditangani secara tepat. Termasuk dengan memperhatikan makanan yang dikonsumsi.

Bagaimana pilihan makanan dapat mempengaruhi multiple sclerosis?

Saat ini, tidak ada panduan makan resmi untuk orang dengan multiple sclerosis. Meskipun demikian, para peneliti percaya bahwa kombinasi antara genetik dan lingkungan menjadi sebagian faktor penyebab berkembangnya penyakit ini, tak terkecuali dengan asupan nutrisi yang diterima.

Memperhatikan makanan yang dikonsumsi dapat mencegah atau mengontrol perkembangan penyakit, membantu mengelola gejala yang muncul, dan mengurangi kambuh bagi orang dengan multiple sclerosis.

Idealnya, orang dengan multiple sclerosis harus menambahkan makanan dengan kandungan antioksidan yang tinggi untuk melawan inflamasi, makanan dengan kandungan serat yang tinggi untuk membantu proses pencernaan, kalsium dan vitamin D yang cukup untuk mencegah osteoporosis, serta berbagai vitamin dan mineral untuk mendukung kesehatan secara keseluruhan.

Sebaliknya, orang dengan multiple sclerosis juga harus membatasi asupan makanan yang dapat menyebabkan inflamasi dan makanan yang dapat memperburuk kesehatan tubuh secara keseluruhan. 

Makanan yang baik untuk orang dengan multiple sclerosis

Secara khusus, makanan yang ramah untuk orang dengan multiple sclerosis seharusnya dapat membantu mengelola perkembangan penyakit dan bertujuan untuk meminimalkan efek gejalanya terhadap kualitas hidup secara keseluruhan. Makanan yang ramah bagi orang dengan multiple sclerosis diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Buah dan sayur.

  2. Gandum-ganduman.

  3. Biji-bijian.

  4. Ikan, khususnya ikan segar yang mengandung minyak ikan, seperti salmon dan makarel, karena kandungan omega-3 dan vitamin D yang tinggi.

  5. Semua daging merah, khususnya hati sapi karena memiliki kandungan vitamin D dan biotin yang tinggi.

  6. Telur ayam.

  7. Produk olahan susu.

  8. Lemak baik, seperti lemak yang didapatkan dari minyak zaitun, minyak kelapa, dan minyak alpukat.

  9. Makanan yang kaya akan probiotik, seperti yogurt, kefir, dan kimchi.

  10. Rempah-rempah.

Secara singkat, panduan makan untuk orang dengan multiple sclerosis mirip dengan makanan dengan gizi seimbang bagi kebanyakan orang. Akan tetapi lebih menekankan pada konsumsi lebih banyak konsumsi makanan nabati dan biji-bijian. Hal ini disebabkan makanan nabati mengandung lebih banyak serat, vitamin, mineral, dan cairan yang dapat membantu meringankan gejala multiple sclerosis, seperti konstipasi, kelelahan, dan gangguan fungsi kandung kemih.

Makanan berbasis tumbuhan alias nabati memiliki banyak manfaat bagi orang dengan multiple sclerosis.

Makanan yang harus dihindari

Meskipun saran makanan ramah multiple sclerosis memungkinkan banyak pilihan makanan enak dan kaya akan nutrisi, akan tetapi masih ada beberapa kelompok makanan yang perlu dibatasi guna mengelola gejala multiple sclerosis. Berikut merupakan daftar makanan yang harus dihindari bagi orang dengan multiple sclerosis:

  1. Produk olahan daging, seperti sosis, daging kaleng, dan daging asap.

  2. Karbohidrat olahan, seperti roti, pasta, dan biskuit.

  3. Makanan yang digoreng.

  4. Makan olahan tinggi, seperti yang dijumpai pada makanan cepat saji, keripik, dan makanan beku.

  5. Makanan yang mengandung lemak trans.

  6. Minuman dengan gula tambahan, seperti minuman berenergi, soda, dan teh manis.

  7. Alkohol.

Konsumsi makanan cepat saji harus dibatasi

Untuk melengkapi pandungan makanan diatas, orang dengan multiple sclerosis juga dapat mempertimbangkan membeli bahan makanan yang telah dipotong, mengatur ulang tata letak dapur,  dan menyiapkan bahan makan ketika memiliki waktu kosong guna mempermudah proses memasak.

Selain itu, pastikan untuk mengonsumsi makanan yang  cukup, kekurangan kalori dapat menyebabkan kelelahan, dan jangan ragu untuk meminta bantuan jika membutuhkan ya, Ladies.

Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di Newfemme!