Yang Perlu Diketahui tentang PCOS dan Kehamilan

Yang Perlu Diketahui tentang PCOS dan Kehamilan

Kesehatan 24

Diperkirakan terdapat 6-15% wanita yang memiliki polycystic ovarian syndrome (PCOS). PCOS sendiri merupakan gangguan hormon pada wanita di usia subur yang ditandai dengan gangguan siklus menstruasi dan kadar hormon androgen yang berlebihan.

Seseorang yang didiagnosa memiliki PCOS akan lebih mengalami kesulitan dalam usahanya mencapai kehamilan. Selain itu, ibu hamil dengan PCOS juga memiliki risiko yang lebih besar terhadap komplikasi selama masa kehamilan hingga persalinan.

Oleh karena itu, berikut merupakan beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi wanita dengan PCOS terkait kehamilan.

Risiko Bagi Calon Ibu dengan PCOS

Wanita dengan PCOS berkemungkinan besar akan mengalami kesulitan untuk mencapai kehamilan akibat adanya ketidakseimbangan hormon reproduktif dalam tubuh. Sebuah penelitian juga menyebutkan bahwa 60% wanita dengan PCOS mengalami kegemukan sehingga tak sedikit yang membutuhkan alat bantu agar bisa hamil, bahkan hingga sekitar 14% diantaranya.

Bagi ibu hamil, PCOS dapat mengakibatkan naiknya risiko komplikasi selama masa kehamilan, termasuk salah satunya adalah preeklamsia. Selain itu, komplikasi yang patut diwaspadai lainnya adalah hipertensi gestasional dan diabetes gestasional. Memiliki kondisi diabetes gestasional dapat memicu ukuran bayi dalam kandungan lebih besar dari rata-rata sehingga dapat menyebabkan masalah tersendiri pada proses persalinan. 

Risiko Bagi Sang Bayi

Sayangnya, memiliki PCOS selama kehamilan mengakibatkan beberapa hal menjadi lebih rumit sehingga dibutuhkan pengawasan yang lebih cermat pada ibu hamil dan bayi dalam kandungan. Risiko PCOS yang dapat ditimbulkan pada bayi dalam kandungan diantaranya adalah kelahiran prematur, usia kehamilan yang lama, keguguran, dan skor Apgar yang rendah. Menurut beberapa penelitian, bayi berjenis kelamin perempuan memiliki peluang hingga 50% untuk mewarisi kondisi PCOS dari ibunya. 

PCOS dan Menyusui

Menyusui merupakan hal yang aman dan dapat dilakukan oleh ibu dengan PCOS, bahkan juga bagi mereka yang sedang menjalani pengobatan insulin. Meskipun demikian, perubahan kadar hormon setelah kehamilan dan selama menyusui dapat mengubah gejala PCOS yang dialami. Pemberian air susu ibu (ASI) secara langsung memiliki banyak manfaat bagi ibu dan bayi, termasuk mengurangi risiko munculnya diabetes tipe 2 bagi wanita dengan PCOS di kemudian hari. 

Beberapa perempuan mungkin tidak akan menyadari bahwa mereka memiliki kondisi PCOS hingga mereka berusaha untuk hamil. Jika kamu telah berusaha mencapai kehamilan selama lebih dari setahun dan belum mendapatkan hasil yang diinginkan, ada baiknya segera periksakan diri ke dokter terkait.

Dokter dapat membantu merancang rencana kehamilan, termasuk strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan peluangnya, seperti menurunkan berat badan, pola makan sehat, dan pemberian obat-obatan dalam kondisi tertentu. Kamu bisa mencoba berkonsultasi dengan dokter di Newfemme sebelum melakukan konsultasi lebih lanjut dengan dokter kandungan.

Baca artikel menarik lainnya hanya di Newfemme!