Mengenal Multiple Sclerosis

Mengenal Multiple Sclerosis

Kesehatan 26

Ladies, tahukah kamu kalau terdapat lebih banyak perempuan yang terkena multiple sclerosis daripada pria? Bahkan, perbandingannya hampir sampai 4:1. Multiple sclerosis sendiri merupakan kondisi yang menyerang sistem saraf dan menyebabkan gejala seperti kelelahan, kesulitan berjalan, hingga gangguan komunikasi.

Hingga saat ini masih belum ada obat yang dapat digunakan untuk menyembuhkan kondisi ini, akan tetapi gejalanya dapat diringankan jika ditangani secara tepat. Untuk itu, berikut merupakan beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang multiple sclerosis.

Apa itu multiple sclerosis?

Multiple sclerosis merupakan suatu kondisi kronis yang melibatkan sistem saraf pusat, yaitu otak dan tulang belakang. Ketika seseorang memiliki multiple sclerosis, sistem imun tubuhnya akan menyerang lapisan pelindung (mielin) yang menutupi serabut saraf sehingga menyebabkan gangguan komunikasi antara otak dengan seluruh bagian tubuh. Pada akhirnya, penyakit ini dapat menyebabkan kerusakan permanen pada serat saraf.

Multiple sclerosis terjadi karena adanya kerusakan di sistem saraf pusat.

Apa saja gejala multiple sclerosis?

Tanda dan gejala multiple sclerosis bervariasi antara satu orang dengan yang lain dan dipengaruhi oleh lokasi saraf yang rusak dan tingkat keparahannya. Sebagian orang dengan multiple sclerosis dapat mengalami hilangnya kemampuan berjalan secara mandiri atau bahkan hingga kehilangan kemampuan berjalan sepenuhnya.

Gejala multiple sclerosis juga dapat berubah tingkat keparahannya, baik dalam jangka tahunan, bulanan, hingga harian. Berikut merupakan beberapa gejala yang kerap dikaitkan dengan multiple sclerosis:

  1. Kesulitan untuk berjalan

Hal ini dapat disebabkan oleh kaki yang mati rasa, kehilangan keseimbangan, otot yang melemah, kemampuan penglihatan yang berkurang, atau kombinasi beberapa diantaranya.

  1. Masalah penglihatan

Masalah penglihatan kerap menjadi gejala yang pertama kali terlihat pada orang dengan multiple sclerosis. Beberapa masalah penglihatan yang umum dikaitkan dengan multiple sclerosis diantaranya adalah neuritis optik, diplopia, nistagmus, hingga kebutaan.

  1. Gangguan berbicara 

Multiple sclerosis meninggalkan luka di otak yang dapat mempengaruhi kemampuan berbicara seseorang. Gangguan berbicara ini disebut juga dengan disartria dan dapat bersifat ringan hingga parah. 

  1. Beberapa gejala lain

Beberapa gejala lain yang juga kerap dijumpai pada orang dengan multiple sclerosis adalah:

  • Sakit akut atau kronis

  • Tremor

  • Masalah pada kemampuan kognitif yang melibatkan konsentrasi, daya ingat, dan pemilihan kata

  • Kesulitan untuk mengunyah dan menelan makanan

  • Gangguan tidur

  • Gangguan pada kontrol kandung kemih

Apa penyebab multiple sclerosis?

Hingga saat ini, penyebab dari multiple sclerosis masih belum diketahui secara pasti. Penyakit ini masuk sebagai penyakit autoimun yang mana sistem imun seseorang menyerang jaringannya sendiri. Dalam kasus multiple sclerosis, kegagalan fungsi sistem imun ini menghancur zat lemak yang melapisi dan melindungi serat saraf di otak dan tulang belakang.

Beberapa faktor serta kondisi dibawah ini diperkirakan berperan dalam meningkatkan risiko seseorang terhadap multiple sclerosis:

  1. Multiple sclerosis dapat muncul pada usia berapapun, akan tetapi permulaannya biasanya terlihat di usia 20 dan 40 tahun.

  2. Perempuan memiliki peluang 2-3 kali lebih besar untuk memiliki kondisi ini jika dibandingkan dengan pria.

  3. Meskipun bukan penyakit yang diturunkan, akan tetapi kamu akan memiliki risiko yang lebih besar jika memiliki orang tua atau saudara dengan multiple sclerosis. 

  4. Kekurangan vitamin D dan paparan sinar matahari dikaitkan dengan risiko multiple sclerosis yang lebih besar.

  5. Hubungan antara obesitas dengan multiple sclerosis telah ditemukan pada pasien perempuan, terutama obesitas pada usia kanak-kanak dan remaja.

  6. Perokok yang mengalami gejala awal multiple sclerosis lebih berkemungkinan untuk mengembangkan gejala kedua atau seterusnya dibandingkan dengan non-perokok.

  7. Penyakit autoimun tertentu, seperti penyakit tiroid, anemia, psoriasis, atau diabetes tipe 1, memiliki risiko yang sedikit lebih besar untuk mengembangkan kondisi multiple sclerosis. 

Rokok dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, tak terkecuali multiple sclerosis. 

Multiple sclerosis merupakan penyakit yang akan bertahan seumur hidup. Kamu akan mengalami berbagai tantangan yang dapat berubah-ubah seiring berjalannya waktu.

Orang dengan multiple sclerosis harus menjaga komunikasi dengan dokter, terus mempelajari tentang kondisinya, dan menemukan apa yang membuatmu merasa menjadi lebih baik. Kamu bisa coba konsultasikan dengan dokter di Newfemme jika ada gejala yang kamu rasakan untuk diagnosis awal!